Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba), Ir Hi Umar Ahmad SP, menjadi pembicara pada Festival HAM Semarang Writers Week II Ode untuk kemanusiaan melalui zoom meeting dari Komplek Uluan Nughik, Kamis (17/11).
Diskusi hak mendapatkan pendidikan Tubaba dibalik cerita, pengarusutamaan pendidikan bersama Efrial Ruliandi Silalahi, dan Kepala Bappeda Kota Semarang, Dr Bunyamin MPd,
Umar Ahmad menyampaikan tentang ruang hidup, karena belum berani menyebutnya kota. Sebuah ruang yang didesain untuk ditempati manusia hari ini dan yang akan datang, yaitu Uluan Nughik adalah kota yang dibangun dengan konsep kesederhanaan, kesetaraan dan kelestarian.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Ruang yang kami bangun adalah ciri fisik Tubaba di masa yang akan datang, seperti komplek islamic dan sesat agung,” kata dia.
Upaya Tubaba untuk menjadikan manusia yang layak Tubaba, lanjut dia, adalah dengan pendidikan yang kolaboratif. Selain program Tubaba cerdas, Pemkab juga meluncurkan program kegiatan Tubaba camp, Tubaba pesantren (Pesantrian Tubaba), dan juga sekolah seni Tubaba.
“Kesemua program yang kami jalankan ini harapannya berguna untuk menumbuhkan nilai-nilai, guna pembentukan karakter manusia yang layak Tubaba,” ulasnya.
Menurut Umar, dalam proses-proses perjalanan Tubaba ini, membutuhkan teman dan mudah-mudahan ada semacam kerja sama lebih lanjut dari Pemerintah Kota Semarang sehingga bermanfaat bagi masyarakat.
Bunyamin memberikan apresiasi kepada Bupati Tubaba, dan pihaknya siap membuka tangan untuk bekerjasama dalam dunia pendidikan.
“Kami siap bekerjasama dengan Tubaba dalam memajukan dunia pendidikan, semoga hal ini dapat terlaksana,” singkatnya. (Arie/len)








