BERBAGI

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Masyarakat Tiyuh Panaragan, Kecamatan Tulangbawang Tengah, Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) bisa bernafas lega. AF (30) yang sebelumnya dinyatakan reaktif hasil rapid test RS Ahmad Yani Metro dan memiliki riwayat perjalanan dari Tangerang, hari ini berdasarkan hasil uji swab laboratorium RSUD Tulangbawang dinyatakan negatif Covid-19. Sementara, RP (13) anak kandung dari pasien ES (49) warga Tiyuh Kibang Yekti Jaya dinyatakan positif Corona atau Covid-19.

“Hari ini Kamis, 30 Juli 2020 hasil pemeriksaan swab atas nama AF (30) warga Panaragan, hasil uji swab lab RSUD Menggala Tulangbawang dinyatakan negatif Covid-19. Sementara RP (13) warga Kibang Yekti Jaya Kecamatan Lambu Kibang, dengan hasil laboratorium terkonfirmasi positif Covid-19 / Sars Cov2 positif,” terangnya kepada Netizenku.com, Kamis sore (30/7).

Majril mengatakan, hingga saat ini Tubaba masih merawat dan mengisolasi lima pasien yang terkonfirmasi lositif/Sars Covs Positif dan tengah dirawat di RSUD Tubaba oleh tim medis, yakni, ES (49) pasien 06, DS (42) pasien 07, WA (19) pasien 08, TW (26) pasien 09, dan PR (13) pasien 10.

“Terkait  penetapan pasien P-10 (An.RP) sebagai pasien terkonfirmasi positif (+)/Sars Covs positif, kita menunggu rilis resmi yang dikeluarkan oleh gugus tugas penanggulangan Covid-19 Provinsi Lampung sore ini atau besok,” ungkapnya.

Selanjutnya, lanjut Majril, pihaknya bersama dengan tim medis, gugus tugas kecamatan, dan aparatur tiyuh tempat tinggal RP, pasien ke-10 (P-10) yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, akan segera melakukan tracking dan screening terhadap keluarga dan orang-orang yang diduga kuat kontak erat dengan RP.

”Karena besok hari Raya Idul Adha, maka tracking dan screening akan kita lakukan hari Sabtu (1/8/2020),” terangnya.

Dengan demikian, hingga saat ini ada 10 pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Tubaba. Namun, saat ini masih ada 5 (lima) saja yang dirawat oleh tim medis RSUD Tubaba yakni  P-06 (ES),  P-07 (DS), P-08 (WA), P-09 (TW) dan P-10 (RP). Sementara 4 (empat) pasien klaster Gowa-Sulawesi Selatan memang telah dinyatakan sembuh sejak Mei lalu, dan 1 (satu) pasien riwayat perjalanan Jakarta juga sudah dinyatakan sembuh berdasarkan hasil uji swab beberapa hari yang lalu. (Arie/Len)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here