Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Ketua Umum Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Pusat, Atal S Depari, mengakui langsung kekaguman dan kebanggaan konsep pembangunan di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) yang dibangun dengan basis kebudayaan.
Kekaguman dan kebanggaan tersebut disampaikan langsung dihadapan jajaran pengurus PWI Provinsi dan Tubaba di Kantor PWI di Kota Budaya Uluan Nughik dan di hadapan Bupati, Umar Ahmad SP, saat dijamu bupati di Rumah Makan Sruit Qyai, Kelurahan Panaragan Jaya.
\”Saya sudah mengunjungi berbagai tempat yang dibangun dengan basis kebudayaan, seperti Patung Megowpak, Taman Batu Rasi Bintang Scorpio, dan kantor PWI yang dibangun sangat unik dan satu-satunya di Indonesia,\” kata dia di hadapan Ketua PWI Provinsi, Supriyadi Alfian, dan jajarannya, serta jajaran pengurus PWI Tubaba, Sabtu sore (19/12).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Atal sapaan akrabnya mengaku, dirinya bisa berkunjung dan berwisata ke Tubaba memang tidak ada rencana, hanya saja ketika diajak Ketua PWI Provinsi Lampung usai menjadi pemateri Acara PWI Provinsi Lampung selama dua hari 18-19 Desember hanya mengiyakan.
\”Rencana saya pulang ke Jakarta Minggu, ke Tubaba tidak ada rencana dan bisa sampai Tubaba ini sangat surprise. Dan keinginan saya ke Tubaba pernah saya utarakan saat kunjungan Safari Jurnalistik PWI Tubaba, dan alhamdulillah bisa terpenuhi hari ini,\” ulasnya.
Mengomentari bangunan Kantor PWI Tubaba yang dibangun menggunakan material bambu dan sangat unik tersebut, Atal sangat mengapresiasi dan berterimakasih kepada Bupati Umar Ahmad dan pemerintah daerah setempat.
\”Semua anggota PWI yang ada di Tubaba harus bangga dengan kantor yang telah dibangun sekarang. Ini sangat unik, sebab sekelas kabupaten punya bangunan seperti ini dan ini sangat luar biasa. Saya yakin kantor PWI Tubaba ini satu-satunya kantor PWI yang unik yang ada di indonesia,\” ujarnya seraya merasa senang dan bangga atas sambutan jajaran PWI Tubaba.
Atal juga memuji Umar Ahmad yang telah mambangun kantor seunik ini.
“Saya yakin bangunan ini bisa berdiri seperti ini karena bupatinya luar biasa, saya benar-benar salut dengan bupati Tubaba yang memiliki ide, jadi saya tak heran kenapa Bupati Tubaba bisa mendapatkan anugerah HPN sebagai kepala daerah yang membangun dengan budaya. Jadi banggalah kalian memiliki kantor seperti ini dan memiliki bupati yang luar biasa” pujinya lagi.
Selain kunjungan ke kantor PWI, Atal S Depari kembali diajak jajaran pengurus PWI Tubaba untuk berkeliling mengunjungi ikon-ikon wisata kabupaten dan sudah banyak dikenal masyarakat dari dalam dan luar daerah bahkan mancanegara seperti Taman Batu Way Penyilean Lassengok di Tiyuh Karta, Kecamatan Tulangbawang Udik, komplek Rumah Panggung di Kota Budaya Uluan Nughik, dan Komplek Islamic Centre Tubaba, sholat magrib dan Isya di Masjid 99 Cahaya Asmaul Husna atau juga dikenal Baitussobur.
Sementara saat dijamu bupati di RM Sruit Qiyai, Atal S Depari kembali mengutarakan kebanggaannya atas konsep pembangunan daerah yang dijalankan Umar Ahmad-Fauzi Hasan dengan konsep mengembangkan kebudayaan. (Arie/len)








