Dugaan Pelanggaran Caleg, PDIP Kawal Gakumdu dan Bawaslu

Redaksi

Jumat, 9 November 2018 - 15:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), akan terus mengawal penegakkan hukum yang dilakukan Gakumdu, Bawaslu, kabupaten setempat. Ini terkait dugaan pelanggaran pemilu calon legislatifnya hingga membuahkan hasil dan keputusan final.

Ketua DPC PDI-P Tubaba, Ponco Nugroho, mengatakan, PDI-P akan kooperatif terhadap upaya yang dilakukan oleh Gakumdu atas dugaan pelanggaran pemilu caleg Dapil 3 Rubiono yang dilaporkan salah satu caleg partai lain di dapil yang sama kepada Bawaslu, yang terkait temuan pembagian beras bansos kepada masyarakat yang ditemukan pelapor dan saksi bersamaan dengan kalender dan stiker sosialisasi terlapor.

\”Rubiono telah memenuhi panggilan dan klarifikasi Gakumdu Bawaslu Tubaba, di hadapan pihak berwenang Rubiono mengaku tidak pernah membagi-bagikan beras apalagi sampai menyuruh orang,\” terangnya kepada netizenku.com, Jumat (9/11).

Baca Juga  Mirza Irawan Dwi Atmaja Resmi Pindah ke Pemprov Lampung

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ponco melanjutkan, PDI-P menilai Rubiono tidak bersalah sehingga partai akan memberikan pembelaan hukum secara maksimal. Pihaknya juga mendorong agar Gakumdu dapat bekerja profesional dan maksimal sehingga dugaan pelanggaran ini dapat membuahkan hasil keputusan yang final dan clear. \”Dia tidak salah, akan terus kami dampingi,\” tegas Ponco wakil ketua II DPRD Tubaba yang kini kembali mencalonkan diri kembali menjadi Caleg di Dapil 1.

Sementara, saat dimintai keterangan terkait proses penegakkan hukum dugaan pelanggaran Pemilu Pileg 2019 yang diduga dilakukan Rubiono Caleg PDI-P Dapil 3 meliputi Kecamatan Gunung Agung dan Way Kenanga, Ketua Bawaslu Tubaba Midyan menyatakan prosesnya masih panjang sampai 22 November 2018 mendatang.

\”Belum ada keputusan soal dugaan pelanggaran pemilu atas nama Rubiono. Setiap laporan dugaan pelanggaran kami proses selama 14 hari diluar hari libur. Dan dugaan ini akan terus kami gali supaya bisa lengkap,\” ungkapnya melalui telepon selulernya.

Baca Juga  Kunjungan TU Delft, Tubaba Kian Dilirik Dunia

Dalam waktu dekat, pihaknya akan melakukan rapat pembahasan bersama Gakumdu terkait hasil pemanggilan dan klarifikasi baik dari pelapor maupun terlapor dan saksi-saksinya, \”Saksi pelapor atasnama Nirmala Sari istri dari saksi Ainul Fuad sampai hari ini belum juga memenuhi panggilan Bawaslu. Jika tetap tidak datang ke kantor Bawaslu sampai panggilan ketiga, kami yang akan hadir kesana siapa tahu ketidakhadirannya lantaran ada masalah kesehatan atau apa,\” paparnya.

Dugaan pelanggaran pemilu yang dilaporkan secara resmi ke Bawaslu, lanjut Midyan, tidak bisa serta merta langsung di putuskan oleh Bawaslu melainkan keputusan tersebut ditetapkan bersama dengan pihak Gakumdu setelah mendapatkan hasil yang lengkap, \”Intinya, ini akan kami bahas bersama apakah hasil-hasil ini sudah cukup atau kami panggil lagi pihak-pihak terkait dalam masalah ini sehingga mendapatkan bahan, keterangan yang lengkap. Sehingga keputusan yang dihasilkan dapat maksimal tidak menimbulkan permasalahan di kemudian hari,\” ulasnya.

Baca Juga  Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Adanya informasi dugaan caleg Rubiono yang di duga membagi-bagikan uang kepada masyarakat dan telah dilaporkan ke Panwascam Gunung Agung oleh caleg lainnya, Midyan menyangkal, menurutnya dugaan pelanggaran yang dilaporkan secara resmi baru yang dilakukan pelapor Ari Gunawan Tantaka, \”Tidak ada laporan lain baik di Panwascam maupun di kantor Bawaslu di Candra Mukti, jika ada laporan, pelapor juga harus membawa barang bukti dan saksi, sampai sekarang tidak ada,\” pungkasnya. (Arie)

 

Berita Terkait

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis
SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api
DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah
Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak
Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut
Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:29 WIB

HUT Bandar Lampung ke-344, Budiman As Minta Drainase dan Wisata Jadi Prioritas

Senin, 15 Juni 2026 - 15:15 WIB

APBD Seret Bukan Alasan! Warga Linggapura Nekat Bangun Jalan Sendiri

Senin, 15 Juni 2026 - 14:31 WIB

Budiman AS Ramaikan Bursa Calon Ketua DPD Partai Demokrat Lampung

Senin, 15 Juni 2026 - 12:47 WIB

Demo Mahasiswa di Pemprov Lampung Memanas, Massa Desak Masuk Halaman Kantor

Minggu, 14 Juni 2026 - 21:08 WIB

Menuju Pesantren Ramah Anak, PKB Lampung Gagas Sistem Perlindungan Santri

Jumat, 12 Juni 2026 - 21:03 WIB

Ketok Palu! DPRD Targetkan 16 Raperda Prioritas dalam Propemperda Lampung 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 13:47 WIB

Lampung Raih WTP ke-12 Berturut-turut

Kamis, 11 Juni 2026 - 20:22 WIB

PKB Lampung Panaskan Mesin Politik, DPP Resmi Tetapkan 15 Ketua DPC Baru

Berita Terbaru