Antrean Solar Mengular Hari Demi Hari, Budiman As Tuntut Penjelasan Pertamina

Tauriq Attala Gibran

Kamis, 18 Juni 2026 - 13:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemandangan antrean panjang kendaraan di sejumlah SPBU Bandar Lampung kian memprihatinkan. Kendaraan pengangkut barang hingga mobil pribadi terpaksa mengantre berhari-hari demi mendapatkan solar subsidi.

Lampung (Netizenku.com): Kondisi ini memicu reaksi keras dari Anggota DPRD Provinsi Lampung, Budiman AS. Ia mendesak PT Pertamina (Persero) untuk segera transparan dan buka-bukaan kepada publik mengenai penyebab kelangkaan bahan bakar tersebut.

Menurut Budiman, kelangkaan solar subsidi di Bandar Lampung ini sudah masuk dalam tahap yang mengkhawatirkan. Antrean truk yang memakan badan dan bahu jalan tidak hanya memicu kemacetan parah, tetapi juga mengancam keselamatan pengguna jalan.

Baca Juga  Gubernur Mirza Ajak KAHMI Lampung Perkuat Kolaborasi untuk Kemajuan Daerah

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mereka bekerja untuk mencari nafkah keluarga. Kalau harus mengantre solar sampai berhari-hari, jelas sangat merugikan. Distribusi logistik bisa lumpuh karena armada tidak beroperasi normal,” ujar Ketua DPC Demokrat Bandar Lampung ini, Kamis (18/6).

Selain sopir truk, Anggota Komisi I DPRD Lampung ini juga menyoroti nasib para nelayan. BBM subsidi merupakan urat nadi bagi kapal-kapal nelayan untuk melaut. Ketika pasokan tersendat, otomatis aktivitas melaut terhenti dan langsung menghantam perekonomian keluarga mereka.

Baca Juga  Sekber Konstituen Dewan Pers Provinsi Lampung Datangi KPPG

Budiman meminta Pertamina tidak tinggal diam dan segera membeberkan akar masalahnya. Masyarakat dan pelaku usaha berhak tahu apa yang sebenarnya terjadi di lapangan.

Ia mempertanyakan beberapa kemungkinan pemicu kekosongan stok di SPBU, mulai dari adanya lonjakan konsumsi akibat migrasi pengguna BBM non-subsidi, terjadinya kendala pada jalur distribusi, hingga kemungkinan kuota solar subsidi yang memang sudah menipis.

Baca Juga  Kantongi Dukungan 14 PK, Handitya Narapati Siap Pimpin Golkar Bandar Lampung

“Kami butuh penjelasan yang terang benderang dari Pertamina. Apa penyebab utamanya? Jangan sampai masyarakat kecil terus yang menjadi korban,” tegas Budiman.

Ia berharap Pemerintah Daerah dan Pertamina segera duduk bersama untuk merumuskan langkah konkret. Solusi cepat sangat dibutuhkan agar roda perekonomian masyarakat yang bergantung pada solar subsidi bisa kembali berputar normal. (*)

Berita Terkait

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB
Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani
Mirzani, Petani Harus Nikmati Hasil, Bukan Hanya Menanggung Risiko
Imelda Minta Publik Bijak Sikapi Informasi Gunung Anak Krakatau
Elly Wahyuni Minta Disdik Tegas terhadap Sekolah yang Paksa Siswa Beli Seragam
Wahrul Fauzi Siap Maju Pimpin Karang Taruna Lampung, Usung Pemberdayaan Pemuda dan 1.000 UMKM
Komisi IV DPRD Lampung Minta Tarif Tol BTB Dievaluasi
DPRD Lampung Panggil Pengelola Bahas Kenaikan Tarif Tol

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB