Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Sekertaris Daerah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), Ir Novriwan Jaya SP, meminta dalam pengelolaan Pasar Pulung Kencana, melibatkan sumber daya manusia (SDM) dari tiyuh setempat, serta mengharapkan tidak adanya premanisme kedepannya.
Hal itu disampaikan Sekda Tubaba pada acara Fokus Group Discussion (FGD) Pasar Pulung Kencana di Ruang Rapat Bupati, Senin (13/12).
“Dalam diskusi ini saya inginkan para dinas terkait, camat, dan aparatur tiyuh banyak memberi masukan, baik masukan dari pengelolaan pasar maupun operasionalnya,” ujar Novriwan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Menurutnya, semua pihak berkepentingan di dalam membangun maupun mengelola sebuah pasar, baik itu masyarakat, Pemerintah Daerah, dan Pemerintahan Tiyuh. Untuk diketahui dalam visi misi pembangunan Pasar Pulung Kencana bertujuan bukan hanya untuk central bisnis saja, tetapi juga menjadi salah satu icon wisata di Kabupaten Tubaba.
“Tujuan kita sama, yang perlu digarisbawahi adalah pasar ini akan menjadi salah satu icon kita semua. Yang sudah kita rencanakan jangan sampai tidak berjalan, jika terdapat perbaikan sebaiknya langsung diperbaiki dan sama-sama kita tata kembali,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Koperasi Mikro Kecil Menengah, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Kabupaten Tubaba, Khoirul Amri, menjelaskan bahwa acara FGD serupa pernah diadakan juga dengan pihak-pihak terkait. Sementara pada hari ini fokus pembahasan rencana pemindahan para pedagang Pasar Pulung Kencana.
“Paling lambat di bulan Januari tahun 2022 kita sudah memindahkan para pedagang di bangunan Pasar Pulung Kencana yang baru, kami sudah membentuk tim dan sudah melakukan pendataan pedagang-pedagang,” kata khoirul.
Diakuinya, beberapa hari lalu pihaknya juga telah mengadakan rapat dengan kepala tiyuh dan aparatur Pulung Kencana, guna mencocokkan kesamaan data para pedagang lama.
“Kami telah mensosialisasikan dan menyamakan data para pedagang lama dengan pihak aparatur Tiyuh Pulung Kencana. Dan alhamdulillah datanya sudah klop dan sudah kita berita acarakan, sehingga ini nanti yang akan menjadi dasar langkah kita kedepan,” jelasnya.
Terkait rencana pemindahan pedagang, pihaknya terus melakukan sosialiasi secara terjadwal kepada para pedagang. Bahkan pihaknya juga telah menjadwalkan pertemuan dinas terkait dengan pengelola Pasar Pulung Kencana terkait besaran biaya listrik dan retribusi pasar baik sewa menyewa ruko, kebersihan, dan parkir.
“Ke depan kami juga akan merekrut pekerja-pekerja pasar baik keamanan maupun kebersihan. Mereka akan kami breafing terlebih dahulu sebelum menjalankan tugasnya. Untuk keamanan, selain menempatkan petugas, kita juga akan memasang CCTV di beberapa titik,” ulasnya Khoirul.
FGD tersebut dihadiri oleh, Sekda Tubaba Novriwan jaya, Asisten II Tubaba Nahkoda, Camat Tulang Bawang Tengah Achmad Nazaruddin, Kepala Tiyuh Pulung Kencana Hendarwan, Tim Itera, dan para dinas terkait.(Arie/leni)








