“Pidsus Cerdas Pasti Bisa” Tangkap 3 Elit PT LEB dalam Skandal PI Rp271 Miliar

Ilwadi Perkasa

Selasa, 23 September 2025 - 11:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tiga tersangka berbaris di depan slogan

Tiga tersangka berbaris di depan slogan "Pidsus Cerdas Pasti Bisa"

Bandarlampung – Slogan “Pidsus Cerdas Pasti Bisa” akhirnya menemukan pembuktiannya di Lampung. Tiga elit PT Lampung Energi Berjaya (LEB) resmi “disekolahkan” ke rumah tahanan setelah diduga terlibat dalam kasus korupsi pengelolaan dana participating interest 10 persen (PI 10%) pada wilayah kerja offshore south east sumatera (WK OSES) senilai US$ 17.286.000 atau setara Rp271,5 miliar.

Ketiga tersangka itu adalah Heri Wardoyo selaku Komisioner PT LEB, M Hermawan Eriadi selaku Direktur Utama, dan Budi Kurniawan yang menjabat Direktur Operasional. Dalam prosesi pemberangkatan gelombang pertama menuju Rutan Way Hui Bandar Lampung, mereka tampak mengenakan rompi pink khas tahanan korupsi.

Baca Juga  Disdikbud Lampung Gulirkan Program Double Teaching

Aspidsus Kejati Lampung, Armen Wijaya, menegaskan penetapan tersangka dilakukan setelah tim menemukan bukti yang cukup. “Alat bukti telah kami peroleh dan memenuhi syarat untuk menetapkan ketiganya sebagai tersangka,” ujarnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Slogan “Pidsus Cerdas Pasti Bisa”, yang lahir sejak Desember 2021 sebagai mars dan himne resmi Bidang Tindak Pidana Khusus (Pidsus) Kejaksaan, kini benar-benar menjadi energi pendorong dalam penegakan hukum. Semangat ini bukan sekadar jargon, melainkan manifestasi kecerdasan aparat dalam menelusuri aliran dana serta kepastian tindakan hukum yang tak pandang bulu.

Baca Juga  Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Namun, publik menilai kasus ini tidak bisa berhenti pada tiga nama saja. Dugaan kuat muncul bahwa praktik korupsi dana PI tidak mungkin berjalan tanpa keterlibatan pihak lain, terutama pejabat daerah, pengawas keuangan, bahkan kemungkinan adanya peran bank daerah dalam menampung dana tersebut. Indikasi ini sejalan dengan keterangan mantan Gubernur Lampung, Arinal Djunaidi, yang pernah menyebut bahwa dana PI disimpan di Bank Lampung.

Selain itu, sebanyak 40 saksi telah diperiksa penyidik. Jumlah ini memperlihatkan betapa kompleksnya jejaring kasus yang menjerat PT LEB. Pertanyaan besar kini muncul, apakah aliran dana miliaran rupiah itu hanya berhenti di lingkaran direksi, atau ada “pemain besar” di balik layar yang turut menikmati hasil korupsi?

Baca Juga  BULOG Pastikan Bantuan Pangan Beras Menjangkau Masyarakat Lampung Selatan

Dengan semangat “Pidsus Cerdas Pasti Bisa”, publik menanti keberanian Kejati Lampung untuk menyingkap seluruh tabir permainan, memastikan bahwa pemberantasan korupsi tidak berhenti pada aktor lapis kedua, melainkan juga menyentuh mereka yang selama ini bersembunyi di balik otoritas kekuasaan.

Berita Terkait

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan
Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung
Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut
Mantan Ketua KI Lampung Juniardi Daftar Calon Komisioner Periode 2026–2029
Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba
Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus
Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan
Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Berita Terbaru