Menengok Sisi Lain Gubernur Arinal

Redaksi

Selasa, 18 Juli 2023 - 15:46 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bandarlampung (Netizenku.com): Gubernur Arinal Djunaidi akan mengakhiri masa jabatan pada Desember 2023 mendatang. Ada banyak kesan yang terpatri di benaknya. Sebagian besar tidak diketahui khalayak.

“Bapak tahu Bupati Lampung Tengah?”

“Tahu,” jawab seorang petani.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Siapa?”

“Pak Musa,” sambut petani tadi, seraya ditimpali anggukan beberapa rekan petani lain yang sedang rehat di pematang sawah.

“Sudah pernah bertemu?”

“Sudah,” sergah para petani nyaris serempak.

“Kalau Gubernur Lampung, tahu?”

“Tahu.”

“Siapa?”

“Pak Arinal.”

“Pernah bertemu?”

“Belum. Padahal kami kepingin bertemu karena sudah dapat bantuan,” ucap petani tadi.

“Bantuan apa?”

“Kami ini petani kecil, Pak. Lahan juga sempit. Kalau dulu susah buat dapetin bibit dan pupuk. Sekarang sudah mudah. Makanya kalau bisa kesampaian ketemu Pak Arinal saya mau ucapin terima kasih.”

“Kepingin banget ketemu?”

“Iyalah Pak, namanya ketemu sama pemimpinnya, jelas kepingin.”

“Saya sendiri Arinal, Pak.”

Petani itu termangu. Dia tidak segera merespon. Sampai akhirnya seorang rekannya membisikkan sesuatu dari belakang.

“Iya, saya pernah lihat gambarnya. Orangnya mirip. Berarti benar ini Pak Arinal,” ucap rekan petani itu tanpa melepas pandangannya dari orang yang berada di hadapannya.

“Oalahhh….bener iki Pak Arinal, toh. Oalah, Pakkk…,” rasa kaget campur gembira membuncah dari petani itu.

Tapi yang tidak dinyana adalah respon berikutnya. Petani itu beserta ketiga rekannya segera menghambur ke arah Gubernur Arinal. Mereka serta merta mengajak bersalaman. Tak berhenti sampai di situ. Reaksi selanjutnya tanpa sungkan satu per satu petani menempelkan pipinya ke wajah Gubernur.

Baca Juga  Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung

“Saya sempat kaget juga melihat reaksi bapak-bapak yang spontan seperti itu. Rupanya mereka tidak menyangka saya bisa sampai di sawah mereka. Akhirnya, petani-petani lain yang kebetulan sedang lewat juga ikut berkumpul. Ngobrollah kami di pinggir sawah,” kenang Gubernur Lampung Arinal Djunaidi saat menerima audiensi perhimpunan jurnalis M-Kreasi di Mahan Agung, Senin (18 Juli 2023).

Dikatakan Arinal, kunjungannya ke pedesaan di Lampung Tengah itu, sebenarnya kebiasaan yang kerap dilakukannya. Turun lapang serupa juga acap kali dijalaninya ke kabupaten-kabupaten lain.

Selain ingin interaksi dengan petani, imbuh Gubernur, dirinya juga hendak melihat langsung pelaksanaan dan manfaat program Kartu Petani Berjaya di lapangan. “Saya turun ke lapangan dengan rombongan kecil saja dan tanpa publikasi. Saya memang yang meminta,” urai Arinal.

Ditambahkannya, kebiasaan bekerja yang tanpa publikasi serupa itu bukan bermaksud dirinya menghindari insan pers atau media. “Pekerjaan rutin saya sudah kerap diliput media. Tapi tak ada salahnya juga dong kalau ada bagian-bagian pekerjaan lain yang saya lakukan dan tidak mesti diliput serta dipublikasikan. Karena kerja untuk rakyat dan daerah kan memang sudah menjadi tanggung jawab saya. Jadi tidak selalu harus diliput. Sebab esensi yang paling utama adalah manfaat, bukan gembar-gembornya.”

Baca Juga  Gubernur Mirza Sepatutnya “Bantu” Presiden Prabowo

Saat disinggung sikap demikian bisa berdampak tidak konstruktif bila dipandang dari aspek pencitraan, Arinal tidak menampiknya. “Lha, saya kerja kan bukan melulu untuk mendongkrak popularitas semata. Saya kerja menjalankan tanggung jawab sebagai kepala daerah. Tapi memang saya akui dari sekian banyak pencapaian yang sudah kami lakukan selama hampir empat tahun ini, masih kurang diketahui publik luas.

