Pelatihan dan Penyerahan Modal Usaha, PLN Dorong Kemandirian Pesantren di Lampung

Leni Marlina

Jumat, 19 Juli 2024 - 20:13 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

General Manager PLN UID Lampung, Sugeng Widodo, menyampaikan sambutan pada pembukaan Pelatihan Kelistrikan dan Kewirausahaan di Pondok Pesantren Tahsinul Khuluq, Bandarlampung. (Ist/NK)

General Manager PLN UID Lampung, Sugeng Widodo, menyampaikan sambutan pada pembukaan Pelatihan Kelistrikan dan Kewirausahaan di Pondok Pesantren Tahsinul Khuluq, Bandarlampung. (Ist/NK)

Bandarlampung (Netizenku.com): PT PLN (Persero) Unit Induk Distribusi (UID) Lampung melalui Program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PLN Peduli, menggelar Pelatihan Kelistrikan dan Kewirausahaan bagi 40 pengurus Pondok Pesantren Tahsinul Khuluq, Kelurahan Rajabasa Jaya, Rajabasa, Bandarlampung.

Dalam penyelenggaraan pelatihan yang berlangsung selama dua hari tersebut, PLN juga memberikan bantuan modal usaha barang berupa perangkat tenda tarup dan perlengkapan sound system, acara untuk kemudian dapat dikembangkan oleh pengurus pesantren sebagai bisnis mandiri penyewaan tenda tarup dan sound system.

Ketua Pondok Pesantren Tahsinul Khuluq, Ferry Fadlan, menyampaikan sambutan baiknya kepada PLN yang telah mengadakan program TJSL ini untuk Ponpes yang merupakan rumah didik bagi kurang lebih 85 santri.

Baca Juga  3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Mewakili segenap pengurus, santri, serta masyarakat di sekitar Ponpes Tahsinul Khuluq ini, saya mengucapkan terima kasih karena PLN telah memberikan bantuan berupa pelatihan dan modal kami untuk membuka usaha penyewaan tenda tarup dan sound system,” kata Ferry.

Dalam sambutannya pada Selasa (16/7/2024) Ferry juga mengungkapkan harapannya agar program ini dapat terus berkelanjutan yang kemudian manfaatnya tidak hanya untuk ponpes melainkan juga untuk masyarakat sekitar.

“Kami juga memohon dukungan, bimbingan, dan arahan agar pemberian yang sangat bermanfaat berupa wawasan dan ilmu baru ini dapat benar-benar diaplikasikan oleh pengurus serta masyarakat sekitar. Kami juga berharap PLN sebagai perusahaan BUMN dapat terus memberikan manfaat, khususnya bagi masyarakat di Provinsi Lampung,” ungkap Ferry Fadlan.

Baca Juga  Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS

Sementara itu, General Manager PLN UID Lampung, Sugeng Widodo, yang juga hadir pada acara pembukaan Pelatihan Kelistrikan dan Kewirausahaan menjelaskan dalam sambutannya misi PLN untuk menjalankan amanah penyaluran bantuan TJSL dari Kementrian BUMN melalui program PLN Peduli yang dalam hal ini berdasar pada Pilar Pemberdayaan Ekonomi.

“Besar harapan kami melalui Program Pelatihan Kelistrikan dan Kewirausahaan serta penyerahan modal usaha berupa perangkat tenda tarup dan perlengkapan sound system ini dapat bernilai ekonomi guna mewujudkan Pondok Pesantren Tahsinul Khuluq yang semakin mandiri,” jelas Sugeng.

Baca Juga  Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung

Dalam penyelenggaraan pelatihan ini, PLN bekerja sama dengan Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Bandar Lampung (UBL) untuk mendatangkan pemateri mengenai kewirausahaan sekaligus teknisi untuk pengoperasian perangakat sound system yang membutuhkan keahlian khusus.

“Kami juga disini menggandeng LPPM UBL yang dapat memberikan insight mengenai wirausaha serta untuk mengawal kegiatan bisnis yang akan dimulai oleh rekan-rekan pengurus ponpes sehingga tentunya dapat berkelanjutan. Selain itu, kami juga mohon doa, restu, dan dukungannya agar PLN bisa terus memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat,” tutup Sugeng Widodo. (Leni)

Berita Terkait

Solusi Banjir Kota Bandar Lampung, Forum DAS Siapkan 1.500 Titik Prioritas
Smart BRT Itera, Model Transportasi Masa Depan Lampung
Baru 50 Persen SPPG di Bandar Lampung Kantongi SLHS
3 Konstituen Dewan Pers di Lampung Bentuk Sekretariat Bersama
Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan

Berita Terkait

Rabu, 3 Juni 2026 - 08:19 WIB

Bau Ikan Busuk dari Dapur MBG

Rabu, 27 Mei 2026 - 11:38 WIB

BGN Kelewat Pede, KPK Dengungkan “Tanda Bahaya”

Sabtu, 23 Mei 2026 - 11:39 WIB

Dramaturgi Geleng-Angguk MBG

Jumat, 8 Mei 2026 - 21:53 WIB

Bunda Eva (Memang) Bukan Margaret Thatcher

Kamis, 7 Mei 2026 - 08:55 WIB

Sekber Pantau MBG Lampung, “Nggak Ada Gunanya?”

Rabu, 29 April 2026 - 13:27 WIB

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Senin, 27 April 2026 - 10:28 WIB

Asosiasi Pengusaha dan Pengelola Dapur Minta MBG Berlanjut Puluhan Tahun, Gurih ya?

Minggu, 26 April 2026 - 13:20 WIB

Saat Keputusan Gubernur Tentang MBG Lampung Diteken, Ratusan Siswa Keracunan

Berita Terbaru

Lampung

Koni, Tenis Meja Jadi Cabor Andalan Lampung

Sabtu, 6 Jun 2026 - 19:38 WIB

Lampung

Gubernur Mirzani Gandeng PTS Tingkatkan SDM Lampung

Jumat, 5 Jun 2026 - 18:47 WIB