Pusat Kurangi Transfer Daerah Tubaba Senilai Rp16 Miliar

Redaksi

Kamis, 3 Juni 2021 - 21:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemerintah Pusat mengurangi (merefocussing) dana Transfer Daerah ke Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dari Dana Alokasi Umum (DAU) dan Dana Alokasi Khusus (DAK) mencapai Rp16 miliar.

Pengurangan dana transfer daerah tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor: 17/PMK.07/2021 tentang pengelolaan transfer ke daerah dan dana desa tahun anggaran 2021 dalam rangka mendukung penanganan pandemi Covid-19 dan dampaknya yang diundangkan pada 16 Februari 2021.

Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), Mirza Irawan, melalui Sekretaris, Mukmin, mengungkapkan dana transfer DAU dan DAK dari Pemerintah Pusat pada awal tahun 2021 mengalami pengurangan lantaran pemerintah masih memfokuskan penanganan pandemi Covid-19.

Baca Juga  Proyek Irigasi Rp48 Miliar di Tubaba Diduga Mangkrak

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Sesuai PMK 17 2021, Tubaba mendapat pengurangan tranfer dana dari pusat (refocussing) dari DAU sekitar Rp14 Miliar lebih dari rencana awal Rp450,827 Miliar menjadi Rp436,388 Miliar,  dan dari DAK sekitar Rp2 Miliar lebih,” kata dia saat di konfirmasi terkait dana refocussing dan realokasi di pemkab setempat, di ruang kerjanya, Kamis (3/6).

Menurutnya, dengan adanya pengurangan dana transfer tersebut sangat mempengaruhi terhadap alokasi belanja yang telah di susun dalam APBD Kabupaten Tubaba tahun 2021. Namun, hingga saat ini dengan refocussing tersebut pemkab tidak melakukan pemotongan pagu anggaran yang sudah disusun di masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

Baca Juga  Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia

“Pengurangan tansfer dana dari pusat ini tidak ada yang mengganggu belanja kegiatan satker. Bahkan, pada program dan kegiatan yang menyentuh langsung dengan masyarakat seperti Alokasi Dana Desa, Dana Desa, vaksinasi, perbaikan jalan, dan kegitan lain yang menyentuh langsung dengan kepentingan, kesejahteraan masyarakat,” ulasnya.

Menurutnya, kemungkinan jika ke depan pemerintah pusat tidak kembali melakukam refocussing anggaran ke daerah (kedua-red), untuk menyesuaikan pendapatan dan belanja daerah agar tidak terjadi defisit anggaran pada akhir tahun lantaran pemkab tidak mengambil kebijakan mengurangi anggaran di masing-masing satker, maka Pemkab akan mengurangi alokasi anggaran dari belanja pegawai dengan tetap memenuhi hak dasar para pegawai.

Baca Juga  DPRD Tubaba Soroti Proyek Irigasi Rp48,35 Miliar

“Kita lihat di akhir tahun, jika kemampuan anggaran daerah sudah tidak mampu, kemungkinan kita bisa mengurangi belanja pegawai seperti pada item tambahan penghasilan, insentif, dan honorarium. Akan tetapi, sampai pertengahan tahun ini untuk memenuhi belanja pegawai anggarannya masih cukup. Tetap bagaimana regulasinya kedepannya, nanti menjadi kebijakan pimpinan,” tukas Mukmin. (Arie/len)

Berita Terkait

Remind Festival 2026 Dongkrak UMKM Tubaba
Resital Sekolah Seni Tubaba Jadi Refleksi 10 Tahun Pengembangan Kebudayaan
Ratusan Peserta Meriahkan Color Run Remind Festival 2026 di Tubaba
Dekatkan Diri dengan Warga, NasDem Tubaba Gelar Program Cukur Gratis
Dinsos Tubaba Salurkan Alat Bantu bagi 89 Penyandang Disabilitas dan Lansia
830 Mahasiswa UM Metro Jalani KKN dan PLP di Tubaba
Pangdam XXI/Radin Inten Tinjau Koperasi Merah Putih di Tubaba
Tubaba Resmi Terapkan Sinergi Pelaksanaan Pidana Kerja Sosial

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 17:24 WIB

DPRD Lampung Minta Kendala Teknis Sekolah Rakyat Segera Diselesaikan

Senin, 13 Juli 2026 - 14:04 WIB

DPRD Lampung Sebut Kebijakan Presiden dan Gubernur Mulai Dongkrak Kesejahteraan Petani

Sabtu, 11 Juli 2026 - 13:01 WIB

PPM Bandar Lampung Turut Sukseskan Gerakan Radin Inten Asri

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:55 WIB

DPRD Lampung Apresiasi Program Pupuk Organik Cair, Dinilai Tingkatkan Hasil Panen

Kamis, 9 Juli 2026 - 12:47 WIB

Mikdar Ilyas, Liburnya Program MBG Berdampak pada Harga Hasil Pertanian di Lampung

Rabu, 8 Juli 2026 - 18:07 WIB

Temu Wilayah Pesantren Warnai Harlah ke-28 PKB, Perkuat Sinergi Ciptakan Lingkungan Aman

Selasa, 7 Juli 2026 - 18:07 WIB

Akademisi Unila Soroti Dampak Kenaikan Tarif Tol BTB

Selasa, 7 Juli 2026 - 16:14 WIB

Gubernur Lampung Dorong POC dan Hilirisasi Demi Tingkatkan Kesejahteraan Petani

Berita Terbaru

Pringsewu

Pringsewu Perkuat Reforma Agraria untuk Dorong Ekonomi Warga

Selasa, 14 Jul 2026 - 12:39 WIB

Tulang Bawang Barat

Remind Festival 2026 Dongkrak UMKM Tubaba

Senin, 13 Jul 2026 - 13:30 WIB