Pemkot Bandar Lampung Siapkan Rp2,5 Miliar untuk Olok Gading

Tauriq Attala Gibran

Rabu, 29 Juli 2026 - 09:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung menyiapkan dukungan anggaran sebesar Rp2,5 miliar untuk pengembangan Negeri Olok Gading sebagai kawasan wisata budaya.

Bandar Lampung (Netizenku.com): Dukungan tersebut diberikan secara bertahap, yakni Rp500 juta melalui APBD Perubahan 2026 dan Rp2 miliar pada Tahun Anggaran 2027.

Negeri Olok Gading merupakan kampung tua yang memiliki sejarah panjang dalam perjalanan Telukbetung. Kawasan ini juga dikenal sebagai kebandaran pertama di Bandar Lampung yang memiliki nilai penting dalam perkembangan adat dan budaya Lampung.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Diana Lisa dalam tulisan ilmiahnya berjudul “Kawasan Teluk Betung sebagai Historical Urban Landscape” (2022) menyebutkan, Olok Gading didirikan oleh Ibrahim Gelar Pangeran Pemuka sekitar 1618 Masehi. Saat itu, kawasan tersebut berstatus Kampung Negeri dengan Lamban Dalom sebagai pusatnya.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Targetkan PAD 2027 Rp1,164 Triliun

Berdasarkan naskah Tambo Kebandaran Marga Balak, pembentukan Kampung Negeri dimaksudkan untuk memperluas wilayah kedudukan adat Marga Balak di daerah Telukbetung.

Sekitar 1883, Kampung Negeri terpaksa ditinggalkan setelah porak-poranda diterjang gelombang pasang akibat letusan Gunung Krakatau.

Kondisi kampung kemudian berangsur pulih setelah banyak warga datang dan menetap, terutama di sekitar Pelabuhan Teluk Lampung yang saat itu berkembang sebagai kawasan perekonomian.

Di antara pendatang tersebut terdapat sekelompok orang dari Olok Gading. Mereka kemudian mendatangi Kepala Marga Balak untuk meminta izin agar keberadaan mereka diakui.

Seiring semakin banyaknya warga Olok Gading yang menetap, Kampung Negeri kemudian dikenal dengan nama Kampung Negeri Olok Gading.

Dengan sejarah dan nilai budaya tersebut, Negeri Olok Gading ditetapkan sebagai salah satu dari 16 lokasi sasaran Program Desa Wisata Berbudaya Lampung berdasarkan Keputusan Gubernur Lampung Nomor G/320/V.20/HK/2026.

Baca Juga  Sampah Disulap Jadi Produk Bernilai di Bandar Lampung Expo

Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana mengatakan, pelestarian adat dan budaya di Negeri Olok Gading penting dilakukan di tengah perkembangan zaman, teknologi, dan derasnya arus globalisasi.

“Karena itu saya antusias untuk bersama-sama Pemprov Lampung mendukung pelestarian adat dan budaya yang ada di Kampung Olok Gading ini,” ujar Eva, Senin (27/7/2026).

Menurut Eva, Pemkot Bandar Lampung akan memberikan dukungan konkret untuk mengembangkan Negeri Olok Gading sebagai kampung wisata.

“Dipilihnya Negeri Olok Gading sebagai kampung pariwisata merupakan hal luar biasa untuk Bandar Lampung. Untuk pengembangannya kita akan alokasikan anggaran Rp500 juta pada APBD Perubahan tahun ini,” jelasnya.

Baca Juga  Hadiri Rakernas APEKSI, Eva Dorong Sinergi Pembangunan Kota

Dukungan tersebut akan dilanjutkan pada 2027 dengan anggaran sebesar Rp2 miliar.

“Nanti kita kasih lagi Rp2 miliar,” ungkap Eva.

Selain dukungan anggaran, Pemkot Bandar Lampung juga akan memberikan dua unit mobil operasional untuk mendukung pengembangan kawasan wisata budaya. Satu unit akan diperuntukkan bagi Olok Gading dan satu lainnya untuk Kuripan.

“Insya Allah satu mobil untuk Olok Gading dan satunya lagi untuk Kuripan,” kata Eva.

Eva berharap dukungan tersebut dapat mendorong pengembangan sektor pariwisata sekaligus memperkuat pemberdayaan masyarakat di tingkat kelurahan.

Dengan dukungan tersebut, Negeri Olok Gading diharapkan tidak hanya menjadi destinasi wisata budaya, tetapi juga tetap menjadi ruang pelestarian adat dan sejarah Lampung bagi generasi mendatang. (*)

Berita Terkait

Eva Dwiana Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih
Mayang: Sinergi Lintas Lembaga Kunci Perlindungan Masyarakat
Pemkot Bandar Lampung Tertibkan Kabel Provider Semrawut
Bandar Lampung Gandeng Solok Jaga Pasokan Cabai dan Bawang
BPBD Bandar Lampung Siagakan Empat Tangki Air Bersih
80 KK di Way Laga Terima Bantuan Air Bersih
Eva Dorong Pelestarian Kuliner Tradisional Lampung
Pemkot Benahi Halte dan JPO, Pengelola Diminta Bergerak

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:24 WIB

BPOM Temukan 14 Kosmetik Berbahaya, Pemkab Tubaba Ingatkan Warga Jangan Tergiur Hasil Instan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 16:00 WIB

Ratusan Warga Buay Bulan Bersiap Sampaikan Aspirasi, Konflik HGU PTPN 1 Masuk Babak Baru

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:37 WIB

Tak Mau Kecolongan, PMT Tubaba Periksa Ketat Berkas Balon Kepalo Tiyuh

Selasa, 11 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Tekan Inflasi dari Pasar, Pemkab Tubaba Pantau Harga dan Pasokan Pangan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 14:59 WIB

SINITA Tubaba Dimatangkan, 50 Pasangan Jadi Sasaran Tahap Awal

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:19 WIB

32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026

Senin, 10 Agustus 2026 - 23:04 WIB

Tubaba Gandeng BSI Perluas Akses Pembiayaan, KUR Super Mikro Sasar Petani hingga UMKM

Senin, 10 Agustus 2026 - 22:55 WIB

Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Tak Mau Kecolongan, PMT Tubaba Periksa Ketat Berkas Balon Kepalo Tiyuh

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:37 WIB

Tulang Bawang Barat

Tekan Inflasi dari Pasar, Pemkab Tubaba Pantau Harga dan Pasokan Pangan

Selasa, 11 Agu 2026 - 15:12 WIB

Tulang Bawang Barat

SINITA Tubaba Dimatangkan, 50 Pasangan Jadi Sasaran Tahap Awal

Selasa, 11 Agu 2026 - 14:59 WIB