Pemkab Lampung Selatan Gandeng ITB, Empat Desa Pesisir Disiapkan Hadapi Tsunami

eko

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan menggandeng Institut Teknologi Bandung (ITB) untuk memperkuat kesiapsiagaan masyarakat pesisir dalam menghadapi ancaman tsunami melalui program Tsunami Ready Community yang dikembangkan dalam kerangka pengakuan UNESCO.

Lampung Selatan (Netizenku.com): Program tersebut difokuskan pada pemenuhan 12 indikator utama kesiapsiagaan tsunami, mulai dari penguatan sistem peringatan dini hingga kemampuan masyarakat melakukan evakuasi saat bencana terjadi.

Persiapan program dimatangkan melalui rapat koordinasi bersama tim ahli Fakultas Ilmu dan Teknologi Kebumian Institut Teknologi Bandung (FITB ITB) di Ruang Crisis Center Pusdalops BPBD Kabupaten Lampung Selatan, Senin (19/10/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pendampingan direncanakan berlangsung selama tiga bulan dengan melibatkan sejumlah pihak untuk memastikan desa-desa sasaran memenuhi indikator yang ditetapkan.

Rapat dipimpin Asisten Bidang Ekonomi dan Pembangunan (Ekobang) Setdakab Lampung Selatan, Tri Umaryani, serta dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan Maturidi, perwakilan Paluma Nusantara dan Mitra Bentala, serta perwakilan Desa Tangguh Bencana (Destana) dari Desa Maja, Canti, Rajabasa, dan Kelawi.

Baca Juga  Pemkab Lamsel Dorong Jurnalis Televisi Perkuat Profesionalisme dan Jurnalisme Positif

Dalam arahannya, Tri Umaryani menekankan pentingnya membangun budaya sadar bencana di tengah masyarakat, khususnya yang tinggal di wilayah pesisir.

Menurutnya, potensi wisata dan keindahan alam Lampung Selatan perlu diimbangi dengan kesadaran terhadap ancaman bencana serta kemampuan masyarakat dalam melakukan langkah penyelamatan.

“Lampung Selatan ini sangat indah, tetapi di sisi lain kita memiliki potensi bencana yang harus diwaspadai, mengingat pengalaman di masa lalu,” ujarnya.

Tri juga mengapresiasi tim ahli FITB ITB dan seluruh mitra yang terlibat dalam mendukung peningkatan kesiapsiagaan bencana di Lampung Selatan.

Sementara itu, Ketua Tim FITB ITB, Wiwin Windupranata, menjelaskan bahwa pendampingan tersebut merupakan tindak lanjut audiensi sebelumnya dengan Bupati Lampung Selatan.

Program ini mengacu pada standar Tsunami Ready Community yang bertujuan mendorong kesiapsiagaan masyarakat dalam menghadapi ancaman tsunami melalui pemenuhan sejumlah indikator.

Baca Juga  Zulkifli Hasan Pastikan Bantuan Pangan Beras Berlanjut hingga Akhir 2026

Selama tiga bulan pendampingan, tim FITB ITB akan membantu desa-desa sasaran mengumpulkan dan melengkapi bukti pemenuhan 12 indikator utama. Proses tersebut mencakup penyiapan dokumen sekaligus penguatan sistem kesiapsiagaan yang dapat diterapkan secara langsung di lapangan.

“Pengalaman kami mendampingi sejumlah desa di Jawa Barat menjadi bekal untuk membantu Lampung Selatan memperkuat kesiapsiagaan menghadapi ancaman tsunami,” kata Wiwin.

Ia menegaskan, pemenuhan indikator tidak boleh sekadar berorientasi pada kelengkapan administrasi. Sistem yang dibangun harus dipahami dan dijalankan masyarakat agar benar-benar berfungsi ketika keadaan darurat terjadi.

“Ini bukan sekadar melengkapi dokumen administrasi semata, tetapi benar-benar sistem yang kita jalankan dan rasakan manfaatnya di tengah masyarakat,” tegasnya.

