DPRD Tuding Eksekutif Gagal Kelola APBD Lamtim

Redaksi

Selasa, 15 Oktober 2019 - 20:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Lampung Timur (Netizenku.com): Penyerapan anggaran masih rendah, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lampung Timur (Lamtim) anggap pemerintah setempat gagal dalam melaksanakan APBD tahun 2019. Hal itu disampaikan Ketua Fraksi PKB, Achmad Basuki.

Ia sangat kecewa dan menyesalkan atas kinerja Pemkab Lamtim yang sampai saat ini baru melakukan penyerapan anggaran secara keseluruhan sebesar 52 persen. Tingkat penyerapan anggaran yang baru mencapai 52 persen sudah termasuk belanja tidak langsung, yang artinya sudah termasuk belanja pegawai.

Dilanjutkannya, kalau realisasi belanja langsung dan belanja tidak langsung dipisahkan maka akan terlihat seberapa besar belanja langsung yang terserap.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kalau dipisahkan, tingkat penyerapan untuk belanja langsung atau kegiatan pembangunan maka tingkat penyerapannya masih di bawah 50 persen. Maka dengan rendahnya tingkat penyerapan anggaran yang terjadi saat ini adalah merupakan bukti kegagalan eksekutif dalam merealisasikan APBD 2019,\” ungkap Achmad Basuki.

Hal yang sama juga dikatakan Ketua DPRD Lamtim, Ali Johan Arif. Sebelum tim dari Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan supervisi terhadap progres pelaksanaan APBD tahun 2019, kami bersama ketua fraksi yang ada telah melakukan evaluasi bersama Tim Anggaran Pemerintah Daerah (TAPD).

Pada rapat evaluasi tersebut, dewan telah meminta eksekutif segera mempercepat program kegiatan yang telah direncanakan. Namun, kenyataannya baru sebesar 52 persen secara keseluruhan. Sebentar lagi sudah memasuki triwulan ke empat, maka tentu pihak eksekutif harus dapat tingkatkan penyerapan anggaran.

“Dalam waktu dekat ini tata tertib disahkan dan Alat Kelengkapan Dewan (AKD) terbentuk. Setelah itu, dewan akan mengundang TAPD guna meminta kejelasan penyebab masih rendahnya penyerapan anggaran dan solusinya,\” ungkapnya. (Nainggolan)

Berita Terkait

Cegah Narkoba Sejak Dini, Kwarda Lampung Sosialisasikan 4 Pilar Kebangsaan
Irham Jafar: Waspadai Ancaman Globalisasi
Irham Jafar: Data Penerima Bansos Belum Akurat
Perkuat SDM Pengawas, Bawaslu Lampung Fokus Tekan Politik Uang dan Netralitas ASN
Irham Jafar: Kita Patut Bersyukur Punya Pancasila Sebagai Perekat
Ferliska Berikan Hewan Qurban untuk Desa Raman Fajar
Pemprov Lampung Dukung Penguatan SDM Melalui Pelatihan Kader PMII di Lampung Timur
Anggota DPR RI Irham Jafar Tinjau UPPO di Bandar Agung

Berita Terkait

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:45 WIB

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:42 WIB

Pemkot Bandar Lampung Rotasi Pejabat, Dua Camat Dilantik

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:25 WIB

Eva Dwiana Siapkan Strategi Hadapi Banjir

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:20 WIB

Bandar Lampung Expo 2026 Jadi Inspirasi Peluang Usaha

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:15 WIB

Kebakaran Lahap Bengkel dan Toko Elektronik di Kedaton

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:11 WIB

Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Senin, 20 Juli 2026 - 17:27 WIB

Konvoi 30 Jeep PPM Jadi Magnet Festival Budaya HUT ke-344 Kota Bandar Lampung

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tubaba Gandeng Telkom University Bangun Pertanian Cerdas Berbasis AI dan IoT

Rabu, 29 Jul 2026 - 13:10 WIB

Oplus_131072

Tulang Bawang Barat

Kadisdikbud Tubaba Dorong Sekolah Perkuat Refleksi Program

Rabu, 29 Jul 2026 - 12:03 WIB

Bandarlampung

80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih

Rabu, 29 Jul 2026 - 11:45 WIB