Rawan Pelecehan Seksual Anak, Ponpes se- Banjar Agung Tuba Segera Disidak

Redaksi

Minggu, 14 Oktober 2018 - 14:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulang Bawang (Netizenku.com): Kepala Dinas Pemberdayaan dan Perlindungan Anak Pemkab Tulangbawang, Amri MIP mengaku jika dalam waktu dekat seluruh pondok pesantren yang berada di Kecamatan Banjar Agung, Tulangbawang akan dilakukan sidak besar-besaran oleh tim khusus aparat hukum terkait kasus tindak kriminalitas pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur.

Pasalnya, Amri menyatakan hasil survey lapangan menunjukkan bahwa tindak kriminalitas terhadap anak-anak dibawah umur di wilayah Tulangbawang pada tahun 2018 masih menduduki peringkat tertinggi di Lampung.

Padahal, lanjut Amri, wilayah Kecamatan Banjar Agung Tulangbawang tersebut sudah dilakukan sidak razia maupun telah diturunkan tim khusus untuk memantau perkembangan secara langsung dilapangan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

\”Tetapi hasilnya masih tetap saja, baik laporan dari masyarakat maupun anak anak dibawah umur yang menjadi korban tindak kriminalitas pelecehan seksual semuanya berasal dari Kecamatan Banjar Agung,\” katanya, minggu (14/10).

Ternyata setelah diselidiki oleh tim, Amri menerangkan kejadian tindakan kriminalitas kejahatan seksual terhadap anak-anak dibawah umur tersebut banyak dilakukan ataupun terjadi justru ditempat-tempat pendidikan seperti pondok pesantren.

Menurut dia, pondok pesantren yang seharusnya menjadi tempat perlindungan anak anak dibawah umur untuk menimba ilmu agama justru dimanfaatkan oleh oknum-oknum yang tidak bertanggung jawab terkait tindakan kriminalitas kejahatan seksual terhadap anak anak dibawah umur.

\”Oleh karena itu, mengingat kejadian ini sudah sangat memprihatinkan dan merusak generasi bangsa, maka seluruh pondok pesantren yang berada di Banjar Agung Tulangbawang tersebut akan kami lakukan pemeriksaan sesuai aturan hukum yang ada dan jug sesuai dengan data yang masuk pada kami,\” terangnya.

Sementara saat ditanya mengenai berapa jumlah maupun nama-nama pondok pesantren yang sudah masuk dalam daftar hitam Pemkab Tulangbawang terkait kasus tindak kriminalitas pelecehan seksual terhadap anak dibawah umur, Amri mengaku belum bisa memberikan informasi lebih lengkap.

\”Karena kalau saya publikasikan maka saya khawatir pondok pesantren tersebut akan langsung berbenah diri bahkan oknumnya bisa saja kabur, tetapi yakin saja segitu oknum tersebut terbukti akan langsung kami proses sesuai dengan aturan hukum kita nantinya,\” pungkasnya. (Armadan)

Berita Terkait

Gubernur Lampung Tinjau Pembuatan Pupuk Organik Cair
Gubernur Lampung Ajak Santri Darul Islah Jadi Agen Perubahan
Sosialisasi PT SGC di Teladas Berujung Tegangan, Ada Apa?
Bawaslu Provinsi Lampung Hadiri Apel Besar Pramuka ke-64
NoNa Resmi Mendaftar di KPU Tubaba, Lawannya ‘Ora Ono’
Telkomsel Hadirkan Koneksi 4G/LTE di Desa Bawang Tirto Mulyo dan Menggala Selatan
Cuaca Buruk Diprakirakan Melanda Pergantian Tahun
Juniardi Beri Pelatihan Jurnalistik untuk Kepala Kampung Tulangbawang

Berita Terkait

Jumat, 12 Juni 2026 - 10:38 WIB

Kwarcab Pramuka Tubaba Lantik Pengurus PAW, Fokus Kejar Program Strategis

Kamis, 11 Juni 2026 - 15:53 WIB

SDN 14 Tulang Bawang Barat Terbakar, Ruang Kelas Hangus Dilalap Api

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:46 WIB

DPRD Tubaba Sidak Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar yang Diduga Bermasalah

Rabu, 10 Juni 2026 - 08:43 WIB

Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak

Minggu, 31 Mei 2026 - 21:02 WIB

Pemkab Tubaba Raih Opini WTP ke-15 Kali Berturut-turut

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:33 WIB

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional

Kamis, 21 Mei 2026 - 12:29 WIB

Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Selasa, 19 Mei 2026 - 21:48 WIB

Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha

Berita Terbaru