Kejari Tubaba Ingatkan Pemerintah Tiyuh Tertibkan Aset Desa

ari

Rabu, 10 September 2025 - 16:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kejaksaan Negeri Tulangbawang Barat (Tubaba) mengingatkan seluruh pemerintah tiyuh di daerah setempat agar segera menertibkan aset desa yang belum bersertifikat.

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kejari menilai kelalaian dalam pengelolaan aset berpotensi menimbulkan persoalan hukum dan merugikan desa di kemudian hari.

Peringatan tersebut disampaikan Kepala Seksi Intelijen Kejari Tubaba, Ardi Herlian Syach, mewakili Kajari Mochamad Iqbal dalam evaluasi khusus program Jaga Desa yang digelar di Tiyuh Wonokerto, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Rabu (10/9/2025).

Baca Juga  Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Evaluasi ini melibatkan Tim Sistem Kerja Evaluasi Bersama untuk Tiyuh (Sikebut), Inspektorat, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Tiyuh (DPMT), camat, serta perwakilan Apdesi.

“Kami minta pemerintah tiyuh segera melengkapi seluruh dokumen aset dan menginputnya ke aplikasi Jaga Desa Kejaksaan. Jangan sampai ada aset yang tidak terdata, apalagi sampai disalahgunakan,” tegas Ardi.

Ia menjelaskan, persoalan aset desa bukan hanya soal administrasi, tetapi juga menyangkut tanggung jawab hukum. Karena itu, melalui evaluasi khusus dan program Sikebut, Kejari tidak sekadar melakukan pemeriksaan, melainkan juga memberikan pendampingan dan pembinaan agar tata kelola pemerintahan desa berjalan sesuai aturan.

Baca Juga  Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa

Selain aset, Kejari juga menyoroti pengelolaan Badan Usaha Milik Tiyuh (BUMT) dan Koperasi Desa Merah Putih. Menurut Ardi, pengelolaan yang tidak transparan berpotensi membuka peluang penyalahgunaan.

“Semua harus jelas, terdata, dan terpantau. Jika ini dibiarkan, yang akan rugi adalah desa sendiri,” ujarnya.

Ia menambahkan, Kejari bersama Tim Sikebut akan melakukan evaluasi secara bertahap ke seluruh tiyuh di Tubaba. Fokus utama bukan lagi pada kegiatan seremonial seperti bimbingan teknis, melainkan pemetaan persoalan nyata di lapangan agar pendampingan lebih tepat sasaran.

Baca Juga  Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi

“Kami berharap pemerintah tiyuh segera bertindak cepat, terutama untuk mengamankan aset desa, meningkatkan transparansi pengelolaan keuangan, dan memperbaiki tata kelola pemerintahan agar terhindar dari persoalan hukum di kemudian hari,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia
Proyek RSUD Tubaba Rp128 M Diduga Minim Transparansi
Kejurprov LRC 2026 Tubaba Dibuka Meriah di Tengah Hujan
Pemkab Tubaba Resmi Luncurkan Program “Tubaba Q Sehat Home Care”
Naik Motor Bareng Warga, Bupati Rayakan HUT ke-17 Tubaba dengan Nuansa Kebersamaan
Sekretariat DPRD Tubaba Anggarkan Rp165 Juta untuk THR Dewan
Wabup Tubaba Tinjau Lokasi Calon Mako Batalyon TNI AD di Pagar Dewa
Kejari Tubaba Periksa 30 Saksi Dugaan Penyimpangan Program Revolving Sapi

Berita Terkait

Jumat, 24 April 2026 - 12:41 WIB

MBG Lampung Beruntung “Dikawal” Duet Kakak Beradik

Kamis, 23 April 2026 - 08:59 WIB

MBG Lampung Gamang Wujudkan Asta Cita Prabowo

Selasa, 21 April 2026 - 12:42 WIB

Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi

Senin, 20 April 2026 - 11:21 WIB

Lampung Dapat Apa dari MBG?

Minggu, 12 April 2026 - 08:10 WIB

Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan

Minggu, 5 April 2026 - 19:59 WIB

Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum

Kamis, 2 April 2026 - 15:58 WIB

KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Kamis, 8 Januari 2026 - 20:23 WIB

Dari Dapur MBG ke Meja Anak: Siapa yang Kenyang Sebenarnya?

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Lampung Selatan Raih Juara 2 Nasional Creative Financing 2026

Minggu, 26 Apr 2026 - 13:35 WIB