PKB Lampung Minta Korban Kekerasan Berani Melapor, Pelaku Harus Diberi Efek Jera

Tauriq Attala Gibran

Senin, 27 Juli 2026 - 20:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Fraksi PKB sekaligus Anggota Komisi II DPRD Provinsi Lampung, Fatikhatul Khoiriyah, mendorong penguatan perlindungan terhadap perempuan dan anak di tengah masih tingginya kasus kekerasan di Lampung.

Lampung (Netizenku.com): Ia menegaskan negara tidak boleh kalah dalam memberikan rasa aman, perlindungan, dan keadilan bagi korban kekerasan.

Menurut Fatikhatul, perkembangan teknologi membuat penyebaran informasi mengenai kasus kekerasan berlangsung semakin cepat. Kondisi tersebut, kata dia, harus diikuti dengan kecepatan penanganan, pendampingan korban, serta proses penegakan hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga  Pemprov Lampung Perkuat Sinergi Kementerian PKP Percepat Penanganan RTLH

“Informasi sekarang sudah sangat cepat diakses masyarakat. Peristiwa yang dulu baru diketahui berminggu-minggu kemudian, sekarang bisa langsung tersebar. Karena itu penanganannya juga harus semakin cepat dan serius,”ujar Fatikhatul, Senin (27/7/2026).

Ia menilai tingginya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Lampung membutuhkan langkah penanganan yang lebih progresif. Pemerintah, lembaga perlindungan perempuan dan anak, aparat penegak hukum, serta organisasi masyarakat diminta memperkuat kolaborasi untuk memastikan setiap laporan ditangani secara cepat, profesional, dan berpihak kepada korban.

Fatikhatul juga menyoroti masih adanya korban yang memilih bungkam karena takut, mendapat tekanan, maupun khawatir tidak memperoleh keadilan.

Baca Juga  Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Menurutnya, keberanian korban untuk melapor menjadi salah satu kunci dalam mengungkap dan memproses kasus kekerasan. Karena itu, korban perempuan dan anak harus mendapatkan jaminan perlindungan selama menjalani proses hukum.

Terkait penyelesaian perkara melalui mekanisme restorative justice (RJ), Fatikhatul mengatakan mekanisme tersebut merupakan bagian dari sistem hukum yang penerapannya disesuaikan dengan kondisi perkara dan ketentuan yang berlaku.

Namun, ia menegaskan penerapan RJ tidak boleh mengabaikan hak korban untuk mendapatkan perlindungan dan keadilan.

Baca Juga  Lampung Raih Penghargaan BSSN, 100 Persen Kabupaten/Kota Miliki TTIS Teregistrasi

“Perempuan dan anak yang menjadi korban kekerasan jangan takut melapor. Semakin banyak korban berani bersuara, semakin besar peluang pelaku diproses sesuai hukum dan mendapatkan efek jera,” tegasnya.

Fatikhatul berharap pemerintah terus memperkuat layanan perlindungan korban, meningkatkan dukungan anggaran, serta mempererat sinergi antara aparat penegak hukum, organisasi masyarakat, dan keluarga.

Menurutnya, kolaborasi lintas sektor diperlukan untuk menekan angka kekerasan terhadap perempuan dan anak sekaligus memastikan korban memperoleh pendampingan, perlindungan, dan kepastian hukum secara maksimal. (*)

Berita Terkait

Razia Kendaraan di Lampung Sasar Kelengkapan STNK dan Pajak
Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober
Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi
Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan
HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran
Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional
Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang
Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:25 WIB

Razia Kendaraan di Lampung Sasar Kelengkapan STNK dan Pajak

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:24 WIB

HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Pemprov Lampung Targetkan Groundbreaking Kawasan Industri Katibung pada 2027

Berita Terbaru

Lampung

Razia Kendaraan di Lampung Sasar Kelengkapan STNK dan Pajak

Senin, 19 Okt 2026 - 18:25 WIB