Ini Enam Fakta soal Kabar Ratna Sarumpaet Dianiaya

Avatar

Selasa, 2 Oktober 2018 - 22:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Prabowo Subianto bertemu Ratna Sarumpaet. (Dok Twitter Fadli Zon)

Prabowo Subianto bertemu Ratna Sarumpaet. (Dok Twitter Fadli Zon)

4. Pengakuan Ratna Sarumpaet soal kejadian ke Prabowo

\"\"

Prabowo Subianto bertemu dengan Ratna Sarumpaet, yang mengaku dianiaya sekelompok orang.

Kepada Prabowo, Ratna bercerita dirinya dihajar tiga orang pada 21 September 2018 malam.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Peristiwa itu terjadi setelah Ratna bersama dua temannya dari Sri Lanka dan Malaysia menghadiri acara konferensi di sebuah hotel di Bandung.

Pengakuan Ratna lalu dikisahkan kembali oleh Wakil Ketua Tim Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Nanik S Deyang.

Ratna dan dua temannya, kata Nanik, menuju Bandara Husein Saatranegara, Bandung, Jawa Barat, menggunakan taksi.

Setelah dua temannya turun dari taksi, peristiwa nahas itu terjadi di sekitar Bandara Husein Sastranegara, Bandung, Jawa Barat.

\”Mbak Ratna sebetulnya agak curiga saat tiba-tiba taksi dihentikan agak jauh dari keramaian. Nah saat dua temannya yang dari luar negeri turun dan berjalan menuju bandara, Mbak Ratna ditarik tiga orang ke tempat gelap dan dihajar habis oleh tiga orang dan diinjak perutnya,\” tutur Nanik.

Baca Juga  KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?

Ia melanjutkan, setelah dipukuli tiga orang tak dikenal tersebut di tempat gelap, Ratna kemudian dilempar ke pinggir jalan aspal hingga bagian samping kepalanya robek.

Nanik menyebut kejadian itu sangat cepat sehingga Ratna kesulitan mengingat urutan kejadiannya.

\”Mbak Ratna masih sedikit sadar saat dia kemudian dibopong sopir taksi dan dimasukkan ke dalam taksi. Oleh sopir taksi, Mbak Ratna diturunkan di pinggir jalan di daerah Cimahi,\” kata dia.

Nanik mengatakan Ratna kemudian mencoba mencari kendaraan lain untuk menuju rumah sakit di Cimahi.

Baca Juga  Jual Beli Titik Dapur MBG Terdeteksi

Ratna, kata Nanik, juga menghubungi temannya yang seorang dokter bedah dan kemudian langsung ditangani pihak RS.

\”Mbak Ratna malam itu juga langsung balik ke Jakarta dan dalam situasi trauma habis, dia harus berdiam diri selama 10 hari. Barulah hari Minggu lalu dia memanggil Fadli Zon ke rumahnya dan baru semalam Fadli Zon melaporkan ke Pak Prabowo, dan hari ini di suatu tempat menemui Pak Prabowo,\” ujarnya.

5. TNI-manajemen bandara pastikan tak ada penganiayaan di Bandara Husein Sastranegara

Satuan Polisi Militer (Satpom) AU Bandara Husein Sastranegara ikut mengecek informasi dan menegaskan tidak ada kejadian tersebut di kawasan bandara.

Hasilnya, Dansatpom AU Mayor Made Oka mengatakan tidak ada peristiwa tersebut.

Hal senada juga disampaikan soal General Manager Bandara Husein Sastranegara PT Angkasa Pura II (Persero) Andika Nuryaman.

Baca Juga  Jual Beli Titik Dapur MBG Terdeteksi

Manajemen bandara sudah mengecek CCTV hingga manifes penerbangan. Tidak ada nama Ratna di manifes maupun rekaman penganiayaan terhadap Ratna.

\”Tidak ada kejadian tersebut di Bandara Husein Sastranegara, baik di bandara maupun di Lanud,\” kata Andika Nuryaman.

6. Polisi telusuri RS di Cimahi, tak ada nama Ratna Sarumpaet

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Jawa Barat Kombes Umar Fana mengatakan pihaknya telah mengecek delapan rumah sakit di Cimahi. Hasilnya tak ada nama Ratna.

\”Tidak ada pasien atas nama RS. Tidak terdapat pasien atas nama Ratna Sarumpaet yang dilakukan rawat inap ataupun perawatan di IGD hingga saat ini,\” ujar Umar Fana. (dtc/lan)

Berita Terkait

KPK Temui KSP, Ancang-ancang Bersih-bersih MBG?
Jual Beli Titik Dapur MBG Terdeteksi
Ketum ABR-I: Kasus Dugaan Fitnah Ijazah Jokowi Tak Perlu Dikriminalisasi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
“Pidsus Cerdas Pasti Bisa” Tangkap 3 Elit PT LEB dalam Skandal PI Rp271 Miliar
CSR BI: Triga LSM Lampung Desak KPK Periksa Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah
Warga Way Kanan Menggulung Tambang Emas Ilegal di PTPN 1, Temuannya Mencengangkan!
Rakyat Lampung Gedor Jakarta: Ultimatum untuk Negara, Ancaman untuk Nusron

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB