Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat (Tubaba) resmi menjalin kerja sama dengan Balai Pemasyarakatan (Bapas) Kelas II Kotabumi, Lampung Utara dalam pelaksanaan pidana kerja sosial dan pelayanan masyarakat.
Tulang Bawang Barat (Netizenku.com): Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepakatan tentang Sinergi dalam Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial dan Pelayanan Masyarakat di Ruang Rapat Bupati Tubaba, Kamis (9/7/2026).
Penandatanganan nota kesepakatan dilakukan usai audiensi antara Wakil Bupati Tubaba, Nadirsyah, dengan Kepala Bapas Kelas II Kotabumi, Afan Sulistiono, beserta jajaran.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Wakil Bupati Tubaba Nadirsyah menyampaikan apresiasi atas terjalinnya sinergi antara Pemerintah Kabupaten Tubaba dan Bapas Kelas II Kotabumi. Menurutnya, kerja sama tersebut merupakan langkah strategis dalam mendukung sistem pemasyarakatan yang lebih humanis sekaligus memberikan alternatif pemidanaan yang bermanfaat bagi masyarakat.
Ia juga meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait untuk menyiapkan kuota pelaksanaan pidana kerja sosial agar program tersebut dapat berjalan optimal dan memberikan manfaat, khususnya bagi warga yang memenuhi syarat menjalani pidana kerja sosial.
“Apabila dalam pelaksanaannya terdapat kendala di lapangan, maka akan dilakukan pelaporan kepada kejaksaan dan aparat penegak hukum sesuai mekanisme yang berlaku. Yang terpenting, melalui program ini kita dapat membantu masyarakat agar tidak harus menjalani pidana penjara, sehingga mereka tetap memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri dan memberikan manfaat bagi lingkungan,” ujar Nadirsyah.
Ia menjelaskan, nota kesepakatan tersebut menjadi bentuk implementasi Pasal 85 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) yang mengatur pelaksanaan pidana kerja sosial dan pidana pelayanan masyarakat, termasuk bagi anak. Kebijakan itu mengedepankan pendekatan pemidanaan yang lebih humanis sekaligus menjadi salah satu solusi untuk mengurangi kelebihan kapasitas lembaga pemasyarakatan.
Sementara itu, Kepala Bapas Kelas II Kotabumi, Afan Sulistiono, mengatakan bahwa kerja sama tersebut tidak hanya mendukung pelaksanaan pidana kerja sosial, tetapi juga memperkuat sistem pengawasan dan pembimbingan melalui sinergi lintas sektor.
“Dengan keterlibatan pemerintah daerah, proses pembimbingan diharapkan semakin efektif, transparan, dan berkelanjutan sehingga mampu mendukung keberhasilan reintegrasi sosial serta meminimalkan potensi pengulangan tindak pidana,” kata Afan.
Menurutnya, kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Tubaba merupakan langkah strategis untuk mewujudkan sistem pemasyarakatan yang lebih inklusif dan berorientasi pada pemberdayaan masyarakat.
“Dukungan seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting dalam meningkatkan kualitas pembimbingan serta keberhasilan klien pemasyarakatan dalam kembali menjalankan fungsi sosialnya di tengah masyarakat,” ucapnya.
Melalui nota kesepakatan tersebut, Pemerintah Kabupaten Tulang Bawang Barat dan Bapas Kelas II Kotabumi berharap dapat memperkuat sinergi dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan yang profesional, akuntabel, dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (*)








