Kominfo Tubaba Webinar Vaksin Aman Masyarakat Sehat

Redaksi

Sabtu, 5 Desember 2020 - 10:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Tulangbawang Barat (Tubaba) difasilitasi Komite Penanganan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional (KPC-PEN), Dewan Pers, dan Kementerian Kominfo melaksanakan Webinar mengangkat tema \”Vaksin Aman Masyarakat Sehat\”.

Webinar yang dilaksanakan pada Jum\’at 4 Desember 2020 dimulai sekitar pukul 09.30 Wib itu diisi oleh nara sumber Juru Bicara Covid-19 Tubaba Eri Budi Santoso, S.Sos, MH, dan Kepala Dinas Kesehatan Tubaba Majril, S.Kep.Ns.MM dengan dimoderatori oleh Aditya selaku penggiat komunikasi di Kabupaten Tubaba.

Juru Bicara Covid-19 Tubaba yang juga selaku Kepala Dinas Kominfo Eri Budi Santoso mengatakan, dengan telah terbitnya Peraturan Presiden (Perpres) Republik Indonesia Nomor 99 tahun 2020 tentang Pengadaan Vaksin dan Pelaksanaan Vaksinasi untuk menanggulangi Covid-19, masyarakat perlu diberikan pemahaman pentingnya penggunaan vaksin agar wabah Civid-19 segera berakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebab, pandemi Covid-19 berdampak besar terhadap sistem layanan kesehatan masyarakat, termasuk layanan imunisasi. Meski demikian, imunisasi tidak boleh terhenti sekalipun wabah tengah berlangsung.

Berkat imunisasi, kekebalan tubuh dapat terbentuk dengan cepat dan efektif sebab tubuh mampu mengingat, mengenali, serta melawan virus dan bakteri pembawa penyakit.

Baca Juga  Tekan Inflasi dari Pasar, Pemkab Tubaba Pantau Harga dan Pasokan Pangan

\”Namun, masyarakat kerap berhadapan dengan informasi yang simpang siur, termasuk misinformasi dan disinformasi, mengenai kejadian ikutan pasca-imunisasi. Kekeliruan informasi turut menghambat upaya masyarakat dalam memperoleh pemahaman yang benar tentang manfaat imunisasi,\” ungkapnya, kepada Netizenku.com, Jum\’at (4/12).

Berkaitan dengan rencana pemberian vaksin Covid-19 bagi masyarakat, lanjut dia, Pemkab Tubaba akan mengikuti regulasi yang akan diatur oleh pemerintah pusat. Sementara untuk mendukung itu, Kominfo Tubaba bersama-sama dengan Satgas covid-19 akan membuat satu tim khusus dalam rangka mempercepat proses sosialisasi vaksin Covid-19 ini.

\”Sehingga, diharapkan melalui tim khusus ini dapat memberikan edukasi dan meningkatkan kepercayaan masyarakat akan pentingnya vaksin bagi kesehatan masyarakat,\” terang Ebe, sapaan akrabnya.

Ebe menambahkan, Kominfo Tubaba ke depan akan menentukan Juru Bicara khusus mengenai vaksin ini, sehingga bersama-sama dengan tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, forkopimda dan elemen masyarakat lainnya akan membentuk jejaring komunikasi yang baik.

Baca Juga  Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas

\”Dengan harapan dari mereka dapat menangkal informasi salah yang beredar di masyarakat,\” kata dia, seraya mengatakan Pemkab Tubaba sangat mengharapkan strategi koordinasi publik vaksin Covid-19 dan dapat terus selaras dengan kebijakan Pemerintah Pusat.

Pemkab Tubaba, lanjut dia, terus mengharapkan agar masyarakat tetap mematuhi dan menerapkan prokes Adab Kebiasaan Baru (AKB) dengan melaksanakan 3M+1 : mencuci tangan dengan sabun, memakai masker, menjaga jarak minimal 1 meter dan menghindari kerumunan.

\”Anggota keluarga diharapkan dapat menjaga kesehatan individu keluarga masing-masing,\” tutupnya.

