DPRD Lampung Soroti Proyek Jalan Pringsewu–Kalirejo, Kontraktor Diminta Percepat Pekerjaan

Tauriq Attala Gibran

Senin, 27 Juli 2026 - 13:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua Komisi IV DPRD Provinsi Lampung, Iswan H. Caya, menyoroti pelaksanaan proyek rekonstruksi ruas Jalan Pringsewu–Kalirejo. Lambannya pengerjaan dan lemahnya pengawasan dinilai telah membebani masyarakat dengan kemacetan panjang, debu, hingga terganggunya aktivitas ekonomi warga.

Lampung (Netizenku.com): Legislator dari daerah pemilihan Pringsewu, Pesawaran, dan Kota Metro itu menegaskan pembangunan jalan tersebut memang dibutuhkan masyarakat. Namun, pelaksanaannya tidak boleh mengabaikan dampak yang harus ditanggung warga.

“Pembangunan ini untuk kepentingan masyarakat, tetapi jangan sampai masyarakat justru menjadi korban proyek,” ujar Iswan, saat di wawancarai diruang kerjanya, Senin (27/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Iswan, banyak warga telah menyampaikan keluhan terkait kondisi di lapangan. Ia menilai pengawasan Dinas Pekerjaan Umum (PU) terhadap pekerjaan kontraktor belum maksimal sehingga persoalan seperti kemacetan dan debu terus terjadi.

“Keluhan masyarakat sangat banyak. Kemacetan panjang, debu bertebaran, pedagang kehilangan pembeli, warga terganggu. Ini menunjukkan pengawasan di lapangan masih lemah. Dinas PU jangan hanya melihat laporan, tetapi harus benar-benar mengawasi pekerjaan kontraktor,” ujarnya.

Ia juga mengingatkan dampak debu dari aktivitas proyek terhadap kesehatan warga, terutama masyarakat yang tinggal dan menjalankan usaha di sepanjang jalur tersebut. Debu yang terus berterbangan dinilai berpotensi mengganggu kesehatan dan memicu infeksi saluran pernapasan (ISPA).

Baca Juga  Ketua PP PMKRI Temui Massa Pati Melawan Jelang Aksi 27 Agustus

“Di sepanjang ruas itu banyak rumah dan warung. Dampak sosialnya nyata dan tidak boleh dianggap sepele,” katanya.

Karena itu, Komisi IV DPRD Lampung mendesak kontraktor mempercepat pengerjaan dengan metode yang lebih efektif. Iswan juga meminta ruas jalan yang telah mencapai tahap base dan memungkinkan untuk dilalui segera dibuka guna mengurangi antrean kendaraan.

“Kalau memang jalur itu sudah bisa dilalui, buka dulu. Jangan dibiarkan kendaraan mengantre berjam-jam. Masyarakat tidak boleh terus-menerus menanggung akibat dari lambannya pekerjaan,” tegasnya.

Baca Juga  Pemprov Lampung Tanam 25.000 Mangrove di Pesisir Pesawaran

Iswan menambahkan, meski masa kontrak proyek masih cukup panjang, kondisi tersebut tidak boleh menjadi alasan bagi kontraktor untuk bekerja lamban. Ia meminta pelaksana menunjukkan profesionalisme dan mengejar progres pekerjaan sesuai target Pemerintah Provinsi Lampung.

“Gubernur juga menargetkan pekerjaan ini bisa selesai sebelum Oktober. Karena itu kontraktor harus lebih serius dan efektif dalam bekerja, sehingga manfaat pembangunan segera dirasakan masyarakat tanpa menimbulkan dampak sosial yang berkepanjangan,” pungkasnya.

Proyek rekonstruksi ruas Jalan Pringsewu–Kalirejo tersebut memiliki nilai sekitar Rp23 miliar dengan panjang penanganan 2,7 kilometer. (*)

Berita Terkait

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara
Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara
DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November
Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital
Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija
Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian
Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat
Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:31 WIB

DPRD Lampung Kejar Penyelesaian 13 Raperda Sebelum 25 November

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Kamis, 24 September 2026 - 21:26 WIB

Kemah Bhakti Satya Linmas, Gubernur Mirza Dorong Penguatan Peran Satlinmas

Kamis, 24 September 2026 - 21:10 WIB

Gubernur Lampung: PKH Bukan untuk Ketergantungan, tapi Mendorong Keluarga Mandiri

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB