PAD Lampung Tersendat, Perencanaan APBD Dipertanyakan

Ilwadi Perkasa

Sabtu, 3 Januari 2026 - 21:17 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung Slamet Riadi saat sidak di Kantor Samsat Gunung Sugih Lampung Tengah, Selasa (10/09/2024).

Plt Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Lampung Slamet Riadi saat sidak di Kantor Samsat Gunung Sugih Lampung Tengah, Selasa (10/09/2024).

Laporan akhir Pendapatan Asli Daerah (PAD)Lampung 2025 hanya terealisasi Rp3,37 triliun atau 79,95 persen dari target Rp4,22 triliun. Kekurangan hampir Rp850 miliar ini memaksa pemerintah menunda pembayaran belanja pihak ketiga dan operasional non-wajib, menumpangkan risiko ke kontraktor dan penyedia jasa lokal. Tekanan kas ini bukan sekadar angka, tetapi bukti berulang bahwa APBD Lampung terlalu optimistis dan gagal mencerminkan kemampuan riil daerah.

Sektor Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), yang seharusnya menjadi “mesin utama” PAD, hanya terealisasi 42,41 persen. Pajak lain memang melampaui target, tetapi sumbangan positif itu tidak mampu menutup bolong  dari PKB. Kepala Bapenda Lampung, Slamet Riadi, mengakui PKB masih menjadi penyebab utama tersendatnya PAD, dan akan menjadi pekerjaan rumah terbesar di tahun ini.

Baca Juga  Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Fakta ini menunjukkan bahwa perencanaan awal APBD tidak memperhitungkan risiko riil, ditandai terjadinya koreksi menaikkan target pendapatan dari Rp7,557 triliun di APBD Murni menjadi ±Rp7,710 triliun pada APBD-P dan naiknya belanja menjadi  Rp7,780 triliun. Sehingga menimbulkan defisit Rp69,8 miliar yang ditutup dari Silpa tahun sebelumnya. Ini memperjelas bahwa perencanaan murni lebih mirip ramalan optimistis ketimbang proyeksi fiskal realistis.

Baca Juga  Prof Hamzah, Jalan Pulang Unila kepada Marwah Kampus

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenaikan ini bukan sekadar angka, melainkan koreksi terhadap overestimasi PAD awal hingga menimbulkan defisit Rp69,8 miliar yang ditutup dari Silpa tahun sebelumnya. Ini memperjelas bahwa perencanaan murni lebih mirip ramalan optimistis ketimbang proyeksi fiskal realistis.

Namun, ke depan peluang tetap terbuka. Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) pun tak tak perlu merasa gagal melaksanakan tugasnya. Dengan evaluasi PAD yang realistis, penguatan pemungutan PKB, dan diversifikasi sumber pendapatan, APBD Lampung bisa kembali menjadi alat pembangunan yang adaptif dan stabil. ***

Baca Juga  Pemprov Lampung Dorong ITERA Jadi Pusat Inovasi dan Hilirisasi Komoditas Unggulan

Berita Terkait

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung
Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut
Mantan Ketua KI Lampung Juniardi Daftar Calon Komisioner Periode 2026–2029
Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba
Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus
Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan
Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD
Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:20 WIB

Mantan Ketua KI Lampung Juniardi Daftar Calon Komisioner Periode 2026–2029

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 15:12 WIB

Tim Mini Soccer PWI Lampung Menang 7-1 dalam Tiga Laga Trofeo

Berita Terbaru