Rahayu Sri Astutik Riyanto Dikukuhkan Jadi Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu

Tauriq Attala Gibran

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ny.Rahayu Sri Astutik Riyanto Pamungkas dikukuhkan sebagai Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu. Pengukuhan oleh Bupati Pringsewu  dilaksanakan pada acara Pra Musyawarah Rencana Pembangunan (Musrenbang) Tematik Stunting Kabupaten Pringsewu di Aula Utama Pemkab setempat, pada Selasa (10/3/2026).

Pringsewu (Netizenku.com): Kegiatan yang antara lain ditandatanganinya komitmen bersama terkait penanganan dan pencegahan stunting ini dihadiri Wakil Bupati Pringsewu Umi Laila, Sekda M.Andi Purwanto beserta jajaran pemerintah daerah, DPRD, forkopimda dan instansi vertikal, serta berbagai elemen terkait lainnya.

Bupati Pringsewu Riyanto Pamungkas mengatakan percepatan penurunan stunting merupakan program prioritas nasional dan daerah sebagaimana Peraturan Presiden No.72 Tahun 2021, diperkuat UU No.17 Tahun 2023. Dikatakan, secara nasional, prevalensi stunting masih pada kisaran 21%. Di tingkat daerah, berdasarkan data SSGI, prevalensi stunting di Kabupaten Pringsewu menunjukkan tren yang fluktuatif, yaitu 19% pada 2021, menurun menjadi 16,2% pada 2022, dan 15,8% pada 2023. Namun kembali meningkat menjadi 19,5% pada  2024.

Baca Juga  Bupati Pringsewu Takziah ke Keluarga PMI Meninggal di Malaysia, Salurkan Bantuan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Berdasarkan data EPPGBM, prevalensi stunting Kabupaten Pringsewu menunjukkan tren penurunan yang konsisten setiap tahunnya, pada 2021 sebesar 6,54% turun terus hingga 5,3% pada 2025. Perbedaan capaian antara SSGI dan EPPGBM ini perlu kita pahami secara metodologis dan dijadikan bahan evaluasi bersama bagi memperkuat validitas data, meningkatkan ketepatan sasaran intervensi, serta memperbaiki tata kelola pelaporan,” ujar Riyanto.

Riyanto mengungkapkan pada 2025 Pringsewu memperoleh penghargaan sebagai Kabupaten Terbaik dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Stunting Terintegrasi.

Baca Juga  Aipda Triyoto Tutup Usia, Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman

Capaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh pihak dan harus menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kinerja. Tetapi, penghargaan bukanlah tujuan akhir, sebab rujuan utama adalah memastikan setiap anak Pringsewu tumbuh sehat, cerdas dan produktif.

“Tahun 2026 merupakan momentum sangat krusial. Karena kita semakin dekat menuju Indonesia Emas 2045. Keberhasilan percepatan penurunan stunting hari ini akan menentukan kualitas SDM Pringsewu di masa depan, serta menjadi pondasi utama dalam mewujudkan generasi yang sehat, unggul dan berdaya saing. Hal ini sejalan dengan visi Kabupaten Pringsewu Makmur, yaitu Mandiri, Aman, Kondusif, Maju, Unggul dan Religius),” jelasnya.

Sementara itu, Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu Ny.Rahayu Sri Astutik Riyanto Pamungkas menyampaikan ucapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan bagi mengemban amal sebagai Duta Peduli Stunting Kabupaten Pringsewu.

Baca Juga  Bupati Pringsewu Raih Penghargaan Kapolda Lampung atas Dukungan Program Cultural Policing

Stunting, kata Rahayu, bukan hanya persoalan tinggi badan anak yang tidak sesuai dengan usianya, tetapi lebih dari itu, berkaitan dengan kualitas tubuh kembang anak, kemampuan belajar kesehatan, bahkan produktivitas mereka di masa depan.

“Mari kita pastikan bahwa setiap ibu hamil mendapat perhatian dan pendampingan yang baik, dan terus memberi edukasi kepada keluarga. Mudah-mudahan apa yang menjadi langkah kita ini memproleh keberkahan dan kemudahan dari Allah SWT. Sehingga Kabupaten Pringsewu menjadi kabupaten Makmur yang bebas dari stunting dan juga masalah-masalah kesehatan lainnya,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Bupati Pringsewu Dorong Kesadaran Masyarakat melalui Sosialisasi Kebijakan Perpajakan Daerah
Bupati Pringsewu Raih Penghargaan Kapolda Lampung atas Dukungan Program Cultural Policing
Buron Setahun, Pelaku Penggelapan Kendaraan Ditangkap di Banten
Mahasiswa Pascasarjana UMPRI Gelar Seminar Digitalisasi Pembelajaran
468 Jamaah Haji Pringsewu Resmi Diberangkatkan
Aipda Triyoto Tutup Usia, Ribuan Pelayat Hadiri Pemakaman
Bupati Pringsewu Temui Menteri KKP, Siapkan Strategi Modernisasi Perikanan dan UMKM
Maling Mobil di Pringsewu Resmi Diserahkan ke Jaksa, Terancam 9 Tahun Penjara

Berita Terkait

Rabu, 13 Mei 2026 - 22:25 WIB

Pansus DPRD Lampung Soroti LKPJ 2026, Minim Data dan Indikator Kinerja

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:56 WIB

DPRD Lampung Soroti Pengawasan Lapak Kurban Musiman Jelang Iduladha

Selasa, 12 Mei 2026 - 19:14 WIB

Korban TPPO Dipulangkan, Dewi Mayang Suri Djausal Apresiasi Polda Lampung

Selasa, 12 Mei 2026 - 17:43 WIB

Rakerda 2026, Jihan Ajak Pramuka Perkuat Karakter Pemuda

Selasa, 12 Mei 2026 - 16:42 WIB

DPRD Lampung Dukung Proyek PSEL, Ubah 1.100 Ton Sampah Jadi Energi Listrik

Selasa, 12 Mei 2026 - 10:12 WIB

MBG Lampung 2026 Diprediksi Datangkan Rp12 Triliun

Senin, 11 Mei 2026 - 20:25 WIB

DPRD Lampung Siapkan Raperda Urban Farming

Senin, 11 Mei 2026 - 20:19 WIB

Gubernur Mirza Kawal Percepatan PSEL Lampung Raya

Berita Terbaru

Lampung Selatan

Pemkab Lampung Selatan Percepat Transformasi Sistem Kerja ASN

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:41 WIB

Lampung Selatan

Lampung Selatan Tuntaskan 99,9 Persen Imunisasi Zero Dose 2026

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:38 WIB

Tulang Bawang Barat

Kementan Salurkan Bantuan Tebu, Kopi, dan Kakao untuk Petani Tubaba

Rabu, 13 Mei 2026 - 14:11 WIB