Mukhlis Basri Dukung Trans Sumatra Railways, Nilai Perkuat Konektivitas dan Dongkrak Ekonomi Lampung

Tauriq Attala Gibran

Senin, 3 Agustus 2026 - 16:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Mukhlis Basri, menyambut positif rencana pemerintah mengembangkan Trans Sumatra Railways, jaringan kereta api yang akan menghubungkan Bakauheni hingga Aceh. Menurutnya, proyek tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antardaerah sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi di Pulau Sumatera, khususnya Lampung.

Lampung (Netizenku.com): Mukhlis mengatakan, rencana yang kembali didorong Presiden Prabowo Subianto layak diapresiasi karena diyakini mampu mempercepat pemerataan pembangunan di Sumatera.

“Tentu kita sangat mengapresiasi rencana pembangunan ini sebagai langkah strategis untuk memperkuat konektivitas antarwilayah dan mempercepat pertumbuhan ekonomi di Sumatera,” kata Mukhlis, Senin (3/8/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, keberadaan jaringan Trans Sumatra Railways akan memberikan berbagai manfaat, mulai dari memperlancar distribusi barang, meningkatkan mobilitas masyarakat, menarik investasi, hingga mendorong pemerataan pembangunan di berbagai daerah.

Ia menilai Lampung akan menjadi salah satu provinsi yang memperoleh manfaat besar karena posisinya sebagai pintu gerbang Pulau Sumatera. Pengalaman pembangunan Jalan Tol Trans Sumatera, lanjut Mukhlis, telah membuktikan bahwa konektivitas mampu menggerakkan roda perekonomian daerah.

Baca Juga  Harlah PKB, Nunik Tegaskan Politik Harus Hadir dan Memberikan Kebermanfaatan bagi Masyarakat

“Bagi Provinsi Lampung ini tentu sangat bermanfaat. Saat ini saja, dengan adanya jalan tol hingga Palembang dan mudah-mudahan segera tersambung ke Jambi, Lampung sudah merasakan manfaat yang luar biasa, terutama di sektor pariwisata,” ujarnya.

Mukhlis menjelaskan, meningkatnya kunjungan kendaraan dari Sumatera Selatan ke Lampung, terutama pada akhir pekan, menjadi bukti bahwa infrastruktur konektivitas mampu mendorong pertumbuhan sektor ekonomi, khususnya usaha swasta dan pariwisata.

Ia menegaskan DPRD Provinsi Lampung siap mendukung realisasi proyek tersebut, termasuk apabila pemerintah daerah dilibatkan dalam pelaksanaan kewenangan, seperti proses pembebasan lahan.

“Tentu kita harus mendukung. Kalau memang nanti ada hal-hal yang menjadi kewenangan pemerintah daerah, termasuk terkait pembebasan lahan, tentu akan kita dukung,” tegasnya.

Baca Juga  Pemprov dan DPRD Lampung Sepakati Perubahan APBD 2026

Meski demikian, Mukhlis menilai percepatan pembangunan akan lebih efektif apabila pemerintah memaksimalkan jaringan rel yang telah ada dibandingkan membuka jalur baru.

“Kalau untuk mempercepat pelaksanaannya, tentu lebih baik memaksimalkan jalur yang sudah ada sehingga saling tersambung. Kalau membuka jalur baru akan lebih sulit dan membutuhkan biaya yang sangat besar,” jelasnya.

Menurut dia, sebagian besar aset jalur kereta api telah dimiliki PT Kereta Api Indonesia (Persero), sehingga potensi kendala pembebasan lahan diperkirakan tidak sebesar proyek infrastruktur lainnya.

Mukhlis juga mengungkapkan hingga kini Komisi IV DPRD Provinsi Lampung belum menerima pembahasan resmi dari PT KAI maupun pemerintah terkait rencana pembangunan Trans Sumatra Railways.

“Belum ada pembahasan dengan Komisi IV. Sejauh ini masih berupa gagasan yang kembali didorong setelah Pak Presiden mencanangkan program tersebut,” ungkapnya.

Selain mendukung proyek tersebut, Mukhlis turut menyoroti tingginya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api di Lampung yang masih terkendala keterbatasan gerbong dan tiket. Ia memastikan Komisi IV akan berkomunikasi dengan PT KAI agar kapasitas angkutan penumpang dapat ditingkatkan.

Baca Juga  Koperasi IJP Lampung Luncurkan RPK, Perkuat Layanan Kebutuhan Pokok Anggota

“Nanti akan kita komunikasikan dengan PT KAI mengenai penambahan gerbong. Memang KAI sebagai BUMN tentu memiliki pertimbangan bisnis dan tingkat keterisian penumpang, tetapi aspirasi masyarakat tetap akan kita sampaikan,” pungkasnya.

Sebelumnya, Pemerintah Provinsi Lampung menyatakan pengembangan Trans Sumatra Railways telah memasuki tahap persiapan. Bersama para pemangku kepentingan, pemerintah saat ini melakukan pembaruan rencana pengembangan jaringan kereta api melalui sejumlah Focus Group Discussion (FGD) sebagai dasar penyusunan feasibility study (FS) yang ditargetkan dimulai pada 2027.

Program tersebut dirancang untuk menghubungkan jaringan kereta api dari Bakauheni hingga Aceh, sekaligus mengintegrasikannya dengan jaringan kereta api di Pulau Jawa dan kawasan Asia Tenggara. (*)

Berita Terkait

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas
RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi
Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran
Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak
Gubernur Mirza Buka Road to Give 2026 di Pesawaran, Dorong Semangat Berbagi
Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan
Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian
Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Berita Terkait

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:08 WIB

Manajer Minisocer PWI Lampung Dorong Tim Perkuat Fisik dan Mental Jelang Porwanas

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:55 WIB

RSUDAM Pastikan Pembayaran Remunerasi Pegawai Sesuai Verifikasi

Senin, 5 Oktober 2026 - 19:53 WIB

Pemprov Lampung Perkuat SDM Desa Lewat Program Satu Desa Satu Sarjana dan Hafiz Quran

Senin, 5 Oktober 2026 - 16:45 WIB

Putra Jaya Umar Dorong Penindakan Tegas Jaringan Narkoba yang Libatkan Anak

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:53 WIB

Cegah Rabies, Petugas Jemput Bola Vaksinasi Hewan Peliharaan di Lampung Selatan

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:51 WIB

Sampah Organik Lampung Dibidik Jadi Pupuk, Dorong Ekonomi Pertanian

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 22:40 WIB

Forum Ekosistem Jaringan Jalan Tol MTI Resmi Dikukuhkan di Lampung

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 21:21 WIB

RSUDAM Siapkan Fertility Center, Perkuat Layanan Kesehatan Reproduksi

Berita Terbaru

Pringsewu

Bupati Pringsewu Ajukan R-APBD 2027 Senilai Rp1,138 Triliun

Senin, 5 Okt 2026 - 18:09 WIB