BBM Non-Subsidi Naik, DPRD Lampung Ingatkan Efek Domino ke UMKM dan Daya Beli

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 16 Juni 2026 - 13:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kebijakan kenaikan harga BBM non-subsidi dipastikan bakal membawa efek domino yang luas bagi perekonomian. Sektor industri, pelaku UMKM, hingga daya beli masyarakat menjadi pihak yang paling rapuh terdampak kebijakan ini.

Lampung (Netizenku.com): Hal tersebut ditegaskan oleh Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Amaluddin. Menurutnya, efek berantai dari kenaikan harga bahan bakar tidak bisa dihindari.

“Pastilah punya dampak. Terutama terhadap sektor industri, UMKM, dan pada akhirnya memengaruhi daya beli masyarakat. Ini yang harus menjadi perhatian bersama,” ujar Amaluddin, saat di wawancarai di ruang kerjanya Selasa (16/6/2026).

Baca Juga  DPRD Lampung, Koperasi Merah Putih Harus Berpihak ke Petani

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Amaluddin menjelaskan bahwa dampak kenaikan BBM selalu berujung pada membengkaknya biaya produksi dan distribusi. Ketika biaya operasional melonjak, harga barang dan jasa di pasar otomatis ikut terkerek naik.

Sebagai langkah jangka pendek, ia menyarankan masyarakat dan pelaku usaha untuk melakukan efisiensi energi. Langkah ini dinilai penting untuk menekan beban pengeluaran yang kian mencekik.

Baca Juga  DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Namun, efisiensi saja tidak cukup. Politisi Partai Demokrat ini menegaskan bahwa pemerintah harus mulai keluar dari zona nyaman dan tidak melulu bergantung pada energi fosil.

Ia mendorong pemerintah untuk mempercepat pengembangan energi terbarukan sebagai solusi jangka panjang. Langkah ini krusial untuk memutus ketergantungan Indonesia terhadap impor BBM.

“Kita tidak bisa terus-menerus mengandalkan bahan bakar fosil. Pemerintah harus serius mendorong penggunaan energi alternatif dan energi terbarukan, seperti gas, bioetanol, dan sumber energi lain yang lebih berkelanjutan,” tegasnya.

Baca Juga  Loloskan 12 Ribu Siswa, Hasil SPMB SMA Unggul Lampung 2026 Resmi Rilis

Selain fokus pada transisi energi, Amaluddin juga mengingatkan pentingnya pengawasan ketat terhadap stok BBM nasional. Pasalnya, pasar energi global yang tidak menentu sangat mendikte pasokan dan harga di dalam negeri.

Selama Indonesia masih mengandalkan impor, ketahanan energi nasional akan selalu rentan terhadap gejolak internasional. Oleh karena itu, menjamin ketersediaan stok sambil mempercepat transisi ke energi bersih adalah harga mati yang harus segera diwujudkan. (*)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi
DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB