ASN Lambar Minta Pimpinan Kaji Ulang Perubahan Jam Kerja

Redaksi

Selasa, 18 Juni 2019 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Liwa  (Netizenku.com): Surat Edaran Nomor:061/437/07/2019, tentang hari dan jam kerja di lingkungan Pemkab Lampung Barat, hari pertama diterapkan 17 Juni, terus menuai keluhan, karena tidak sedikit pegawai di lingkungan Pemkab setempat, malam tiba di rumah.

Kepada Netizenku.com, salah satu ASN yang sengaja tidak dipublikasikan namanya, mengharap pihak pimpinan untuk mengkaji ulang perubahan jam kerja, karena menurut dia hari pertama Senin, kemarin dia nyampai rumah sudah lewat dari Pukul 18.00 WIB.

\”Kebijakan perubahan jam kerja kami mohon untuk ditinjau ulang, karena hari pertama kebijakan tersebut, dirinya harus shalat maghrib di jalan, dan sampai rumah saat malam sudah tiba,\” kata dia, Selasa (18/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Wanita berjilbab ini menjelaskan, seperti yang tertuang dalam SE, bahwa jam kantor berakhir Pukul 16.30 WIB, setelah dilakukan apel sore, maka keluar dari kantor sekitar Pukul 16.45 WIB, jarak tempuh dari Way Mengaku Balikbukit, menuju Simpang Luas kecamatan Batu Ketulis, sekitar 1,5 jam.

Baca Juga  Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat

\”Kalau perjalanan normal, apabila pulang dari kantor Pukul 16.45 WIB, tentu saya sampai rumah Pukul 18.15 WIB, jadi kalau akan Shalat maghrib tepat waktu harus berhenti di jalan, itu kalau normal, bagaimana kalau hujan atau kendaraan motor rusak,\” keluh wanita yang masih memiliki anak balita tersebut.

Hal yang sama, disampaikan oleh pegawai yang bertugas di kecamatan yang jaraknya cukup jauh dari tempat tinggal. Karena menurut sumber lain, yang bertugas di kecamatan Lumbok Seminung dan tinggal di Liwa Balikbukit, dengan jam kerja baru malam sampai di rumah.

Baca Juga  Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN

\”Selama ini berangkat ke kantor Pukul 06.00 WIB karena jarak tempuh dari rumah ke kantor satu jam lebih, kalau disesuaikan dengan jam kerja saat ini tentu 12 jam akan meninggalkan rumah, jadi tidak ada waktu lagi untuk bersama dengan keluarga,\” kata dia.

Sementara praktisi hukum di Lampung Barat, Zeplin Erizal, MH, yang mengkritik kebijakan tersebut sebelum diterapkan mengaku, banyak ASN Lampung Barat yang datang ke kantor bantuan hukum yang dipimpinnya, meminta pihaknya memfasilitasi dengan Pemkab terkait kebijakan perubahan jam kerja.

\”Banyak ASN yang datang ke kantor, mengeluhkan perubahan jam kerja, karena menurut mereka jam kerja baru tersebut, tidak berpihak kepada ASN yang menetap di Lampung Barat, bahkan menguntungkan ASN atau pejabat yang setiap minggu balik ke Bandarlampung atau daerah lain,\” kata Zeplin.

Baca Juga  Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan

Untuk itu Zeplin mengharap pihak pengambil kebijakan untuk, mengembalikan jam kerja seperti sebelumnya, tinggal bagaimana memaksimalkan dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat.

\”Pelayanan yang baik itu tidak tergantung dengan jam pelayanan, tetapi mutu pelayanan; dengan pelayanan yang prima dan cepat itu lebih dibutuhkan masyarakat. Kalau kam kerja yang sekarang hanya menguntungkan pejabat yang keluarganya tinggal di luar Lambar, karena dapat pulang lebih cepat,\” jelas Zeplin.

Seperti diketahui, perubahan jam kerja ASN di Lampung Barat, yakni Senin-Kamis masuk kantor Pukul 7.30 WIB dan pulang Pukul 16.30, sedangkan sebelumnya pulang kantor Pukul 15.30 WIB  Sementara hari Jumat masuk Pukul 07.30 WIB dan pulang Pukul 11.00 WIB, dengan total waktu kerja dalam seminggu 37,5 jam. (Iwan)

Berita Terkait

Dari Senam Bareng Ribuan Warga hingga Bagikan Alsintan, Parosil Mabsus: Jangan Jadi Pajangan
10 Pendaftar Lolos Seleksi Administrasi Calon Pimpinan BAZNAS Lampung Barat
Punya Golden Tiket ke Istana, Mukhlis Malah Pilih Upacara Bersama Rakyat
Dorong Kawasan Kuliner Makin Hidup, Bambang Kusmanto Usulkan Parkir Resmi
Reses di Pesisir Barat, Mukhlis Basri Kawal dan Awasi Program Pembangunan APBN
Henry Yosodiningrat Khawatir Keselamatan Tersangka Febri Adriansyah
Mukhlis Basri Perjuangkan Peningkatan Bandara M. Taufiq Kiemas dan Pelabuhan Kuala Stabas di DPR RI
Anak Kembar dari Keluarga Kurang Mampu Asal Krui Lolos ke UI, Mukhlis Basri Berikan Apresiasi Langsung

Berita Terkait

Sabtu, 12 September 2026 - 14:12 WIB

Pengurus Baru Pramuka Tulang Bawang Udik Resmi Dilantik, Ini Pesan Tegas Ketua Kwarcab Tubaba

Jumat, 11 September 2026 - 20:41 WIB

Sekda Tubaba Tekankan Ketelitian Belanja Hibah dalam Penyusunan APBD 2027

Kamis, 10 September 2026 - 17:19 WIB

DPRD Tubaba Sahkan Raperda APBD-P 2026, Busroni Tegaskan Pengawasan Tak Berhenti di Paripurna

Selasa, 1 September 2026 - 20:09 WIB

Pramuka Tubaba Diminta Jadi Teladan, Bupati Novriwan Soroti Pangan, Disiplin, dan Penanganan Sampah Plastik

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:11 WIB

Kapolres Tubaba Ajak Pers Perkuat Sinergi Jaga Kamtibmas

Rabu, 19 Agustus 2026 - 20:24 WIB

PAD Tubaba Digenjot, Aset Daerah dan Pajak Mulai Dioptimalkan

Rabu, 19 Agustus 2026 - 16:24 WIB

HUT ke-25, Demokrat Tubaba Hadir Lewat Aksi Nyata di Tengah Masyarakat

Selasa, 18 Agustus 2026 - 11:36 WIB

Bupati Tubaba: Hilangkan Sekat, Satukan Komando untuk Percepat Pembangunan

Berita Terbaru

Lampung

Sengketa Tanah Menumpuk, Reza Berawi Serukan Mediasi

Senin, 21 Sep 2026 - 14:26 WIB

Lampung

Kwarda Lampung Siapkan Rangkaian Kegiatan Hari Pramuka ke-65

Senin, 21 Sep 2026 - 11:57 WIB

Bandarlampung

Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

Minggu, 20 Sep 2026 - 17:31 WIB