Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menegaskan pentingnya peran guru taman kanak-kanak (TK) dalam membentuk karakter dan kualitas sumber daya manusia sejak usia dini. Hal tersebut disampaikannya saat menghadiri Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-76 IGTKI-PGRI Provinsi Lampung di GSG Universitas Lampung, Bandar Lampung, Jumat (19/6/2026).
Lampung (Netizenku.com): Acara tersebut turut dihadiri Ketua Umum Pengurus Pusat IGTKI-PGRI Eka Putri Handayani dan Bunda PAUD Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza.
Dalam sambutannya, Mirzani menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh keluarga besar IGTKI-PGRI atas perjalanan organisasi yang telah memasuki usia ke-76 tahun. Menurutnya, usia tersebut menjadi bukti dedikasi para guru TK yang selama ini berperan penting dalam mengenalkan nilai-nilai kehidupan, membangun karakter, serta menumbuhkan rasa percaya diri anak.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Guru TK adalah pendidik pertama dalam kehidupan seorang anak di luar lingkungan keluarga. Mereka mengajarkan nilai-nilai dasar kehidupan, membangun karakter, serta memberikan pengalaman belajar,” ujar Mirzani.
Ia menilai tantangan pendidikan anak usia dini saat ini semakin kompleks seiring perkembangan teknologi digital. Anak-anak kini semakin akrab dengan berbagai informasi dari internet sejak usia dini, sehingga guru tidak hanya bertugas mengajar, tetapi juga membimbing dan menyaring informasi yang diterima anak.
“Fungsi guru TK hari ini bukan hanya mengajarkan hal-hal baru, tetapi juga meluruskan berbagai informasi yang diterima anak-anak dari layar digital. Tidak semua yang mereka lihat dan ketahui dari internet sesuai dengan nilai-nilai yang baik untuk perkembangan mereka,” katanya.
Menurut Mirzani, kemampuan seperti keberanian, kesabaran, empati, dan rasa percaya diri tidak dapat dibentuk oleh teknologi, melainkan melalui interaksi langsung yang hangat antara guru dan peserta didik.
Karena itu, ia menekankan pentingnya peningkatan kompetensi guru, terutama kemampuan komunikasi, agar mampu menumbuhkan rasa ingin tahu, keberanian, dan karakter positif pada anak. Fondasi pendidikan yang kuat sejak usia dini, lanjutnya, akan menentukan kualitas pendidikan pada jenjang berikutnya sekaligus menjadi bagian penting dalam menyiapkan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Sementara itu, Bunda PAUD Provinsi Lampung Purnama Wulan Sari Mirza mengatakan guru TK memiliki peran besar dalam membentuk karakter, kreativitas, dan kepercayaan diri anak.
Menurutnya, tugas guru TK tidak hanya mengajarkan membaca, menulis, dan berhitung, tetapi juga menanamkan nilai-nilai akhlak, kemandirian, gotong royong, serta cinta tanah air.
“Guru TK mendidik dengan hati. Mereka mengajar anak-anak seperti mendidik anak sendiri dengan penuh kasih sayang,” ujarnya.
Purnama juga mengapresiasi dedikasi para guru TK di Lampung yang tetap aktif mengajar meski telah berusia lanjut. Ia menilai semangat pengabdian tersebut menjadi inspirasi bagi dunia pendidikan anak usia dini.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Pengurus Pusat IGTKI-PGRI Eka Putri Handayani menyebut pendidikan TK merupakan fondasi penting dalam mendukung program wajib belajar 13 tahun.
Menurutnya, kualitas pendidikan anak usia dini tidak dapat dipisahkan dari kesejahteraan guru. Karena itu, IGTKI-PGRI terus mendorong peningkatan kesejahteraan dan kompetensi guru TK agar layanan pendidikan semakin berkualitas.
“Guru yang sejahtera akan lebih fokus, kreatif, dan optimal dalam mendidik generasi bangsa,” kata Eka.
Ia berharap pemerintah daerah terus mendukung penguatan kompetensi dan kesejahteraan guru TK sebagai bagian dari upaya meningkatkan kualitas pendidikan nasional. (*)








