oleh

Ihya Bocah Asal Panaragan Disunat Gaib

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Kabar bahagia menyelimuti keluarga pasangan Ismail (45) dan Mar\’atus Solihah warga Kampung Muslimin, Tiyuh Panaragan Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba).

Betapa tidak, anak laki-lakinya bernama Ihyausafri (8) bagai disunat gaib, yang menurut keluarganya itu disunat malaikat saat tengah menonton bersama dua saudara kandungnya sekitar pukul 15.00 Wib, Minggu (6/1).

Awal kejadian, Ihya saat tengah menonton acara kartun  merasa pegal dan pedas di bagian paha. Seketika Ihya langsung menarik dan membuka celana panjang yang dikenakan dan langsung kaget melihat kondisi kemaluannya sudah seperti layaknya disunat.

\”Pertamanya rasanya pegel di bagian paha dan pedas, celana aku lepas terus kaget (kemaluan-red) seperti ini, terus aku tanya mba fifah dia menjawab tidak tahu,\” terang Ihya saat ditemui netizenku.com di kediamannya yang berada di Suku Jaya Rt04/Rw01 (Kampung Muslimin) Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tubaba, Minggu (6/1) sore.

Baca Juga  Pertunjukan Biola Pukau Penonton pada Presentasi Sekolah Seni Tubaba

Kejadian tersebut dikhawatirkan sebuah mimpi oleh Ihya, ia langsung mencubit pipi dan merasakan sakit, ditambah dikuatkan ibunya bahwa ia tidak bermimpi.\”Kirain aku mimpi,\” terangnya.

Namun, ia menceritakan sebelum sekembalinya dari Bandar Jaya, Lampung Tengah guna menghadiri acara keluarga. Di Bandar Jaya ia pernah bermimpi datang ke seorang dokter dan disana ia disunat oleh dokter tersebut, \”Emang malamnya aku mimpi datang ke dokter terus disana disunat,\” paparnya.

Sementara dikonfirmasi kebenaran tersebut, Mar\’atus Silihah (40) Ibu kandung Ihya membenarkan kejadian tersebut, bahkan setelah kejadian tersebut, ia berusaha mengompres kemaluan anaknya supaya kembali sediakala. \”Saya kompres pakai air hangat maksudnya supaya balik, Ihya malah kesakitan dan kepanasan. Saya bilang bapaknya supaya dibawa ke bidan tetapi kata bapaknya saya belikan salep aja,\” terangnya.

Baca Juga  PWI-Astra Internasional Gelar Safari Jurnalistik Perdana 2020

Mar\’atus menambahkan, setelah disalepi, anak yang duduk dibangku sekolah kelas tiga (3) tersebut malah menangis dan merasa perih, dan saat kemaluan digunakan untuk buang air kecil merasakan sakit,\”Saya pegang juga malah kesakitan dan merasakan panas,\” tukasnya.

Menurutnya, sebelum kejadian pada pagi hari keluarganya baru tiba dari Bandar Jaya Lampung Tengah menghadiri acara pernikahan sanak keluarganya dan berada disana selama tiga (3) hari. Sekembalinya dari Bandar Jaya, Ihya bersama kedua saudara pada siang hari sempat bermain-main dan berlarian di sekitar rumah dan sebelum asyar meraka menonton acara televisi bersamaan.

Baca Juga  Disdik Satukan Visi Misi Guru Penggerak Tubaba

\”Tadi pagi memang dari Bandar Jaya, tetapi disana tidak disunat kami hanya menghadiri acara pernikahan. Memang rencananya Ihya disunat nanti waktu libur panjang saat kenaikan kelas. Klo sekarang sudah di sunat ya Alhamdulillah, semoga kondisi ini tidak berubah dan ia tidak perlu sisunat lagi oleh dokter,\” papar Ibu rumah tangga yang keseharian tinggal dirumah berdinding geribik bambu.

Pantauan wartawan ini, terlihat kondisi kemaluan Ihya memang seperti disunat. Bahkan tidak ada bekas luka jahitan, atau sayatan benda tajam di kemaluannya. Dan telihat masyarakat sekitar berduyun-duyun datang dan berkerumun guna menyaksikan secara langsung kejadian langka tersebut.(Arie)

Komentar