Prestasi membanggakan kembali ditorehkan dunia pendidikan Lampung. Di bawah pembinaan Cabang Dinas (Cabdin) Wilayah II Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, SMAN 1 Tegineneng berhasil mengantarkan 172 dari 173 siswa kelas XII Tahun Ajaran 2025/2026 diterima di berbagai Perguruan Tinggi Negeri (PTN) di Indonesia.
Lampung (Netizenku.com): Capaian sebesar 99,42 persen tersebut menjadi bukti nyata bahwa pemerataan kualitas pendidikan yang dijalankan Pemerintah Provinsi Lampung hingga ke daerah berjalan baik dan mampu mendorong sekolah-sekolah di luar perkotaan bersaing di tingkat nasional.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, mengapresiasi capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan SMAN 1 Tegineneng menunjukkan bahwa sekolah di daerah memiliki kualitas dan daya saing yang tidak kalah dengan sekolah unggulan di perkotaan.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Alhamdulillah, dari data yang kami peroleh, luar biasa. Dari 173 siswa, sebanyak 172 siswa telah diterima di PTN atau mencapai 99,42 persen. Tinggal satu siswa lagi yang mudah-mudahan bisa lolos melalui jalur mandiri,” ujar Thomas, Minggu (31/5/2026).
Berdasarkan data sekolah, sebanyak 35 siswa diterima melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP), 13 siswa melalui Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), dan 124 siswa melalui jalur SPAN/PTKIN, SMBP-PAN, serta Poltekkes.
Pada jalur SNBP, 12 siswa diterima di Institut Teknologi Sumatera (ITERA), delapan siswa di Universitas Lampung(Unila), 14 siswa di Politeknik Negeri Lampung (Polinela), dan satu siswa di UIN Raden Intan Lampung.
Sementara melalui jalur SNBT, 11 siswa diterima di Unila, satu siswa di Polinela, dan satu siswa di UIN Raden Intan Lampung.
Kontribusi terbesar berasal dari jalur SPAN/PTKIN, SMBP-PAN, dan Poltekkes dengan total 124 siswa diterima di berbagai perguruan tinggi. Sebanyak 72 siswa diterima di UIN Raden Intan Lampung, 43 siswa di Polinela, sedangkan sisanya diterima di sejumlah perguruan tinggi lainnya.
Thomas mengaku bangga atas capaian tersebut. Ia menilai keberhasilan SMAN 1 Tegineneng tidak terlepas dari kerja keras kepala sekolah, guru, orang tua, dan para siswa.
“Saya bangga dengan SMAN 1 Tegineneng. Kepala sekolah dan guru-gurunya hebat karena mampu mendampingi serta mengarahkan peserta didik hingga berhasil diterima di PTN mencapai 99,42 persen,” katanya.
Ia berharap satu siswa yang belum diterima dapat lolos melalui jalur mandiri sehingga capaian penerimaan PTN sekolah tersebut dapat mencapai 100 persen.
Menurut Thomas, tren peningkatan jumlah siswa yang diterima di PTN juga terjadi di sejumlah sekolah lain di Lampung. Salah satunya di SMAN 3 Kotabumi yang mengalami peningkatan signifikan dibandingkan tahun sebelumnya.
“Jika tahun lalu sekitar 59 siswa diterima, tahun ini sudah hampir 130 siswa yang lolos ke perguruan tinggi,” jelasnya.
Thomas menegaskan capaian SMAN 1 Tegineneng menjadi bukti bahwa program pemerataan kualitas pendidikan yang dijalankan pemerintah daerah melalui pembinaan Cabang Dinas mulai menunjukkan hasil positif.
“Sekolah-sekolah di daerah memiliki kualitas dan daya saing yang tidak kalah dengan sekolah-sekolah di perkotaan. Ini menjadi bukti bahwa pemerataan kualitas pembelajaran berjalan dengan baik,” tegasnya.
Sementara itu, Kepala SMAN 1 Tegineneng, Meri Juwita, mengatakan keberhasilan tersebut merupakan hasil pembinaan yang dilakukan secara konsisten dan berkelanjutan.
Menurutnya, sekolah fokus meningkatkan kompetensi guru melalui berbagai program pengembangan profesional, termasuk kegiatan Hari Guru Belajar yang berorientasi pada penguatan pembelajaran dan asesmen.
Selain itu, sekolah menerapkan pembelajaran mendalam (deep learning) yang dipadukan dengan asesmen berbasis Tes Kemampuan Akademik (TKA) serta pola seleksi masuk perguruan tinggi.
SMAN 1 Tegineneng juga rutin menggelar try out berbasis TKA dan ujian masuk PTN setiap bulan. Hasil evaluasi dianalisis menggunakan pendekatan Item Response Theory (IRT) untuk memetakan kemampuan siswa secara lebih akurat dan menentukan strategi pendampingan yang tepat.
“Keberhasilan ini merupakan buah dari kolaborasi yang kuat antara sekolah, guru, siswa, orang tua, dan seluruh pemangku kepentingan. Alhamdulillah, kerja keras tersebut membuahkan hasil dengan diterimanya 172 siswa kami di berbagai PTN tahun ini,” kata Meri.
Ia berharap capaian tersebut dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi sekaligus menjadi inspirasi bagi sekolah-sekolah lain di Lampung dalam meningkatkan mutu pendidikan dan daya saing lulusan. (*)








