Pemkab Tubaba Gulirkan Asuransi Gratis Pemilik Ternak sapi dan Kerbau

Redaksi

Kamis, 17 Februari 2022 - 16:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tulangbawang Barat (Netizenku.com): Pemerintah Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba), menggulirkan asuransi gratis bagi masyarakat pemilik usaha ternak sapi dan kerbau di kabupaten setempat.

Asuransi ternak gratis tersebut akan digulirkan untuk dua (2) ribu ekor sapi dan kerbau betina produktif melalui program Asuransi Usaha Ternak Sapi Kerbau (AUTSK) yang menjadi program Kementerian Pertanian.

Kepala Dinas Peternakan, drh Nazaruddin, melalui Sekretaris, Supardiono, mengatakan program asuransi ternak yang akan digulirkan pada tahun 2022 ini sebanyak 2 ribu ekor sapi/kerbau. Program asuransi ini melanjutkan program Kementerian Pertanian yang telah memberikan asuransi ternak dengan subsidi premi sebesar 80 persen dari nilai tanggungan premi yang harus dibayarkan petani senilai Rp200 ribu perekor/tahun.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Jika pakai asuransi mandiri, petani harus bayar premi asuransi sebesar Rp200 ribu perekor/tahun. Nah, dari Kementan disubsidi sebesar 80 persen sehingga petani hanya membayar premi asuransi sebesar Rp40 ribu perekor/tahun. Nah, dari Pemkab Tubaba premi asuransinya disubsidi lagi sebesar 20 persen dengan nilai Rp40 ribu perekor/tahun tersebut. Sehingga tahun ini petani yang akan mendapatkan asuransi ternak ini tidak ada beban bayar premi asuransi alias gratis,” kata dia didampingi Devita Sari, Kabid Perbibitan dan Produksi Peternakan, Kamis (17/2).

Baca Juga  Tergabung di Kloter 18, Ratusan Jamaah Haji Tubaba Bertolak ke Asrama Rajabasa

Menurutnya, program asuransi ternak melalui program AUTSK Kementan ini telah bergulir di Tubaba sejak 2018. Pada tahun 2021, Pemkab Tubaba mendapatkan kuota asuransi ternak sebanyak 511 ekor/tahun.

“Memang sudah bergulir sejak 2018. Tapi untuk data dua tahun terakhir yakni pada tahun 2020 Tubaba mendapat asuransi ternak sebanyak 118 ekor/tahun, dan pada 2021 mendapatkan asuransi ternak sebanyak 511 ekor/tahun. Tahun 2022 ini ada penambahan kuota sebanyak 1489 ekor/tahun dengan total keseluruhan asuransi ternak untuk Tubaba sebanyak 2 ribu ekor/tahun,” ulasnya.

Baca Juga  Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.

Untuk mendapatkan program asuransi ternak (AUTSK) ini, petani harus memiliki sapi atau kerbau betina produktif sehat berumur minimal 1 tahun, tergabung dalam gabungan/kelompok peternak, memiliki Nomor Induk Kependudukan, dan nomor tanda ternak (eartag).

“Program ini akan kita gulirkan untuk ternak sapi/kerbau di 9 kecamatan, dan peternak yang telah mendapatkan program ini pada 2021 sebanyak 511 ekor tersebut tetap kita prioritaskan dan maksimal satu peternak mendapatkan asuransi hanya 5 ekor guna pemerataan. Saat ini kami tengah melakukan pendataan untuk penambahan penerima asuransi, dan MoU dengan pihak ketiga yakni Jasindo selaku pihak asuransi ternak yang ditunjuk oleh Kementan,” tambah Devita Sari.

Tujuan dari bantuan premi asuransi ternak, lanjut dia, untuk memberikan perlindungan kepada usaha peternak jika terkena risiko kematian diantaranya diakibatkan oleh kematian/kehilangan, kecelakaan, bencana alam termasuk wabah penyakit melalui skema pertanggungan asuransi. Dari program AUTS/K ini peternak yang terkena resiko tersebut akan mendapatkan ganti rugi dari klaim asuransi mencapai Rp10 juta/ekor sehingga peternak dapat melanjutkan usahanya,” terangnya.

Baca Juga  Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Dia menjelaskan, besaran klaim asuransi yang akan diterima peternak akibat risiko kematian, kehilangan/pencurian, bencana tersebut yakni untuk biaya pertanggungan akibat kematian melahirkan atau akibat terkena penyakit senilai 10 juta/ekor, kehilangan atau pencurian mendapatkan biaya pertanggungan asuransi senilai Rp7 juta, dan potong paksa akibat sakit dan hasil rekomendasi dokter hewan mendapat biaya pertanggungan asuransi senilai Rp5 juta/ekor.

“Syarat untuk mendapatkan program asuransi ternak, dan klaim asuransi ini sudah diatur dalam Keputusan Menteri Pertanian RI Nomor : 02/Kpts/SR.210/B/01/2022 tentang Pedoman Bantuan Premi Asuransi Usaha Ternak Sapi Kerbau yang dikeluarkan pada 17 Januari 2022,” tutupnya. (Arie/Leni)

Berita Terkait

Tubaba Usulkan Sekolah Nasional Terintegrasi, Siapkan Kawasan Pendidikan Bertaraf Internasional
Tubaba Siapkan Tim Lintas Sektor untuk Awasi Aktivitas Usaha
Tulang Bawang Barat Targetkan Siltap Aparatur Tiyuh Dibayar Sebelum Iduladha
Program Tubaba Berkurban 2026 Himpun 7 Sapi dan 477 Kambing
Wabup Tubaba Gotong Royong Perbaiki Jalan Bersama Warga
Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba
Wabup Nadirsyah Lantik 30 Pejabat Tubaba, Tekankan Capaian Target Program.
Tubaba Q Sehat, Jemput Bola Layanan Kesehatan Gratis di 16 Titik

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:04 WIB

Polres Pringsewu Gagalkan Tawuran Remaja, Tiga Pelaku dan Celurit Diamankan

Jumat, 22 Mei 2026 - 16:01 WIB

Wabup Pringsewu Buka Penyaluran Bantuan Pangan 2026 di Pardasuka

Kamis, 21 Mei 2026 - 18:03 WIB

Pemkab Pringsewu Apresiasi Perbaikan Jalan Provinsi oleh Pemprov Lampung

Kamis, 21 Mei 2026 - 17:58 WIB

LSM Trinusa Unras di DPRD dan Kejari Pringsewu, Polisi Fasilitasi Dialog

Rabu, 20 Mei 2026 - 23:26 WIB

Bupati Pringsewu Salurkan Bantuan Pangan untuk 693 KPM Rejosari

Selasa, 19 Mei 2026 - 10:52 WIB

Bupati Pringsewu Dukung Polda Lampung Tindak Tegas Pelaku Begal

Senin, 18 Mei 2026 - 13:44 WIB

Bupati Pringsewu Resmikan SDN 1 Gunungraya Jadi Sekolah Definitif

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:20 WIB

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah

Berita Terbaru

Terindikasi banyak melenceng dari juknis, KPK “pelototi” program MBG. (Ilustrasi: Netizenku)

Celoteh

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

Lampung

DPRD Lampung Kritik Tajam LKPJ Pemprov 2025

Senin, 25 Mei 2026 - 21:49 WIB

Lampung Barat

Siswi SMAN 1 Liwa Raih Beasiswa Kedokteran Gigi Unsyiah

Senin, 25 Mei 2026 - 21:34 WIB