Bupati Egi Tinjau Longsor Gunung Rajabasa

eko

Sabtu, 4 April 2026 - 15:39 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, turun langsung meninjau lokasi longsor di kawasan Hutan Lindung Gunung Rajabasa, Sabtu (4/4/2026).

Lampung Selatan (Netizenku.com): Dalam kunjungan tersebut, ia sekaligus memimpin penanaman pohon sebagai langkah cepat mitigasi guna mencegah longsor susulan.
Upaya ini menjadi respons konkret Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan terhadap ancaman bencana di kaki Gunung Rajabasa, sekaligus bentuk komitmen menjaga kelestarian lingkungan di kawasan hutan lindung.

Didampingi Sekretaris Daerah Supriyanto dan sejumlah pejabat, Bupati Egi memulai perjalanan dari Desa Sumur Kumbang dengan menempuh pendakian sekitar tiga kilometer menuju titik longsor di zona inti hutan lindung.

Baca Juga  HUT Ke-81 RI, Menara Siger Jadi Panggung Semangat Kemerdekaan dari Gerbang Selatan Sumatra

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Setibanya di lokasi, Bupati bersama rombongan langsung melakukan penanaman pohon untuk memperkuat struktur tanah di area rawan. Sebanyak 50 batang pohon ditanam di titik-titik krusial.

“Hari ini kita melakukan penanaman pohon sebagai upaya penguatan tanah di area longsor. Ada sekitar 50 bibit pohon yang kita tanam, di antaranya beringin dan aren,” ujar Egi.

Ia menjelaskan, jumlah pohon yang ditanam disesuaikan dengan kondisi medan yang cukup ekstrem serta mempertimbangkan faktor keselamatan tim di lapangan.

Baca Juga  Lampung Selatan Raih Penghargaan Daerah Terbaik Dorong Koperasi Desa Merah Putih

“Awalnya kita targetkan 200 pohon, namun kondisi lapangan tidak memungkinkan, sehingga kita maksimalkan 50 pohon di titik paling rawan,” tambahnya.

Egi juga menegaskan pentingnya peran bersama dalam menjaga kelestarian Gunung Rajabasa. Ia mengajak masyarakat, khususnya di wilayah penyangga, untuk lebih peduli terhadap lingkungan.

“Kita harus sadar bahwa mencegah jauh lebih baik. Lebih baik kita menanam dan merawat pohon sekarang daripada menyesal saat bencana terjadi,” tegasnya.

Baca Juga  Gunung Anak Krakatau Level III, Pemkab Lampung Selatan Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Berdasarkan informasi yang dihimpun, longsor di kawasan tersebut dipicu faktor alam, bukan akibat aktivitas manusia. Hal ini terlihat dari mulai tumbuhnya vegetasi alami di lokasi, yang menandakan longsor telah terjadi beberapa waktu lalu.

Selain itu, titik longsor berada di zona inti Hutan Lindung Gunung Rajabasa yang tidak terdapat aktivitas pertanian maupun pembukaan lahan.
Penanaman pohon ini diharapkan menjadi langkah awal dari upaya berkelanjutan dalam memperkuat daya dukung lingkungan serta meminimalkan risiko bencana di wilayah tersebut. (*)

Berita Terkait

Tim Domino PWI Lampung Juara Turnamen 101 Piala Panglima TNI
ASDP Bakauheni Dukung Pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
PWI Lampung Selatan Jenguk Sodu Sinaga, Beri Dukungan di Masa Pemulihan
Pertumbuhan Ekonomi Lampung Selatan 5,71 Persen, Egi Dorong Dampaknya Dirasakan Masyarakat
Kejari Lampung Selatan Tetapkan Yayasan Bussaina sebagai Wali Sah Delapan Anak
Pemkab Lamsel Dorong Jurnalis Televisi Perkuat Profesionalisme dan Jurnalisme Positif
Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026
32.415 Warga Lampung Selatan Terdampak Erupsi Anak Krakatau

Berita Terkait

Selasa, 29 September 2026 - 17:59 WIB

RSUD Abdul Moeloek Hadirkan Teknologi DSA untuk Perkuat Layanan Stroke

Selasa, 29 September 2026 - 11:06 WIB

Kemenag Lampung Tegaskan Tanah 1,72 Hektare di Natar Berstatus Aset Negara

Senin, 28 September 2026 - 20:10 WIB

Pemprov Lampung Tangani Ruas Jalan Ketapang-Negara Ratu di Lampung Utara

Senin, 28 September 2026 - 18:26 WIB

Wagub Jihan Dorong Mahasiswa Jadi Versi Terbaik Diri di Era Digital

Senin, 28 September 2026 - 16:25 WIB

Komisi I DPRD Lampung Dorong Polisi Tingkatkan Pengusutan Kasus Narkoba

Sabtu, 26 September 2026 - 16:44 WIB

Pemprov Lampung Kantongi Rp12,3 Miliar dari Retribusi Pemanfaatan Rumija

Jumat, 25 September 2026 - 20:27 WIB

Pemprov Lampung dan PTA Bandar Lampung Perkuat Sinergi Tekan Angka Perceraian

Jumat, 25 September 2026 - 15:50 WIB

Hari Tani Nasional, Harga Singkong Lampung Mulai Menguat

Berita Terbaru

Pringsewu

Jambret Tas Berisi Rp1,6 Juta di Gadingrejo Terjatuh Saat Kabur

Senin, 28 Sep 2026 - 19:56 WIB