Semangat gotong royong kembali ditunjukkan warga Kecamatan Lemong, Kabupaten Pesisir Barat. Setelah Jembatan Waykubu yang dibangun secara swadaya pada tahun lalu kembali mengalami kerusakan, masyarakat kembali bahu-membahu memperbaiki akses penghubung tersebut agar aktivitas sehari-hari tetap berjalan.
Lampung (Netizenku.com): Anggota DPRD Provinsi Lampung dari Daerah Pemilihan (Dapil) IV yang meliputi Kabupaten Tanggamus, Pesisir Barat, dan Lampung Barat, Imelda SH, mengapresiasi kepedulian masyarakat yang secara mandiri memperbaiki Jembatan Waykubu.
Menurut Imelda, berkat gotong royong warga, kondisi jembatan kini sudah dapat dilalui kembali. Namun, ia menegaskan perbaikan secara swadaya bukan merupakan solusi jangka panjang karena jembatan tersebut sebelumnya juga pernah mengalami kerusakan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Jembatan ini tahun lalu sudah dibangun, tetapi rusak lagi. Sekarang masyarakat kembali membangunnya secara swadaya. Alhamdulillah kondisinya sudah bisa dilalui, tetapi tentu ini bukan solusi jangka panjang,” ujar Imelda, Rabu (15/7/2026).
Ia meminta Pemerintah Kabupaten Pesisir Barat bersama Pemerintah Provinsi Lampung segera merealisasikan pembangunan Jembatan Waykubu secara permanen agar masyarakat tidak terus bergantung pada perbaikan swadaya setiap kali jembatan mengalami kerusakan.
Menurutnya, jembatan tersebut memiliki peran strategis karena menjadi akses utama yang menghubungkan Dusun Talang Jaya, Desa Bandar Pugung, dengan sejumlah pedukuhan di Desa Penengahan, yakni Rindu Alam, Bumi Harta, Bumi Rahayu, dan Sukajadi, Kecamatan Lemong.
Imelda menilai pembangunan jembatan permanen merupakan kebutuhan mendesak mengingat jalur tersebut menjadi urat nadi mobilitas masyarakat, baik untuk kegiatan ekonomi, pendidikan, maupun akses layanan kesehatan.
“Harapan kami pemerintah segera merealisasikan pembangunan jembatan permanen agar masyarakat dapat beraktivitas dengan aman dan nyaman tanpa harus khawatir akses terputus ketika jembatan kembali rusak,” tegasnya.
Ia berharap pembangunan Jembatan Waykubu dapat menjadi prioritas dalam program pembangunan infrastruktur daerah sehingga persoalan yang terus berulang tersebut dapat diselesaikan secara tuntas. (*)








