Liwa (Netizenku.com): Berdasarkan hasil tes dengan metode Computer Assisted Test (CAT) Seleksi Kompetensi Dasar (SKD), dipastikan 184 formasi yang diberikan pemerintah pusat tidak terisi.
Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKSDM) Lampung Barat Ismet Inoni mengatakan, dari 3.086 pendaftar yang mengikuti tes hanya 2.964. Sementara yang dinyatakan lulus dari tiga materi uji kompetensi hanya 42 orang.
\”Tingkat kelulusan peserta tes CPNS di Lampung Barat hanya 2 persen, yakni 42 orang dari 2.964 yang ikut yes,\” kata ismet, Senin (12/11).
Ismet menjelaskan peserta dari Lampung Barat, banyak gagal atau tidak memenuhi passing grade atau nilai terendah tes kepribadian dengan passing grade 143 dan sebagian gagal pada tes wawasan kebangsaan dengan passing grade 75 dan intelegensia umum minimal nilai yang di capai 80.
\”Passing grade dari ketiga materi tes tersebut harus terpenuhi semua, sehingga apabila salah satu saja tidak mencapai nilai minimal, maka peserta test dinyatakan gugur,\” jelas Ismet.
Ismet, memastikan tes CPNS TA 2018, benar-benar murni, jadi jangan percaya kalau ada pihak-pihak yang merayu dengan menjanjikan dapat membantu untuk diterima.\”Jangan sampai ada yang tergoda dengan rayuan pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab jawab, bahwa mereka bisa membantu kelulusan, karena ini betul-betul murni,\” harap Ismet.
Seperti diketahui, selain ada untuk formasi honorer katgeori dua (K2) sebanyak empat orang, rekrutmen tahun 2018 ini juga dipersiapkan untuk untuk formasi umum berjumlah 184 orang, yang terdiri dari tenaga guru berjumlah 150 orang, dan tenaga kesehatan empat orang, serta tenaga teknis 30 orang.
Rinciannya, dari formasi umum yang berjumlah 184 orang dimana kuota untuk guru 150 orang rinciannya, guru TK 17 orang, guru kelas 36 orang, guru bahasa Indonesia 14 orang, guru Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) 10 orang, guru Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) 20 orang, guru Matematika 30 orang, dan guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) berjumlah 23 orang.
Sementara untuk tenaga kesehatan dari jumlah total empat orang, rinciannya dokter umum, dokter gigi, apoteker dan analis masing-masing satu orang, sementara untuk tenaga teknis 30 orang. (iwan)