Panwaslu Kelurahan Sukamenanti Diduga Langgar Etik

Redaksi

Senin, 14 September 2020 - 14:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Kordiv Organisasi Bawaslu Provinsi Lampung Karno Ahmad Satarya. Foto: Netizenku.com

Ketua Kordiv Organisasi Bawaslu Provinsi Lampung Karno Ahmad Satarya. Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Kediaman Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) Kelurahan Sukamenanti, Fitri, didatangi Camat Kedaton, Febriana, dan Lurah Sukamenanti, Minggu (13/9) malam.

Panwaslu Sukamenanti diduga menjadi tim sukses salah satu bakal pasangan calon (bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Bandarlampung.

Ketika didatangi ke rumah kediamannya, Camat dan Lurah menemukan sembako dengan stiker bapaslon.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Temuan tersebut saat ini sedang diproses oleh Panwaslu Kecamatan setempat.

Ketua Koordinator Divisi Organisasi Bawaslu Provinsi Lampung Karno Ahmad Satarya mengatakan peristiwa tersebut telah diteruskan ke Bawaslu Kota Bandarlampung untuk ditindaklanjuti.

\”Tindakan itu (Panwaslu Kelurahan) tidak diperbolehkan, tapi ya semestinya aparatur lingkungan, lurah dan camat, berkoordinasi dengan Panwaslu Kecamatan,\” kata Karno, Senin (14/9).

Namun Karno menjelaskan semua masyarakat bisa melakukan pengawasan dalam rangka pencegahan.

\”Pelaku-pelaku seperti itu kan tidak hanya dilakukan tim kampanye, tapi juga penyelenggara. Ini pelanggaran etika. Ini soal kepatutan,\” tegas dia.

\”Sekalipun yang melakukan adalah suami Panwaslu Kelurahan, tetap tidak boleh. Akan tetap kita proses itu melalui Bawaslu Bandarlampung,\” tutupnya.

Sementara Ketua Bawaslu Bandarlampung Candrawansah mengatakan Ketua Panwaslu Kedaton, Firdaus, telah meminta klarifikasi.

\”Hari ini juga diklarifikasi beberapa orang saksi yang dimungkinkan mengetahui kejadian itu. Pukul 14.00 WIB dan 16.00 WIB sore hari ini Panwaslu Kecamatan akan meminta keterangan kepada RT agar kita mengetahui secara jelas dan gamblang bagaimana persoalan tersebut dan bisa mengambil kesimpulan,\” kata Candrawansah di ruang kerjanya.

Dia menjelaskan suami Fitri, Panwaslu Kelurahan Sukamenanti merupakan seorang sopir yang membawa sembako tersebut.

\”Tetapi ini lagi kami dalami, kami minta keterangan yang rigid, spesifik, sehingga kita bisa menyimpulkan dugaan pelanggaran tersebut,\” pungkasnya. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:33 WIB

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:28 WIB

Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang

Senin, 3 Agustus 2026 - 14:23 WIB

BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:08 WIB

Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Perkuat Pendidikan Politik bagi Generasi Muda

Kamis, 6 Agu 2026 - 15:16 WIB