Sebaliknya, ketika ada satu atau dua hal tentang Lampung yang diangkat ke permukaan lalu di-blow-up secara masif, walau cuma dilihat dari bagian ujungnya saja tanpa mengikuti prosesnya, malah tersiar luas. Viral. Tapi tak apa. Saya tidak alergi sama kritikan. Hanya saja akan lebih elok dan bijaksana bila disampaikan secara proporsional dan profesional,” harap Arinal yang sepanjang perbincangan kerap menyelipkan guyonan.

Untuk hal tersebut, Gubernur Arinal menimpali, “Kaget ya kalau sesungguhnya saya suka guyon? ya, memang begini saya yang sebenarnya,” akunya seraya tersenyum.

Masih perihal pertanian, Arinal juga menyampaikan kegundahan yang mengusik pikirannya. Salah satunya perihal sikap pemburu yang banyak di perkampungan. Diceritakannya, bersama instansi terkait dirinya pernah menginisiasi melepas burung-burung hantu di sekitar hamparan persawahan yang mengalami gangguan hama tikus dalam skala besar.

Disebutkannya, akibat ulah tikus-tikus di areal persawahan, mengakibatkan tanaman padi rusak. Itu akan sangat berpengaruh terhadap produksi. Bahkan bila dibiarkan terus berlangsung sangat mungkin mengganggu ketahanan pangan di daerah. Untuk itu dirinya bersama satuan kerja menggagas pelepasan burung hantu di titik-titik lokasi yang telah ditentukan.

Baca Juga  Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung

“Kami lepas banyak burung hantu. Tak sekadar dilepas, kami juga buatkan kandang-kandangnya di sekitar sawah. Tapi keberadaan burung-burung hantu itu tidak berlangsung lama. Sebab banyak pemburu yang menembakinya. Itu sangat disayangkan.

Bukan semata karena burung-burung hantu itu dilepas oleh kami, tapi coba perhatikan dampak akibat perburuan itu. Padi petani jadi kembali terganggu. Para petani yang paling merasakan dampak negatif akibat ulah segelintir pemburu tadi.

Andai kawan-kawan jurnalis dan media bisa ikut membantu dengan memberi pemahaman kepada masyarakat bahwa upaya pelepasan burung hantu punya manfaat besar. Jadi mesti didukung, jangan malah diberangus,” papar Arinal.

Pada bagian lain Gubernur Arinal menyambut baik keberadaan perhimpunan M-Kreasi yang memiliki tujuan ingin berpartisipasi turut berkontribusi bagi pembangunan di Lampung.

“Mari kita bersinergi. Sekecil apa pun kontribusinya yakinlah pasti akan bermanfaat bagi masyarakat dan daerah,” kata Arinal yang mensuport program kegiatan M-Kreasi dimana agenda terdekat adalah penyusunan buku yang menjadi bagian menggalakkan gerakan literasi daerah, dan disusul Oktober mendatang perhelatan lomba burung kicau berskala provinsi. (Hendri Std)

Berita Terkait

Gubernur Mirza Sepatutnya “Bantu” Presiden Prabowo
Menelisik Jejak Kaki-Tangan Dadan Cs di MBG Lampung
Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG
BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”
Dramaturgi Geleng-Angguk MBG
Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher
Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”
Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Berita Terkait

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:55 WIB

Delapan Siswa SMPN 1 Talangpadang Alami Keluhan, Sampel Makanan Diuji Laboratorium

Jumat, 24 Juli 2026 - 14:52 WIB

Tanggamus Jajaki Beasiswa dan Investasi dengan Turki

Senin, 20 Juli 2026 - 20:35 WIB

RSUD Batin Mangunang Akui Minim Sosialisasi SOP Pelayanan

Kamis, 16 Juli 2026 - 18:32 WIB

DPRD Tanggamus Setujui LKPj Bupati 2025, Rekomendasikan Perbaikan Kinerja Pemerintahan

Kamis, 16 Juli 2026 - 17:37 WIB

Sekda Tanggamus Minta Pekon Prioritaskan Layanan Kesehatan Primer

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:59 WIB

PBI BPJS Kesehatan Dinonaktifkan, Dinsos Tanggamus Sarankan Warga Beralih Sementara ke Peserta Mandiri

Senin, 22 Juni 2026 - 20:19 WIB

Tanggamus Raih WTP Kedua Berturut-turut, Bupati Dorong Transparansi APBD

Senin, 22 Juni 2026 - 20:12 WIB

Baru 15 Dapur MBG di Tanggamus Kantongi PBG

Berita Terbaru

Bandarlampung

Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut

Senin, 3 Agu 2026 - 14:33 WIB

Bandarlampung

Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang

Senin, 3 Agu 2026 - 14:28 WIB

Bandarlampung

BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih

Senin, 3 Agu 2026 - 14:23 WIB