Tiga Tahun Pendapatan Meleset dari Target, DPRD Lampung Dorong Bapenda Buat Terobosan

Tauriq Attala Gibran

Rabu, 29 Juli 2026 - 15:36 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua DPRD Provinsi Lampung Ahmad Giri Akbar meminta Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung menyusun konsep baru untuk meningkatkan realisasi pendapatan daerah yang selama tiga tahun terakhir belum mampu mencapai target.

Lampung (Netizenku.com): Permintaan tersebut disampaikan Giri usai Rapat Badan Anggaran bersama para ketua fraksi dan organisasi perangkat daerah (OPD) terkait dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Provinsi Lampung Tahun Anggaran 2025, Rabu (29/7/2026).

“Kami meminta Kepala Bapenda yang baru dapat memberikan konsep bagaimana realisasi pendapatan Provinsi Lampung ini bisa tercapai. Selama tiga tahun terakhir, realisasi anggaran dari sisi pendapatan belum sesuai target,” kata Giri.

Baca Juga  Harga Gabah Lampung Tembus Rp8.000, DPRD Dorong Relaksasi HPP hingga Desember

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurutnya, Bapenda tidak bisa menerapkan pola yang sama untuk meningkatkan penerimaan pajak di seluruh kabupaten/kota di Lampung. Sebab, setiap daerah memiliki persoalan dan karakteristik yang berbeda.

“Kami sudah menyampaikan secara rinci bahwa permasalahan perolehan pajak di setiap kabupaten dan kota itu berbeda-beda. Itu merupakan akar persoalan (root cause) yang harus dipahami oleh Bapenda,” ujarnya.

Giri menjelaskan, rendahnya penerimaan pajak tidak selalu disebabkan oleh kemampuan keuangan wajib pajak. Faktor pelayanan dan kondisi di lapangan juga harus menjadi perhatian pemerintah.

Baca Juga  BULOG Turun Serentak ke Pasar, Stok Beras Lampung Capai 264.884 Ton

“Tidak selalu masalahnya ada pada kemampuan keuangan wajib pajak. Bisa saja karena akses menuju lokasi pelayanan sulit atau pelayanan yang belum optimal. Itu yang harus dipetakan,” katanya.

Untuk mendapatkan gambaran yang lebih akurat, DPRD Lampung telah meminta seluruh anggota dewan dari masing-masing daerah pemilihan (dapil) mengecek secara langsung persoalan yang terjadi di wilayahnya.

“Kami sudah meminta teman-teman anggota DPRD dari setiap dapil untuk mengecek secara aktual apa yang menjadi persoalan di daerahnya masing-masing di seluruh Provinsi Lampung,” ungkapnya.

Selain persoalan penerimaan pajak, DPRD juga menemukan adanya perbedaan antara nilai retribusi yang terjadi di lapangan dengan data penerimaan resmi pemerintah. Temuan tersebut akan menjadi bahan evaluasi bersama.

Baca Juga  Gubernur Lampung, Kemerdekaan Harus Dirasakan Masyarakat melalui Pembangunan yang Nyata

“Ini menjadi catatan kami. Ternyata ada perbedaan antara angka retribusi di lapangan dengan data penerimaan resmi. Salah satunya pada pajak air permukaan,” jelasnya.

Giri menegaskan, DPRD bersama Pemerintah Provinsi Lampung berkomitmen memperkuat transparansi dalam pengelolaan pendapatan daerah. Menurutnya, transparansi diperlukan agar pengawasan tidak hanya dilakukan legislatif, tetapi juga dapat melibatkan masyarakat.

“Seperti komitmen Pak Sekda dan Tim Anggaran Pemerintah Daerah, kita akan memperkuat transparansi. Dengan begitu, pengawasan terhadap pendapatan daerah bisa dilakukan secara bersama-sama,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian
Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat
Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Kamis, 24 September 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB