Pemerintah Kabupaten Pringsewu menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Provinsi Lampung atas pelaksanaan perbaikan (preservasi) jalan provinsi di wilayah Kabupaten Pringsewu.
Pringsewu (Netizenku.com): Apresiasi tersebut disampaikan Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila saat menghadiri groundbreaking preservasi jalan provinsi ruas Pringsewu–Kalirejo di Pekon Podosari, Kecamatan Pringsewu, Kamis (21/5/2026).
Menurut Umi Laila, pembangunan infrastruktur jalan tersebut menjadi harapan baru bagi masyarakat karena akan meningkatkan konektivitas dan memperlancar mobilitas warga, termasuk distribusi hasil pertanian, perdagangan, dan produk UMKM.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Terima kasih kepada Bapak Gubernur dan Ibu Wakil Gubernur yang konsisten membantu pembangunan di Kabupaten Pringsewu, khususnya dalam upaya perbaikan ruas jalan provinsi ini. Semoga ke depan Kabupaten Pringsewu dan Provinsi Lampung semakin maju serta masyarakatnya semakin sejahtera,” ujarnya.
Sementara itu, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela mengatakan pembangunan infrastruktur jalan dan jembatan tetap menjadi prioritas meski di tengah tantangan fiskal dan penyesuaian anggaran akibat berkurangnya dana transfer daerah.
“Kami tetap berkomitmen mengupayakan agar program prioritas ini terus berjalan. Alhamdulillah progresnya cukup baik, bahkan sangat progresif di tahun 2026 karena dibandingkan tahun lalu hampir dua kali lipat panjang penanganannya,” kata dr. Jihan.
Ia menjelaskan, total panjang ruas jalan provinsi di Kabupaten Pringsewu mencapai 40,247 kilometer. Dari jumlah tersebut, sekitar 23,587 kilometer berada dalam kondisi baik, sedangkan sisanya mengalami kerusakan ringan, sedang, hingga berat.
Pemprov Lampung menargetkan seluruh ruas jalan provinsi di Kabupaten Pringsewu mencapai kondisi mantap 100 persen pada akhir 2029.
Untuk mendukung program tersebut, Pemprov Lampung mengalokasikan anggaran sebesar Rp35,2 miliar untuk penanganan tiga ruas jalan provinsi, yakni ruas Pringsewu–Kalirejo sepanjang 16,392 kilometer, Pringsewu–Pardasuka sepanjang 18,797 kilometer, dan Pardasuka–Sukamara sepanjang 5,058 kilometer.
Khusus ruas Pringsewu–Kalirejo, penanganan dilakukan sepanjang 2,7 kilometer menggunakan rigid pavement dengan anggaran sebesar Rp23,9 miliar. (*)








