Pemerintah Kota (Pemkot) Bandar Lampung optimistis target Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2027 sebesar Rp1,164 triliun dapat tercapai.
Bandar Lampung (Netizenku.com): Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bandar Lampung, Yusnadi Ferianto, mengatakan target tersebut telah disusun berdasarkan perhitungan dan potensi penerimaan daerah yang dinilai realistis.
Menurut Yusnadi, PAD 2027 akan ditopang sejumlah sumber penerimaan, mulai dari pajak daerah, retribusi daerah, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan, hingga lain-lain PAD yang sah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Capaian PAD kita di atas 78 persen. Insyaallah di tahun 2027 target Rp1,1 triliun bisa tercapai. Itu semua kita sesuaikan juga dengan potensi penerimaan dari berbagai sektor pajak, seperti pajak restoran, pajak hotel, dan pajak reklame,” ujar Yusnadi, Selasa (28/7/2026).
Ia merinci, kontribusi terbesar ditargetkan berasal dari pajak daerah sebesar Rp975 miliar. Kemudian retribusi daerah ditargetkan mencapai Rp49 miliar, hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan sebesar Rp15 miliar, serta lain-lain PAD yang sah lebih dari Rp124 miliar.
Selain itu, penerimaan daerah juga diharapkan berasal dari opsen Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan opsen Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB).
Untuk mengoptimalkan penerimaan, Bapenda Kota Bandar Lampung juga terus menindaklanjuti temuan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), khususnya terkait tunggakan pajak dari sektor hotel, restoran, maupun Pajak Bumi dan Bangunan (PBB).
Yusnadi mengatakan langkah tersebut mulai menunjukkan hasil. Sejumlah wajib pajak disebut telah melunasi tunggakan setelah dilakukan tindak lanjut oleh pemerintah daerah.
“Alhamdulillah, upaya itu mulai membuahkan hasil. Banyak juga wajib pajak yang akhirnya melunasi tunggakan,” pungkasnya. (*)








