Wabup Pringsewu Sidak Gedung Walet Berbau Menyengat, 30 Karung Bangkai Kelelawar Dievakuasi

Reza

Rabu, 22 April 2026 - 20:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menindaklanjuti laporan masyarakat terkait bau menyengat yang mengganggu kenyamanan warga, Wakil Bupati Pringsewu, Hj. Umi Laila, melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sebuah gedung sarang burung walet di belakang Pendopo, Lingkungan I, Kelurahan Pringsewu Selatan, Rabu (22/4/2026).

Pringsewu (Netizenku.com): Sidak tersebut dihadiri Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pringsewu Ali Subagio, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) A. Handri Yusuf, perwakilan Dinas Lingkungan Hidup, Camat Pringsewu Cristianto Sani, lurah setempat, serta aparat lingkungan, Babinsa, dan Bhabinkamtibmas.

Wakil Bupati Umi Laila mengungkapkan, bau tidak sedap berasal dari bangkai hewan dalam jumlah besar yang ditemukan di dalam gedung walet tersebut.

Baca Juga  Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pasar Malam, Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kami menerima laporan adanya bau menyengat dalam radius sekitar 500 meter. Setelah ditinjau, ditemukan puluhan ribu bangkai yang baru beberapa hari ini mulai dibersihkan oleh pengelola,” ujarnya.

Ia menegaskan kepada para pengusaha sarang burung walet di Kabupaten Pringsewu agar lebih memperhatikan kondisi usahanya, terutama gedung yang sudah tidak produktif.

“Gedung walet yang tidak produktif harus ditinjau kembali izinnya. Jika menimbulkan dampak bagi masyarakat, harus segera ditangani agar tidak memicu protes warga,” tegasnya.

Baca Juga  Polisi Serahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan

Pemerintah daerah juga meminta agar bangkai hewan yang masih berada di lokasi segera dibersihkan dan dikubur guna mencegah dampak kesehatan serta pencemaran lingkungan yang lebih luas.

“Kami beri tenggat hari ini untuk membersihkan dan mengubur bangkai tersebut karena baunya semakin menyengat,” tambahnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan Kabupaten Pringsewu, dr. Ulin Noha, melalui keterangan tertulis menyampaikan bahwa pihaknya bersama Dinas Kesehatan, DPMPTSP, serta aparat kecamatan dan kelurahan telah melakukan penanganan awal di lokasi.

“Telah dilakukan pembersihan dan penyemprotan disinfektan oleh Dinas Kesehatan,” jelasnya.

Baca Juga  Bupati Hadiri Buka Puasa Bersama PWI Pringsewu

Berdasarkan informasi dari aparat lingkungan setempat, hingga saat ini telah dikeluarkan sekitar 30 karung bangkai kelelawar, masing-masing 15 karung pada hari sebelumnya dan hari ini. Diperkirakan masih terdapat sekitar 50 karung bangkai yang belum dievakuasi.

Gedung sarang burung walet tersebut memiliki tinggi sekitar 20 meter dengan empat lantai, sehingga proses pembersihan dilakukan secara bertahap.

Pemerintah Kabupaten Pringsewu memastikan akan terus memantau proses pembersihan serta mengevaluasi keberadaan gedung-gedung walet yang dinilai tidak produktif dan berpotensi mengganggu lingkungan. (*)

Berita Terkait

Pemuda 19 Tahun Ditangkap di Pasar Malam, Jadi Tersangka Kekerasan Seksual Anak
Bupati Pringsewu Takziah ke Keluarga PMI Meninggal di Malaysia, Salurkan Bantuan
Pemkab Pringsewu Gelar Lomba Bertutur, Perkuat Budaya Literasi Anak
KONI Pusat Survei Venue Olahraga Dayung dan Ski Air PON 2032 Di Kabupaten Pringsewu 
Polisi Serahkan 5 Pencuri Sapi ke Kejari Pringsewu, Siap Disidangkan
Bupati Pringsewu Canangkan Desa Cantik
Bupati Pringsewu Buka Sosialisasi Literasi dan Inklusi Keuangan Sicantiks
Pemkab Pringsewu Dukung Ranperda Fasilitasi Pesantren

Berita Terkait

Rabu, 22 April 2026 - 20:30 WIB

HUT ke-13 Pesibar, DPRD Lampung Minta Fokus Peningkatan Kualitas Pendidikan dan Pariwisata

Rabu, 22 April 2026 - 16:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Kenaikan BBM Non Subsidi, Minta Pengawasan Distribusi Diperketat

Rabu, 22 April 2026 - 09:41 WIB

Bupati Nanda Ajak Warga Taat Bayar Pajak PBB

Selasa, 21 April 2026 - 12:46 WIB

Wagub Jihan Kunker ke Kemenkes, Dorong Layanan Kesehatan Lebih Merata

Selasa, 21 April 2026 - 12:38 WIB

Gubernur Lampung Sambut Kolaborasi Desaku Maju dan Desa BRILiaN BRI, Dorong Ekonomi Desa Berbasis Potensi Lokal

Selasa, 21 April 2026 - 11:14 WIB

Limbah Dapur MBG Dikeluhkan Warga, Pemprov Lampung Perketat Pengawasan dan Siapkan Sanksi Tegas

Selasa, 21 April 2026 - 10:53 WIB

Ghofur Usul Raperda untuk Kepastian Hukum Pengrajin Tanah Liat

Senin, 20 April 2026 - 21:57 WIB

MBG Belum Maksimal Gerakkan Ekonomi Desa, DPRD Lampung Dorong Kemitraan SPPG dengan BUMDes

Berita Terbaru