Di sisi lain, BPBD Lampung Selatan menargetkan pemenuhan 12 indikator tersebut dapat diselesaikan sebelum akhir Desember 2026.

Kepala Pelaksana BPBD Lampung Selatan, Maturidi, mengakui bahwa hingga saat ini belum seluruh indikator terpenuhi secara optimal. Meski demikian, pihaknya berupaya menuntaskan seluruh tahapan persiapan sesuai target waktu yang ditetapkan.

Baca Juga  Kapolres Lamsel Komitmen Perkuat Keamanan untuk Dukung Pariwisata dan Kesejahteraan Masyarakat

“Meskipun saat ini dari 12 indikator belum semuanya terpenuhi secara sempurna, kami menargetkan pada akhir bulan Desember 2026 seluruh proses ini sudah tuntas dilaksanakan,” ujarnya.

Untuk mencapai target tersebut, Maturidi menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, terutama dalam memperkuat sarana dan prasarana serta meningkatkan kapasitas sumber daya manusia (SDM) di tingkat desa.

Dukungan Paluma Nusantara, Mitra Bentala, dan para pemangku kepentingan lainnya diharapkan dapat membantu mengatasi berbagai keterbatasan yang masih dihadapi di lapangan.

Ia juga berharap desa-desa yang telah lebih dahulu mengembangkan sistem kesiapsiagaan bencana dapat menjadi percontohan bagi wilayah lain di Lampung Selatan.

Melalui pendampingan ITB dan kolaborasi lintas sektor, Pemkab Lampung Selatan berharap kesiapsiagaan masyarakat pesisir semakin kuat, tidak hanya dalam mengenali ancaman tsunami, tetapi juga dalam merespons peringatan dini dan melakukan evakuasi secara tepat saat bencana terjadi. (*)

Berita Terkait

Pemkab Lampung Selatan Perkuat Pemantauan Harga Cabai untuk Kendalikan Inflasi
PUPR Lampung Selatan Sertifikasi 100 Tenaga Kerja Konstruksi
Bukan karena Anggaran, Gaji PPPK Paruh Waktu Lamsel Tertunda Tunggu SK
PWI Lampung Selatan Jalin Sinergi dengan Grand Elty Krakatoa untuk Promosi Wisata
Got Talent 2026 Jadi Panggung Talenta Muda Lampung Selatan
Tim Domino PWI Lampung Juara Turnamen 101 Piala Panglima TNI
ASDP Bakauheni Dukung Pelaksanaan HPN dan Porwanas 2027 di Lampung
PWI Lampung Selatan Jenguk Sodu Sinaga, Beri Dukungan di Masa Pemulihan

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 18:22 WIB

Pemkot Bandar Lampung Sosialisasikan Bahaya Liquid Vape ke Sekolah Mulai 21 Oktober

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:58 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Percepatan Penanganan Karhutla dan Penguatan Mitigasi

Senin, 19 Oktober 2026 - 14:11 WIB

Jihan Nurlela Perkuat Penanganan Karhutla TNWK, 350 Personel Gabungan Dikerahkan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 10:24 WIB

HUT ke-18 PIRA Lampung, Salurkan 100 Paket Sembako dan Tebar Benih Ikan di Pesawaran

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:10 WIB

Batin Wulan Promosikan Mocaf dan Ikan Cobia Lampung di Ajang Kuliner Internasional

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 12:58 WIB

Rezki Wirmandi: Di Balik Kesibukan Politik, Keluarga Tetap Jadi Rumah untuk Pulang

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:55 WIB

Thomas Amirico Tekankan Kompetensi Guru di Tengah Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:33 WIB

Pemprov Lampung Targetkan Groundbreaking Kawasan Industri Katibung pada 2027

Berita Terbaru

Tulang Bawang Barat

Pemkab Tubaba Siapkan Anggaran Pelaksanaan Putusan MA Terkait SDN Pagar Dewa

Senin, 19 Okt 2026 - 19:11 WIB