Agus Djumadi Dukung Wirausaha Berbasis Kemasyarakatan

Redaksi

Selasa, 23 Februari 2021 - 21:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Anggota DPRD Kota Bandarlampung Agus Djumadi saat mengunjungi lokasi Tempat Usaha Rakyat (TUR) di Perumahan Bukit Kemiling Permai, Selasa (23/2). Foto: Netizenku.com

Anggota DPRD Kota Bandarlampung Agus Djumadi saat mengunjungi lokasi Tempat Usaha Rakyat (TUR) di Perumahan Bukit Kemiling Permai, Selasa (23/2). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Anggota DPRD Kota Bandarlampung Agus Djumadi mendukung penuh kegiatan wirausaha berbasis kemasyarakatan di Perumahan Bukit Kemiling Permai (BKP), Kelurahan Kemiling Permai.

Saat mengunjungi lokasi tempat didirikannya Tempat Usaha Rakyat (TUR), Selasa (23/2), Ketua Fraksi PKS ini tampak antusias dan sangat mendukung keberlanjutan usaha ini.

Menurut Agus, kegiatan usaha seperti ini harus diapresiasi positif, apalagi tempat usaha ini lahir dari inisiatif masyarakat sekitar. Sehingga harus didukung penuh dan dikembangkan untuk lebih besar lagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saya melihat ini sangat positif ya, tempat ini lahir dari inisiatif dan kerjasama atas kesepakatan masyarakat bahkan untuk pendanaan berasal dari kantong-kantong pribadi warga sekitar,” kata Agus.

Agus juga menyampaikan bahwa kegiatan dengan semangat usaha masyarakat ini bisa disandingkan dengan Mitra Permodalan yang juga sangat mendukung program yang digagas warga BKP.

“Nanti akan kita coba sandingkan dengan beberapa mitra permodalan sehingga bisa dikembangkan menjadi lebih besar lagi. Selain itu kita akan coba komunikasi dengan dinas terkait untuk mendapat bimbingan dan pendampingan terkait pengelolaan usaha,” ujar Agus

Mulyadi, selaku penggagas TUR, menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan usaha kerja sama dengan Pengurus Masjid Al Barokah, BKP, dan melibatkan warga sekitar. Visi awal kegiatan usaha ini adalah untuk menghidupkan ekonomi umat.

“Jika selama ini masjid hanya dikenal sebagai pusat peribadatan saja, maka kami ingin mengembangkan lebih jauh lagi fungsi masjid. Salah satunya mengembangkan ekonomi masyarakat sekitarnya. Jadi ada sinkronisasi antara kemakmuran masjid sebagai pusat ibadah dan masjid juga sebagai pusat kebangkitan ekonomi umat,” kata Mulyadi. (Josua)

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB