Pasar Tradisional di Bandarlampung Diguyur 6 Ton Minyak Goreng Curah

Redaksi

Jumat, 25 Februari 2022 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang eceran di Pasar Tugu, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung menerima minyak goreng curah dari PT PPI, Jumat (25/2). Foto: Netizenku.com

Pedagang eceran di Pasar Tugu, Tanjungkarang Timur, Bandarlampung menerima minyak goreng curah dari PT PPI, Jumat (25/2). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): BUMN melalui PT Perusahaan Perdagangan Indonesia (PPI) mendistribusikan minyak goreng curah sebanyak 6 ton bagi pedagang eceran di pasar-pasar tradisional di Bandarlampung.

Sedikitnya empat pasar tradisional diguyur minyak goreng curah yakni Pasar Tugu dan Pasar Kangkung pada Jumat (25/2), kemudian Pasar Panjang dan Pasar Cimeng pada Kamis (24/2).

Kepala Dinas Perdagangan Kota Bandarlampung, Wilson Faisol, ketika dihubungi mengatakan pendistribusian minyak goreng curah ini merupakan tindak lanjut dari kunjungan kerja Menteri Perdagangan, Muhammad Lutfi, di Pasar Pasir Gintung, Bandarlampung pada Kamis (24/2) pagi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Menindaklanjuti kunjungan menteri kemarin, dan ini yang pertama kali Bandarlampung menerima minyak goreng curah,” ujar dia, Jumat (25/2) sore.

Baca Juga: Minyak Goreng Curah Hilang dari Pasar Tradisional

Wilson menjelaskan minyak goreng curah dari PT PPI dijual seharga Rp10.500 per liter kepada para pedagang eceran. Dia meminta agar para pedagang eceran menjual minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang telah ditetapkan pemerintah yakni Rp11.500 per liter.

Salah satu pedagang jajan gorengan, Dewi, warga Jagabaya mengaku sangat terbantu dengan distribusi minyak goreng curah dari PT PPI.

Dewi bersama rekannya telah antre sejak pagi. Mereka patungan membeli 90 liter atau 5 jerigen minyak goreng curah dari pedagang eceran di Pasar Tugu.

“Alhamdulillah terbantu dari pada minyak goreng langka, ada (minyak goreng) harganya mahal. Enggak ada barangnya kan kita enggak bisa dagang,” kata dia.

Dewi menuturkan dirinya bersama pedagang jajan gorengan lainnya kerap tidak mendapatkan jatah minyak goreng kemasan yang disediakan ritel. Bahkan dirinya sudah hampir setengah bulan tidak berdagang jajan gorengan.

“Kita mengharapkan ada terus begini distribusi minyak goreng curah, biar ngebantu masyarakat, apalagi kita pedagang-pedagang ini,” tutup dia. (Josua)

Berita Terkait

Bukan Padi dan Jagung, Hortikultura Jadi Penopang Daya Tawar Petani Lampung 2025
Inflasi Lampung 2025 Terkendali, Ditahan Deflasi Pendidikan dan Didorong Pangan
Inflasi Hulu Mengendap, APBD Lampung 2026 Diuji di Tengah Agenda Infrastruktur
Pabrik Etanol di Lampung: Antara Optimisme Hilirisasi dan Ujian Kenyataan
PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan
Pompa Air di Perum Bukit Beringin Raya Rusak, Kadis Perkim Minta PT Sinar Waluyo Tanggung Jawab
Lampung 2025: Pariwisata dan Ekraf Tumbuh Cepat, Siap Naik Kelas
Refleksi Akhir Tahun Lampung 2025: Tumbuh Cepat, Tapi Belum Sepenuhnya Berbuah

Berita Terkait

Jumat, 3 April 2026 - 07:25 WIB

Bupati Pringsewu Buka Seminar Nasional “How To Be A Great Teacher”

Jumat, 3 April 2026 - 07:21 WIB

17 Tahun Kabupaten Pringsewu, Progres Pembangunan Semakin Positif

Rabu, 1 April 2026 - 17:28 WIB

300 Industri Genteng Terancam Tutup, Kapolres Pringsewu Ambil Diskresi Bantu Pengrajin

Selasa, 31 Maret 2026 - 17:29 WIB

Usai Mudik Lebaran, Warga Mulai Ambil Kendaraan Titipan di Polres Pringsewu

Senin, 30 Maret 2026 - 18:39 WIB

Apel dan Halal Bihalal 2026, Bupati Ajak ASN Tingkatkan Kinerja dan Pelayanan Publik

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:14 WIB

PWI Pringsewu Bagikan Daging dan THR Jelang Lebaran

Kamis, 19 Maret 2026 - 12:02 WIB

PSI Pringsewu Bagikan Takjil dan Kunjungi Ponpes

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:45 WIB

Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

Sabtu, 4 Apr 2026 - 15:39 WIB

Lampung

Pemprov Lampung Mulai Perbaikan Jalan Prioritas 2026

Jumat, 3 Apr 2026 - 20:56 WIB