Minyak Goreng Curah Hilang dari Pasar Tradisional

Redaksi

Rabu, 23 Februari 2022 - 12:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Pangan Bandarlampung, I Kadek Sumarta, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/2). Foto: Netizenku.com

Kepala Dinas Pangan Bandarlampung, I Kadek Sumarta, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/2). Foto: Netizenku.com

Bandarlampung (Netizenku.com): Minyak goreng curah menghilang dari pasaran. Dinas Pangan Kota Bandarlampung menyampaikan minyak goreng curah sejak sepekan terakhir tidak lagi ditemukan di pasar-pasar tradisional.

“Sudah hampir seminggu yang lalu tidak ada minyak goreng curah di pasar-pasar yang dahulu menjual,” kata Kepala Dinas Pangan Bandarlampung, I Kadek Sumarta, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (23/2).

Kadek menjelaskan pemerintah sebelumnya telah mengeluarkan kebijakan tentang penghentian peredaran minyak goreng curah terkait keraguan higienisnya.

Baca Juga  Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pemerintah dulunya mau menyetop peredaran minyak goreng curah tapi karena kita masih dalam kondisi kelangkaan minyak goreng, akhirnya diperbolehkan,” ujar dia.

Pemerintah pusat melalui Kementerian Perdagangan telah merilis aturan terkait harga eceran tertinggi (HET) minyak goreng yang berlaku mulai 1 Februari 2022.

Baca Juga  Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau

Peraturan Menteri Perdagangan Nomor 6 Tahun 2022 tentang Penetapan HET Minyak Goreng Sawit dalam pasal 3 menetapkan HET untuk minyak goreng curah sebesar Rp11.500 per liter, minyak goreng kemasan sederhana sebesar Rp13.500 per liter, dan minyak goreng kemasan premium Rp14 ribu per liter.

“Tapi sekarang, di pasar-pasar tradisional sudah enggak ada minyak goreng curah, padahal pemerintah sudah menetapkan harga eceran tertinggi Rp11.500 per liter,” tegas Kadek.

Baca Juga  Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Dia menjelaskan minyak goreng curah lebih banyak dipakai para pedagang jajanan gorengan dibandingkan konsumsi rumah tangga.

“Minyak goreng curah ini biasa dipakai pedagang gorengan karena jauh lebih murah dari minyak goreng kemasan,” tutup dia. (Josua)

Baca Juga: Konsumsi Minyak Goreng di Bandarlampung Capai 2.536 Ton

Berita Terkait

Cuaca Panas dan Angin Kencang, Eva Dwiana Imbau Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Gerak Jalan Beregu Pramuka Bandar Lampung Dorong Semangat Kebersamaan
APBD Perubahan Bandar Lampung Disepakati, Pemkot Kejar Realisasi Program dalam Tiga Bulan
Pemkot Bandar Lampung Salurkan Bantuan Beras untuk Warga Terdampak Kemarau
PPM Bandarlampung Gandeng Kodim 0410/KBL Gelar LKBB Tingkat SMP
Bunda Eva Siapkan 5 Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan, Tahun Depan Tambah 50 Titik
LVRI, PIVERI, dan PPM Bandar Lampung Gelar Gathering, Rawat Semangat Perjuangan Antargenerasi
HUT Ke-81 RI, Pemkot Bandar Lampung Gelar Upacara dan Lomba Bersama Forkopimda

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 15:26 WIB

Andhika Wibawa Dukung Standar Akademik untuk Tingkatkan Mutu Pendidikan

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:36 WIB

Pendaftaran Ditutup, Wirahadikusumah dan Adi Kurniawan Jadi Pendaftar Tunggal Ketua PWI Lampung

Senin, 26 Oktober 2026 - 19:24 WIB

Karhutla TNWK Mulai Mereda, Asap Masih Tersisa di Lahan Gambut

Senin, 26 Oktober 2026 - 14:45 WIB

Andika Wibawa Dukung Larangan Vape di Sekolah, Waspadai Penyalahgunaan Narkoba

Senin, 26 Oktober 2026 - 13:02 WIB

Mikdar Ilyas Sebut Harga Singkong Rp3.150 per Kg Hasil Perjuangan Pansus

Senin, 26 Oktober 2026 - 10:29 WIB

Wamenaker Ajak JARNAS.INDO Perkuat Sinergi Pembangunan Ketenagakerjaan

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 17:56 WIB

Demokrat Lampung Siapkan Muscab, Edy Irawan Bidik Kursi Pimpinan DPRD

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Gubernur Lampung Fokus Tangani Karhutla TNWK, Lima Hektare Dipadamkan per Hari

Berita Terbaru