Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Musibah puting beliung kembali menerjang wilayah Tubaba. Kali ini, Selasa (5/4) terjadi di Tiyuh Tunas Asri hingga merusak beberapa rumah warga. Setidaknya ada 18 rumah yang mengalami kerusakan.
“Ya memang benar beberapa warga kami mengalami kerusakan untuk tempat tinggalnya,” ungkap Suharno, Kepalo Tiyuh Tunas Asri, Kecamatan Tulangbawang Tengah.
Kejadian tersebut menurut Suharno, berlangsung saat warga masih menjalankan buka puasa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Kejadian angin puting beliung ini sangat cepat sehingga warga kami tidak bisa menyelamatkan barang, meskipun demikian, alhamdulillah tidak ada korban jiwa dalam musibah ini,” tuturnya.
Selebihnya, gerakan cepat ditunjukkan oleh Badan Amil Zakat Nasional (Basznas) Kabupaten Tubaba. Rabu (6/4) pimpinan Baznas beserta tim relawan langsung memberikan bantuan logistik dan uang tunai untuk meringankan penderitaan warga.
Di hadapan Asisten I Pemkab Tubaba, Dra. Bayana M.Si, yang turut hadir di lokasi kejadian, Ketua Baznas Tubaba, H. Purwanto, menyampaikan bahwa sumbangsih yang diberikan Baznas ini merupakan wujud kepedulian dalam membantu masyarakat yang membutuhkan.
“Kami akan terus bersama masyarakat memberikan pendampingan dan bantuan,” ujar Purwanto.
Ditambahkannya, selain memberikan bantuan logistik dan uang tunai senilai 4 juta bagi warga terdampak bencana di Tiyuh Tunas Asri, Baznas Tubaba juga memberikan santunan bagi Ibu Siti Atik, Rt 23 Rw 5 Tiyuh Candara Jaya yang mengalami kebakaran rumah.
“Bantuan senilai 2 juta kami serahkan langsung di rumahnya bersama perangkat tiyuh setempat,” paparnya.
Sementara itu Bayana memberikan apresiasi kepada Baznas Tubaba yang bergerak cepat membantu warga yang terdampak.
“Mewakili bupati saya ikut prihatin dengan musibah yang dialami warga Tunas Asri, dan berharap warga terdampak bisa cepat bangkit dan mampu mengambil hikmah dibalik musibah ini,” kata dia, seraya mengapresiasi kerja Baznas Tubaba dengan bergerak cepat membantu masyarakat.
Senada diungkapkan Camat Tulangbawang Tengah, Achmad Nazaruddin, dirinya berharap masyarakat bisa menghadapi musibah ini dengan arif dan bijaksana.
“Atas nama pemerintah kecamatan saya turut prihatin terhadap bencana yang dialami oleh warga yang terdampak musibah ini, saya berharap kepada masyarat untuk lebih waspada terhadap perubahan cuaca dan meningkatkan rasa kegotong royongan, kita harus tetap solid dan hidup berdampingan dengan saling bergotong-royong membantu sesama,” harap camat energik ini.
Hadir juga dalam kesempatan tersebut, kepala Dinas BPBD, Babinsa, Babin Kamtibmas dan aparatur tiyuh dan warga terdampak di tiyuh setempat. (Arie/Leni)








