Selain Corona, Masyarakat Perlu Waspadai Ancaman DBD

Redaksi

Minggu, 22 Maret 2020 - 18:16 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pringsewu (Netizenku.com): Saat ini masyarakat terfokuskan terhadap sebaran pandemi Corona Virus Desease (Covid-19). Namun demikian, masyarakat juga tetap diimbau untuk turut waspada terhadap ancaman demam berdarah.

Salah satu masyarakat Pringsewu, Andres Andoyo mengatakan, semua wabah penyakit itu berbahaya bagi tubuh, apalagi yang sekarang adanya virus corona yang efek menularnya langsung interaksi kepada manusia itu sendiri.

\”Untuk itu kita jangan larut ketakutan pada virus corona saja, karena DBD juga bisa menyebabkan kematian, sehingga untuk menghindari wabah penyakit tersebut kita harus bersama-sama menjaga kebersihan di lingkungan kita, kebersihan di keluarga kita, agar semua harus bersih kita harus hidup bersih,\” ujarnya saat dihubungi via telpon.

Baca Juga  PSI Pringsewu Bagikan Takjil dan Kunjungi Ponpes

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dilanjutkannya, mulailah dari sekarang bersih-bersih lingkungam tempat tinggal yang menjadi ruang berkembang biaknya jentik nyamuk.

\”Terlebih tempat air yang menggenang, seperti bak mandi, tempat minum burung, sebaiknya bila ada barang bekas tersebut bila tidak berguna ditimbun di dalam tanah,\” ujarnya, Minggu (22/3).

Baca Juga  Dari Kondusif hingga Chaos, Ini Skenario Latihan Pengamanan Polres Pringsewu

Andres juga menyoroti pedagang ternak, pemilihara ternak yang tempat air minum ternak tersebut tidak dibersihkan setiap hari. Diakuinya ia pernah menemukan jentik nyamuk yang berkembang dalam tempat minum ternak tersebut.

\”Apalagi kita ketahui Kabupaten Pringsewu banyak terdapat gedung-gedung sarang burung walet, yang secara otomatis di dalam sarang burung walet ada genangan airnya, hal itu juga harus diperhatikan bagi peternak sarang burung walet bila tempat genangan air tersebut tidak dibersihkan, maka akan menimbulkan bintik-bintik nyamuk Aedes aegypti,\” ujarnya.

Baca Juga  Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Ia berharap, kepada pihak terkait memberikan imbauan, atau sidak ke tempat pedagang ternak, pemelihara ternak, adapun ke masyarakat untuk menjaga kebersihan lingkungan dari genangan air, dan sarang burung walet juga harus diperiksa di dalam gedung-gedung tersebut untuk dipastikan agar genangan air setiap hari dibersihkan.

  1. \”Karena pada dasarnya lebih baik mencegah sebelum terjadi timbulnya penyakit,\” tegasnya. (Reza)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Sicantiks
Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren
Empat Pelaku Curanmor Beraksi di Pringsewu, Dua Kabur
Dari Kondusif hingga Chaos, Ini Skenario Latihan Pengamanan Polres Pringsewu
PWI Pringsewu Pererat Solidaritas Lewat Halalbihalal Idulfitri 1447 H
Bupati Pringsewu Tekankan Semangat Pendiri Sebagai Motor Pembangunan Daerah
Upacara HUT ke-17, Pringsewu Teguhkan Komitmen Menuju Daerah Makmur
Kejari Pringsewu Eksekusi Uang Pengganti Korupsi Rp1,8 Miliar

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 15:23 WIB

Rolling 51 Kepsek SMA-SMK di Lampung, Disdikbud Tekankan Peningkatan Mutu Pendidikan

Selasa, 14 April 2026 - 12:35 WIB

Wagub Lampung Dampingi Wamenkes Tinjau Puskesmas, Perkuat Penanganan TBC

Senin, 13 April 2026 - 15:35 WIB

DPRD Lampung Dalami Dugaan Kelalaian RSIA Puri Betik Hati

Senin, 13 April 2026 - 15:25 WIB

DPRD Lampung Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah

Jumat, 10 April 2026 - 21:54 WIB

Ketua DPRD Lampung Tekankan Kualitas Proyek Jalan Jabung–Labuhan Maringgai

Jumat, 10 April 2026 - 21:49 WIB

Direktur BPJS Kesehatan Tinjau Layanan RSUD Abdul Moeloek

Jumat, 10 April 2026 - 14:01 WIB

Pemprov Lampung dan KLH Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu

Kamis, 9 April 2026 - 18:05 WIB

Kunjungan Wisata di Lampung Meningkat Pasca Lebaran 2026

Berita Terbaru

Pringsewu

Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Selasa, 14 Apr 2026 - 20:42 WIB

Pesawaran

BPS Pesawaran Canangkan Desa Cantik 2026

Selasa, 14 Apr 2026 - 18:14 WIB