Mahasiswa Malahayati Sosialisasikan Insinerator Minim Asap di Metro Timur

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kelompok 88 Kuliah Kerja Lapangan-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKL-PPM) Universitas Malahayati menggelar sosialisasi inovasi insinerator minim asap sebagai solusi penanganan sampah rumah tangga di RW 04, Kelurahan Yosorejo, Kecamatan Metro Timur, Jumat (31/7/2026).

Lampung (Netizenku.com): Kegiatan yang berlangsung pukul 13.00–15.30 WIB tersebut merupakan bagian dari program pengabdian kepada masyarakat sekaligus upaya mendukung pelestarian lingkungan melalui penerapan teknologi tepat guna.

Sosialisasi dihadiri perwakilan Kelurahan Yosorejo, Ketua RW 04, para ketua RT, tokoh masyarakat, serta warga setempat yang antusias mengikuti pemaparan materi hingga sesi diskusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam kegiatan tersebut, mahasiswa memperkenalkan insinerator sebagai alat pembakaran sampah padat dengan teknologi tepat guna yang dirancang untuk memusnahkan sampah melalui proses pembakaran bersuhu tinggi di ruang tertutup. Berbeda dengan pembakaran sampah secara terbuka (open burning), alat ini dilengkapi sistem pengaturan sirkulasi udara sehingga menghasilkan asap yang jauh lebih sedikit.

Baca Juga  Rakernas PJ91 Digelar di Lampung, Jihan Tekankan Semangat Persaudaraan

Tim KKL-PPM menjelaskan bahwa penggunaan insinerator memiliki sejumlah manfaat bagi masyarakat, di antaranya mampu mengurangi volume sampah hingga 80–90 persen, menekan polusi udara akibat asap pembakaran konvensional, menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat dengan mengurangi potensi berkembangnya lalat, nyamuk, serta tikus, serta menjadi solusi praktis bagi kawasan permukiman yang memiliki keterbatasan lahan untuk pengelolaan sampah.

Baca Juga  Jihan Pantau Implementasi Lampung-In 2.0

Rangkaian acara dibuka oleh Dwi Yunita, mahasiswa Program Studi Teknik Industri Universitas Malahayati, selaku pemandu acara. Kegiatan dilanjutkan dengan sambutan dari perwakilan mahasiswa dan tokoh masyarakat RW 04.

Selanjutnya, Ahmad Irfan Fauzan, mahasiswa Program Studi Teknik Lingkungan Universitas Malahayati, memaparkan rancangan insinerator, menjelaskan prinsip kerja aliran udara (airflow), serta memberikan panduan perawatan (maintenance) agar alat dapat digunakan secara aman dan berumur panjang.

Sesi diskusi berlangsung interaktif. Warga RW 04 menyampaikan apresiasi terhadap program yang dinilai mampu menjawab persoalan pengelolaan sampah di lingkungan mereka.

Baca Juga  APPMBGI, MBG Dukung Peningkatan IPM Lampung

“Kami sangat mengapresiasi inovasi dari adik-adik mahasiswa Universitas Malahayati. Masalah sampah memang menjadi perhatian utama kami di RW 04, dan hadirnya teknologi insinerator minim asap ini menjadi solusi nyata yang sangat bermanfaat bagi kesehatan serta kebersihan lingkungan,” ujar salah seorang perwakilan tokoh masyarakat Yosorejo.

Melalui program tersebut, Kelompok 88 KKL-PPM Universitas Malahayati berharap insinerator yang telah diperkenalkan dapat dirawat dan dimanfaatkan secara berkelanjutan oleh masyarakat RW 04 Yosorejo. Selain menjadi solusi pengelolaan sampah, inovasi ini juga diharapkan dapat menginspirasi penerapan teknologi tepat guna di wilayah Metro Timur. (*)

Berita Terkait

Konflik PT BSA Memanas, Wahrul Desak Pemerintah Pusat Turun Tangan
Putra Jaya Umar, Antara Kebun, Petani, dan Tanggung Jawab Sebagai Wakil Rakyat
Pulung Kencana Berseru, Putra Jaya Umar Siap Kawal Jalan hingga Sumur Bor
Peduli Lingkungan, Mahasiswa Universitas Malahayati Edukasi Dasawisma Yosorejo Bikin Ecobrick
19 Tahun Dikeluhkan, Jalan Penghubung Tanjung Baru–Baru Ranji Lampung Selatan Dipastikan Diperbaiki 2026
Harlah PKB, Nunik Tegaskan Politik Harus Hadir dan Memberikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat
Bapenda Baru Siapkan 45 Water Meter, Munir Minta Seluruh Wajib Pajak Air Permukaan Terukur
Banggar DPRD-TAPD Lampung Sepakati Perubahan APBD 2026, SiLPA Naik Rp94,3 Miliar

Berita Terkait

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:58 WIB

Setahun Buron Kasus Curanmor, Andi Lau Akhirnya Ditangkap Polisi di Tanggamus

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:49 WIB

Bupati Pringsewu Hadiri Paripurna Istimewa DPRD, Dengarkan Pidato Kenegaraan Presiden

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:47 WIB

Motor Petani Dicuri Saat Panen Kelapa, Dua Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:45 WIB

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:37 WIB

Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Kemerdekaan 2026

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:35 WIB

Wabup Pringsewu Panen Raya, Dorong Penguatan Sektor Pertanian

Jumat, 14 Agustus 2026 - 19:33 WIB

Umi Laila Lepas Kontingen Pringsewu ke Jambore Nasional XII

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 13:14 WIB

Kapolres Pringsewu Blusukan, Bagikan Sembako dan Bendera

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab dan DPRD Pringsewu Sepakati KUA-PPAS APBD 2027

Jumat, 14 Agu 2026 - 19:45 WIB