BERBAGI

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Bupati Tulangbawang Barat (Tubaba) Umar Ahmad, SP akan mengganti pejabat ‘pecah ban’ yang tengah menduduki jabatannya saat ini.

Hal itu diungkapkan bupati saat menjawab pertanyaan wartawan soal perolingan pejabat usai mengikuti rapat paripurna pengesahan Raperda perubahan atas Perda nomor 6 Tahun 2016 dan Pembicaraan tingkat I atas 6 (enam) Raperda Kabupaten Tulang Bawang Barat Tahun 2020, serta paripurna internal pembentukan pansus di Kantor DPRD setempat, Selasa (10/11).

Hingga saat ini masih ada pejabat eselon II yang kurang memiliki kemampuan managerial apalagi memiliki kemampuan berinovasi dan kreatifitas yang tinggi, sehingga kerjanya macet alias pecah ban. Sementara, situasi daerah dan masyarakat Kabupaten Tubaba saat ini semakin berkembang sesuai dengan tingkat kemajuan pembangunan yang dicapai.

“Tahun ini semua pejabat yang ditugaskan di setiap SKPD semua aspek akan dievaluasi termasuk kompetensinya. Tahun ini ada pejabat yang sudah masuk masa pensiun, ada juga yang tidak memiliki kemampuan, pecah ban,” tegasnya.

Menurut bupati, soal pejabat yang akan mengisi jabatan-jabatan eselon tersebut tidak mengharuskan putra daerah atau diisi oleh pejabat dari luar kabupaten. Sebab, semua adalah Pegawai Negeri Sipil Republik Indonesia dan memiliki kesempatan yang sama.

“Semua¬†memiliki kesempatan yang sama menjadi pimpinan SKPD di Kabupaten Tubaba. Ada juga pejabat eselon III yang mungkin mendapatkan promosi, dan kita lihat nanti hasil evaluasi dan kemampuan kinerjanya,” ungkap Umar saat menjawab apakah ada pejabat dari luar daerah, dan pejabat eselon III ada akan mendapat promosi jabatan.

Sementara, hingga saat ini Pemkab Tubaba sedang melaksanakan uji kompetensi terhadap 24 pejabat eselon II yang merupakan rangkaian kegiatan yang bertujuan sebagai evaluasi dan seleksi pejabat jabatan pimpinan tinggi pratama (JPTP) guna menentukan pejabat yang bersangkutan akan dimutasi atau tetap pada jabatan semula.

Disisi lain, juga terdapat 4 jabatan eselon II yang kosong seperti Kadis Perikanan, Kadis Nakertrans, Kadis Sosial yang tengah diisi pelaksana tugas (Plt), Asisten II masih belum terisi, termasuk jabatan sekda yang tengah diisi Penjabat (Pj).

Bahkan, terdengar desas desus ada pejabat eselon II yang bakal nonjob, dan pindah ke luar kabupaten.(Arie).

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here