Besaran Dana dalam KUA PPAS Tubaba Belum Akomodir Anggaran Pusat

Redaksi

Kamis, 2 September 2021 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Besaran asumsi penerimaan Pendapatan Daerah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) senilai Rp690,334 miliar dalam Kebijakan Umum (KUA) serta Rancangan Prioritas Dan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) Tahun Anggaran 2022, masih mengacu Permendagri Nomor 27 Tahun 2021 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2022.

Dalam proyeksi Pendapatan Daerah tersebut belum mengakomodir anggaran dari Pemerintah Pusat berupa besaran Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Insentif Daerah (DID), dan masih mengacu dengan penerimaan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) tahun anggaran 2021.

“Memang terkesan ada penurunan jika dibandingkan dengan Pendapatan Daerah dalam Raperda APBD Perubahan tahun 2021 yang mencapai Rp920,184 miliar, sementara dalam KUA-PPAS APBD tahun 2022 Pendapatan Daerah hanya mencapai Rp690,334 miliar. Ini dikarenakan dalam penyusunan anggarannya dalam KUA-PPAS masih mengacu kepada Permendagri nomor 27 tahun 2021,” terang Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Tubaba, Mirza Irawan didampingi Kabid Anggaran Indra Ahmadi, kepada Netizeku.com, Kamis (2/9)

Baca Juga  Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, dalam penyusanan KUA-PPAS APBD Tahun 2022, Pemkab Tubaba belum memasukkan penerimaan anggaran dari Dana Alokasi Khusus (DAK), Dana Insentif Daerah (DID), dan besaran Dana Alokasi Umum (DAU) yang dikucurkan dari Pemerintah Pusat.

“Penyusunan anggaran ini masih mengacu kepada penerimaan DAU tahun sebelumnya. Sementara angka penerimaan dana DAK, DID untuk tahun 2022 belum boleh dimasukkan karena belum ada rilis dari Kementerian Keuangan,” ulasnya

Baca Juga  Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Pemkab Tubaba, lanjut dia, berharap ada penambahan anggaran Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2022 mendatang. Sebab, tahun ini Pemkab Tubaba turut melaksanakan penerimaan CPNSD dari formasi umum dan P3K.

“Harapannya tahun 2022 ada penambahan DAU untuk menggaji para CPNS dan P3K penerimaan tahun ini, jika tidak ada penambahan otomatis akan membebani keuangan daerah. Sementara kebutuhan anggaran untuk gaji pegawai di Tubaba tahun saja mencapai Rp55-60 miliar perbulan,” tuturnya.

Sementara Wakil Bupati Tubaba, Fauzi Hasan mengatakan bahwa tahun 2022 merupakan tahun kelima dari upaya pencapaian Visi dan Misi Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Tubaba Tahun 2017–2022.

“Tema Pembangunan Kabupaten Tubaba Tahun 2022 adalah “Peningkatan Kualitas SDM dan Pemulihan Ekonomi untuk Tubaba Maju, Sejahtera dan Berdaya Saing”,” kata Fauzi Hasan pada paripurna penyampaikan KUA-PPAS APBD Tahun Anggaran 2022 dan Penyampaian Raperda APBD Perubahan tahun 2021 pada Rabu (1/9) lalu.

Baca Juga  Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing

Dalam upaya mewujudkan visi dan misi tersebut, maka pembangunan Kabupaten Tubaba Tahun 2022 diprioritaskan pada, (1) Pemulihan ekonomi melalui pemberdayaan masyarakat, jaring pengaman nasional dan pengembangan ekonomi rakyat kreatif, (2) Pembangunan SDM Yang Berkarakter Melalui Peningkatan Kualitas Pelayanan Dasar, (3) Pengembangan Ekowisata dan Pelestarian Budaya, (4) Pengembangan Infrastruktur, dan (5) Reformasi Birokrasi.

“APBD Kabupaten Tubaba tahun 2022 tetap memprioritaskan infrastruktur. Sementara akibat pandemi Covid-19 kita juga akan prioritaskan bidang kesehatan, dan perekonomian masyarakat khususnya UMKM,” singkatnya. (Arie/leni)

Berita Terkait

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WIB

LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Lampung Barat

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB