Satgas Covid-19 Tubaba Mulai Batasi Kerumunan

Redaksi

Sabtu, 10 Juli 2021 - 14:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Satuan Tugas penanganan Covid-19 Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) mulai membatasi segala macam bentuk kegiatan yang mengundang kerumunan sejak Jumat (9/7).

Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Pembatasan Kegiatan Keramaian dalam upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Tulang Bawang Barat nomor:360/148/III.07/TUBABA/VII/2021 tentang Pembatasan Kegiatan Keramaian dalam upaya Pencegahan dan Pengendalian Covid-19 di Kabupaten Tulang Bawang Barat.

Ini juga sebagai upaya tindaklanjut Instruksi Mendagri (Inmendagri) nomor 17 tahun 2021 tentang PPKM berbasis Mikro, Surat Edaran Gubernur Lampung serta hasil rapat Satgas Penanganan Covid-19 tanggal 8 Juli 2021.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Atas dasar itu, Satgas Penanganan Covid-19 Kabupaten Tubaba mulai melakukan pembatasan segala bentuk kegiatan masyarakat yang dapat menimbulkan kerumunan dan berpotensi menjadi penyebaran Covid-19,” ungkap Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesra Pemkab Tubaba, Drs. Bayana, M.Si, Sabtu (10/7).

Baca Juga  830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba

Segala macam kegiatan yang mengundang kerumunan dan dilakukan pembatasan yakni pelaksanaan kegiatan makan dan minum di tempat umum (warung makan, rumah makan, kafe, lapak jajanan) dibatasi sebanyak maksimal 25% kapasitas. Kegiatan rapat, seminar dan pertemuan tatap muka di tempat umum dibatasi hingga maksimal kapasitas 25%.

Sementara kegiatan belajar-mengajar disesuaikan dengan pengaturan teknis dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi.

“Sementara yang wajib ditutup sementara waktu yakni Penyelenggaraan tempat hiburan (karaoke, hiburan malam, panti pijat, dan sejenisnya), dan pelaksanaan kegiatan seni, budaya dan sosial kemasyarakatan lainnya agar ditunda untuk sementara waktu,” terangnya.

Sementara terkait acara pernikahan, khitanan/hajatan dan lainnya boleh dilakukan dengan ketentuan yakni pernikahan hanya dilakukan sebatas akad nikah di KUA/rumah, hanya diperbolehkan dihadiri oleh keluarga dan undangan tidak melebihi 50 orang tanpa menyediakan hidangan makanan di tempat.

Baca Juga  Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan

Selanjutnya, pelaksanaan kegiatan hanya dilakukan di siang hari antara pukul 08.00-15.00 WIB tanpa ada hiburan musik dan sejenisnya, serta tidak ada kontak fisik selama acara berlangsung dengan tetap mematuhi dan menyediakan alat protokol kesehatan.

“Pembatasan semua kegiatan ini mulai berlaku sejak Jum’at 9 Juli 2021 hingga waktu yang akan ditentukan kemudian hari, sesuai kondisi di lapangan, Surat Edaran akan segera kami kirimkan kepada seluruh pemangku kepentingan di Tulang Bawang Barat,” tambahnya.

Di tempat berbeda, Ketua Satgas Penanganan Covid-19 Tulang Bawang Barat, Umar Ahmad, SP menegaskan bahwa jika terjadi pelanggaran terhadap aturan tersebut di atas, maka pelanggar akan dikenakan sanksi berlapis terkait Undang-undang tentang Wabah Penyakit Menular, Kekarintanaan Kesehatan, Perda, Perbup dan peraturan perundangan-undangan lainnya.

Baca Juga  Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha

Sekretaris Daerah Kabupaten Tubaba, Novriwan Jaya SP, juga mengharapkan kepada seluruh warga masyarakat untuk dapat dengan serius mematuhi protokol kesehatan dan peraturan pemerintah dalam menanggapi lonjakan kasus Covid-19 yang kian meningkat.

Berdasarkan data Dinas Kesehatan Tubaba, Sabtu (10/7) kasus Covid-19 di kabupaten setempat yakni pasien total konfirmasi positif sebanyak 363 orang, secara rinci pasien positif dirawat di RSUD Tubaba sebanyak 4 orang,  pasien positif dirawat di RS Lainnya sebanyak 12 orang, pasien positif isolasi mandiri sebanyak 22 orang,  pasien negatif/selesai isolasi sebanyak 291 orang, dan pasien positif meninggal dunia sebanyak 34 orang, serta orang yang memiliki kontak erat dengan pasien positif sebanyak 105 orang. (Arie/leni)

Berita Terkait

Remind Festival 2026 Dongkrak UMKM Tubaba
Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan
Ratusan Peserta Meriahkan Color Run Remind Festival 2026 di Tubaba
Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis
Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia
830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba
Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba
Tubaba Resmi Terapkan Sinergi Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 17:24 WIB

DPRD Lampung Minta Kendala Teknis Sekolah Rakyat Segera Diselesaikan

Senin, 13 Juli 2026 - 14:04 WIB

DPRD Lampung Sebut Kebijakan Presiden dan Gubernur Mulai Dongkrak Kesejahteraan Petani

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:01 WIB

PPM Bandar Lampung Turut Sukseskan Gerakan Radin Inten Asri

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Selasa, 14 Jul 2026 - 12:39 WIB

Tulang Bawang Barat

Remind Festival 2026 Dongkrak UMKM Tubaba

Senin, 13 Jul 2026 - 13:30 WIB