Sementara, Kepala Dinas Kesehatan Majril, S.Kep,Ns.MM melalui Direktur RSUD Tubaba dr. Pramono Satrio Wibowo menjelaskan vaksin Covid-19 saat ini sedang dalam tahap proses uji, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir mengenai dampak negatif vaksin maupun kehalalannya. Sementara nantinya dalam proses distribusi, vaksin memerlukan penanganan yang khusus (suhu yang harus terjaga).

\”Pemerintah Pusat berencana mengadakan rapat koordinasi mengenai mekanisme distribusi dan imunisasi vaksin di minggu ke-2 Desember tahun 2020. Vaksin Covid-19 diharapkan sudah bisa digunakan masyarakat Indonesia pada awal tahun 2021,\” kata dia, yang juga selaku nara sumber dalam Webinar itu.

Baca Juga  Bapenda Tubaba Genjot PAD 2026 Lewat Digitalisasi dan Jemput Bola

Pramono melanjutkan, prioritas pemberian vaksin menyasar kepada tenaga kesehatan, anak-anak, balita, pekerja pelayanan publik dan masyarakat dengan prioritas kesehatan lainnya yang dianggap perlu untuk segera menerima imunisasi.

\”Reaksi penerimaan vaksin di tubuh setiap orang dapat berbeda-beda. Namun, reaksi yang umum terjadi adalah timbulnya demam, alergi ataupun pembengkakan di bekas suntikan. Masyarakat penyintas Covid-19 yang dapat bertahan hidup setelah sebelumnya pernah terinfeksi, bilamana tidak terdapat gejala yang tampak, tidak memerlukan vaksin,\” ulasnya.

Menurut riset Kementerian Kesehatan RI dan UNICEF pada Agustus 2020, banyak faktor yang dipertimbangkan oleh orangtua dan pengasuh untuk mencari layanan imunisasi di masa pandemi. Namun, faktor yang paling berperan penting adalah tingkat pemahaman tentang manfaat imunisasi.

Kemenkes RI juga mengungkapkan, sebanyak 300.000 anak di Indonesia belum mendapatkan imunisasi dasar lengkap atau sama sekali tidak mendapatkan imunisasi. Faktor-faktor penyebabnya antara lain kekeliruan informasi, minimnya pengetahuan tentang imunisasi, serta ketakutan akan efek samping atau kejadian ikutan pasca-imunisasi. (Arie)

Berita Terkait

Kwarcab Tubaba Buka KMD Angkatan X 2026, 75 Peserta Disiapkan Jadi Pembina Pramuka Berkualitas
Ribuan Warga Tubaba Salat Istisqa, Doakan Hujan Segera Turun
Pemkab Tubaba Cari Formula Pembiayaan Siltap Aparatur Tiyuh di Tengah Keterbatasan Fiskal
Pemkab Tubaba Diminta Perketat Penganggaran Belanja Hibah dalam APBD 2027
TP PKK Lampung Canangkan Desa TAPIS di Tubaba, Perkuat Pemberdayaan Keluarga
Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba
Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027
DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Berita Terkait

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:48 WIB

Batin Wulan Dorong Percepatan Sertifikasi Halal bagi UMKM Lampung

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:46 WIB

Pemprov Lampung Perkuat Pengakuan dan Perlindungan Masyarakat Hukum Adat

Kamis, 1 Oktober 2026 - 17:33 WIB

PERABOI Gelar Bakti Sosial Deteksi Dini Kanker Payudara di RSUDAM

Kamis, 1 Oktober 2026 - 15:36 WIB

DPRD Lampung dan Disnaker Lampung Siap Tindaklanjuti Aspirasi FSPMI

Rabu, 30 September 2026 - 22:10 WIB

Wagub Jihan Siap Dukung Pengembangan Program Sastra di Lamban Sastra Isbedy

Rabu, 30 September 2026 - 16:46 WIB

Wagub Jihan Dorong Modernisasi Pertanian untuk Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Rabu, 30 September 2026 - 16:03 WIB

Marindo Lantik Djohan Lius sebagai Kepala Dinas Kesehatan Lampung

Rabu, 30 September 2026 - 15:36 WIB

Sekdaprov Lampung Dorong Penguatan PPID dan Pemanfaatan Media Sosial untuk Keterbukaan Informasi

Berita Terbaru