Belajar SAKIP ke Sumbar, Lambar Siap Duplikasi Kunci Suksesnya

Redaksi

Rabu, 24 Juli 2019 - 08:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa (Netizenku.com): Teka-teki kenapa kota Payakumbuh dan kabupaten Tanah Datar Provinsi Sumatera Barat, mendapatkan nilai tertinggi Standar Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP) dan Perencanaan Pembangunan Daerah (PPD) terbaik terjawab sudah. Kepala Bappeda Lampung Barat Okmal, M.Si, mengaku banyak mendapat pembelajaran selama dua hari melakukan study pembelajaran di dua wilayah tersebut.

Dikatakan Okmal, keberhasilan kota Payakumbuh ditetapkan sebagai terbaik 5 tingkat nasional kategori kota dan kabupaten Tanah Datar terbaik 1 nasional kategori kabupaten, karena sinergisitas dan satu komitmen dari bupati, wakil bupati, sekretaris kabupaten, Asisten dan Kepala OPD.

\”Ternyata kunci keberhasilan mereka, karena dalam menjalankan tugas, sudah sinergi dan komitmen bersama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat, dari pimpinan tertinggi sampai staf,\” kata Okmal, Rabu (24/7).

Baca Juga  Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kata Okmal, bupati Payakumbuh secara periodik, melakukan evaluasi secara langsung terkait penyusunan dan pelaksanaan program yang dilakukan oleh OPD (Organisasi Perangkat Daerah), dan dasar dari evaluasi tersebut dijadikan pertimbangan utama dalam melakukan promosi Aparatur Sipil Negara (ASN).

\”Jadi kalau ASN  di Payakumbuh akan promosi jabatan, berdasarkan evaluasi kinerja yang dilakukan langsung oleh bupati secara periodik, sehingga OPD dalam menjalankan program harus sesuai dengan visi dan misi bupati, tidak hanya sebatas seremonial,\” jelas Okmal.

Diketahui juga kata dia, SAKIP dan PPD juga telah mereka tetapkan sebagai salah alat ukur kinerja OPD dan penghitungan tunjangan kinerja ASN dan sebagai bahan evaluasi struktur organisasi serta pengawasan. Dan diwajibkan bagi OPD yang langsung memberikan pelayanan kepada masyarakat untuk selalu berinovasi.

Baca Juga  Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi

\”Faktor penting lain, ASN di Payakumbuh dan Tanah Datar, melakukan tugas dengan baik, karena SAKIP dan PPD sudah dijadikan sebagai alat ukur kinerja OPD,  serta dijadikan dasar penghitungan tunjangan kinerja ASN, sebagai bahan evaluasi dan pengawasan struktur organisasi, dan OPD yang bersentuhan langsung dengan masyarakat harus selalu berinovasi,\” jelasnya.

Menurut Okmal, di Payakumbuh dan Tanah Datar manajemen SAKIP bisa berjalan dengan efektif dan efisien sehingga apa yang ditetapkan dalam RPJMD (Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah)  terlaksana sesuai visi misi dan target indikator yg telah ditetapkan dalam IKU (Indikator Kinerja Utama) dan IKI (Indikator Kinerja Individu).

Baca Juga  Pemkab Lambar Siap Terapkan WFH Setiap Jumat, Tunggu Aturan Resmi

\”Semua alokasi anggaran yang telah ditetapkan berdampak terhadap kinerja daerah dan bisa sebagai bahan evaluasi apa saja program dan kegiatan yang mendukung visi misi RPJMD,\” jelasnya, seraya mengatakan saat bupati Lampung Barat sudah melakukan evaluasi secara langsung terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh OPD.

Selanjutnya kata Okmal, hasil dari study pembelajaran, akan dijadikan sebagai bahan evaluasi oleh tim SAKIP dan PPD Lampung Barat dalam rangka penyempurnaan. Sehingga kedepan akan mendapatkan nilai BB, walaupun sekarang nilai B merupakan tertinggi di Lampung. (Iwan)

Berita Terkait

Parosil, Jabatan Bukan Hadiah OPD Harus Inovatif
Evaluasi LKPJ 2025, Bupati Tubaba Perkuat Sinergi Wujudkan Visi 2029
Sekda Lampung Dukung Program BKKBN, Percepat Penurunan Stunting dan Pembangunan Keluarga Berkualitas
Birokrasi Gemuk, Kinerja Kurus: Lampung Barat Terjebak Ilusi Efisiensi
Ada Ulat di Menu MBG, Siswa Lambar Enggan Konsumsi
Saat Struktur Lebih Gemuk dari Kinerja: Lampung Barat Butuh Perombakan
Iuran KPN Naik, PDAM Mandek, Sampah Membusuk, Warga Lambar Dipaksa Maklum
KPN Sai Betik Lampung Barat: Tanpa Rapat, Tanpa Sepakat Iuran Naik Seenaknya

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB