Kemendagri Dukung Pengembangan Mocaf di Pringsewu

Reza

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas menerima kunjungan Tim Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) dalam rangka diseminasi hasil forum diskusi aktual terkait penguatan tata kelola Koperasi Desa dan Kelurahan Merah Putih (KDKMP) guna mendorong pelayanan publik yang inklusif dan berkelanjutan, Rabu (17/6/2026).

Pringsewu (Netizenku.com): Tim Kemendagri yang hadir terdiri atas Staf Khusus Menteri Dalam Negeri Bidang Pemerintahan Desa dan Pembangunan Perbatasan Prof. Dr. Hoiruddin Hasibuan, S.H., M.Hum., Kepala Pusat Strategi Kebijakan Kewilayahan, Kependudukan dan Pelayanan Publik Dr. T.R. Fahsul Falah, S.Sos., M.Si., serta sejumlah praktisi ekonomi lokal.

Baca Juga  Hoaks Begal di Pringsewu Terungkap, Motor Dijual untuk Judi Online

Selain melakukan audiensi dengan Bupati Pringsewu, rombongan juga meninjau Sentra Mocaf (Modified Cassava Flour) di Pekon Tulung Agung, Kecamatan Gadingrejo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Riyanto Pamungkas mengatakan pengembangan Mocaf menjadi salah satu bentuk hilirisasi komoditas singkong yang memiliki potensi besar di Kabupaten Pringsewu. Menurutnya, pengolahan singkong menjadi Mocaf tidak hanya meningkatkan nilai tambah komoditas lokal, tetapi juga mendukung ketahanan pangan.

Baca Juga  Bupati Pringsewu Bekali Mahasiswa ITERA Jelang KKN 2026

“Pengembangan Mocaf di Kabupaten Pringsewu dilakukan secara terintegrasi dari hulu hingga hilir dengan pendekatan berbasis klaster. Langkah ini diharapkan mampu meningkatkan nilai tambah komoditas singkong, membuka lapangan kerja baru, serta mendorong tumbuhnya pusat-pusat ekonomi baru,” ujarnya.

Didampingi Sekretaris Daerah Kabupaten Pringsewu M. Andi Purwanto dan jajaran pemerintah daerah, Riyanto menjelaskan bahwa pengembangan Mocaf juga menjadi strategi untuk mendorong diversifikasi pangan, memperkuat pelaku UMKM, serta mengembangkan industri pangan berbasis bahan baku lokal.

“Dengan berbagai manfaat tersebut, Mocaf tidak hanya menjadi alternatif tepung yang sehat dan ekonomis, tetapi juga berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi daerah dan pemberdayaan masyarakat,” katanya.

Baca Juga  Kemenag Pringsewu Salurkan 175 Paket Santunan untuk Yatim dan Disabilitas

Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Pringsewu saat ini tengah mengusulkan kepada pemerintah pusat agar pengembangan Mocaf di daerah tersebut dapat ditetapkan sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN).

“Harapannya, dukungan pemerintah pusat dapat semakin memperkuat pengembangan industri Mocaf di Pringsewu sehingga memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat dan perekonomian daerah,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Dua Remaja Hanyut di Way Sekampung Ditemukan Meninggal
DPRD Pringsewu Setujui Ranperda Pertanggungjawaban APBD 2025
Bupati Pringsewu Lantik 36 Pejabat, Tekankan Integritas dan Kolaborasi
Hari Bhayangkara, Polres Pringsewu Perkuat Komitmen Pelayanan
Satu Abad Podorejo, Wabup Pringsewu Ajak Warga Lestarikan Sejarah
Bupati Pringsewu Apresiasi Kiprah UAP Bangun Inovasi
Bupati Pringsewu Apresiasi Sinergi Polres Pringsewu
Bupati Pringsewu Tinjau Peternakan Kambing Perah di Sukoharjo

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 20:54 WIB

PWI Lampung Selatan Kirim 14 Atlet Ikuti Seleksi Porwanas 2027

Jumat, 3 Juli 2026 - 14:05 WIB

Tarif Tol Lampung Dinilai Belum Berpihak ke Warga

Kamis, 2 Juli 2026 - 12:51 WIB

PB HMI Soroti Kenaikan Tarif Tol Bakter, Dinilai Bebani Ekonomi Masyarakat

Rabu, 1 Juli 2026 - 11:51 WIB

Banggar DPRD Lamsel Lanjutkan Bahas Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025

Minggu, 28 Juni 2026 - 10:12 WIB

LDK DEMA STAI Yasba Bekali Mahasiswa Keterampilan Jurnalistik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:48 WIB

Zulhas Apresiasi IDS Sumatra 2026 Digelar Tanpa APBD

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:45 WIB

Petugas Kebersihan Tetap Siaga di Tengah Ramainya IDS Sumatra 2026

Sabtu, 23 Mei 2026 - 20:43 WIB

IDS Sumatra 2026 Dongkrak Pendapatan Pedagang Kecil

Berita Terbaru

E-Paper

Lentera Swara Lampung | 163 | Rabu, 8 Juli 2026

Rabu, 8 Jul 2026 - 01:36 WIB

Lampung

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Jul 2026 - 18:07 WIB