Pak Gub, Sudah Baca ‘Surat Terbuka’?

Redaksi

Minggu, 25 Juli 2021 - 19:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah pandemi yang bikin kalang kabut semua kalangan ini, muncul surat terbuka Koalisi Warga Bantu Warga Lampung. Surat bertanggal 24 Juli 2021 itu, di alamatkan ke Gubernur Arinal Djunaidi.

Karena suratnya bersifat terbuka jadi publik bisa ikut menyimak. Isinya ‘gugatan’ terhadap cara penanganan Covid-19 di Lampung. Koalisi mendesak Pemprov Lampung untuk segera memperbaiki kondisi penanganan Covid-19.

Pada bagian awal surat terbuka perhatian saya tertumbuk pada kata ‘memperbaiki’. Berarti kondisi penanganan saat ini dianggap belum baik, untuk tidak menyebut kata buruk.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Apa iya penanganannya tidak baik? Atau jangan-jangan ini hanya persoalan perbedaan persepsi saja. Lantaran sudut pandangnya tidak satu frekuensi.

Terlebih, tidak bisa dipungkiri, Gubernur itu bukan orang sembarangan, loh. Buktinya dia mampu keluar sebagai pemenang dari kompetisi pilgub lalu. Ditambah lagi Gubernur didampingi oleh orang-orang berpengalaman. Misalnya saja Dr. dr. Hj. Reihana selaku Kepala Dinas Kesehatan.

Baca Juga  Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun

Jam terbang ibu yang satu ini tidak bisa diremehkan. Eksistensinya terjaga sudah sejak lama. Bahkan sampai ada ungkapan, gubernur boleh silih berganti, tapi Kadis Kesehatan tak akan tergantikan. Apa reputasi itu masih dianggap kurang untuk merepresentasikan jaminan mutu kualitas diri seorang Reihana. Ah, jangan begitulah.

Namun, ketimbang berkutat menyebut Gubernur orang hebat dan Reihana orang berpengalaman, ada perlunya juga menyimak poin-poin yang termaktub pada surat terbuka Koalisi Warga untuk Warga Lampung.

Salah satu poin tuntutan: Pemerintah Provinsi Lampung dan pemerintah kabupaten/kota bersikap dan bertindak transparan ihwal data dan informasi terkait tata kelola penanganan Covid-19.

Nah, poin ini menarik. Dikatakan menarik karena poin tersebut bisa dianggap sebagai pintu utama atau langkah awal memperbaiki kondisi. Hanya saja untuk sampai pada pemahaman itu, mesti ada keterbukaan dari Gubernur Lampung. Maksudnya, Gubernur mesti terbuka menyatakan sikap. Apakah dia mampu mengatasi tsunami covid-19 di Lampung?

Baca Juga  Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla

Kalau mengaku mampu, lantas apa upaya yang sudah dilakukan. Apakah upaya tersebut menunjukkan hasil efektif dalam menangani amukan covid-19 di Lampung?

Umpamanya, seberapa gerot Gubernur melobi pusat untuk mengguyur Lampung dengan vaksin. Mengingat Lampung, khususnya Bandarlampung yang merupakan ibukota Provinsi Lampung, sampai sekarang masih distempel sebagai wilayah PPKM Level 4.

Logikanya sebagai wilayah yang berstatus PPKM Level 4, perlakuan yang diberikan mestinya juga serupa dengan wilayah Jawa-Bali. Tapi apa iya realitanya demikian? Apa iya vaksin dan oksigen standby di sini.

Kalau pusat ‘menganaktirikan’ Lampung, sudah sepatutnya Gubernur mengacungkan jari. Angkat bicara. Minta Reihana bermanuver. Jemput bola. Reputasinya sebagai kadis andalan dari masa ke masa itu, sudah sepatutnya dibuktikan.

Terlebih animo warga Bandar Lampung dan kabupaten/kota lainnya untuk divaksin sudah merangkak tumbuh. Sudah sepantasnya diimbangi oleh peran pemerintah daerah untuk memperoleh jatah vaksin memadai dari pusat. Jangan sampai wilayahnya dilabeli PPKM Level 4, namun vaksinasi mandek. Lantas mau sampai kapan herd immunity (kekebalan kelompok) terwujud.

Baca Juga  Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina

Sebaliknya, kalau Gubernur merasa membentur dinding tebal yang sulit ditembus, maka idealnya harus ksatria mengakui. Ini penting. Sebab dengan mengibarkan ‘bendera putih’ tentu warga akan merasa terpanggil untuk turut menyingsingkan lengan baju membantu. Tinggal lagi dibutuhkan pengelolaan efektif dalam menyatukan segenap kekuatan pemerintah dan publik guna mengatasi pandemi.

Lewat upaya bergotong royong ini mestinya ada banyak hal yang bisa dilakukan bersama. Nanti bisa terlihat, mana pihak -khususnya dari kalangan kabupaten/kota- yang tidak becus menangani covid-19. Kalau sampai kedapatan ada oknum yang justru menjadi biang kerok, biar publik yang menjewernya.

Langkah serupa ini mungkin akan dianggap ekstrem. Tapi bukankah dampak yang ditimbulkan dari merebaknya covid-19 ini juga memang sudah pada titik ekstrim?

Oh iya, ngomong-ngomong, apa Pak Gub sudah membaca surat terbuka dari Koalisi Warga untuk Warga Lampung itu? ()

Berita Terkait

Abu Vulkanik Krakatau Ancam Siswa, Syukron Desak Sekolah Libur Sementara
Seminar Al-Aqsha di Lampung Dorong Generasi Muda Temukan Peran Nyata untuk Palestina
Perubahan KUA-PPAS 2026 Pringsewu Disepakati, Belanja Daerah Naik Jadi Rp1,195 Triliun
Gubernur Lampung Perkuat Operasi Terpadu Tangani Karhutla
Tubaba Nihil PHK Semester I 2026, Disnakertrans Siapkan Tim Monitoring ke Perusahaan
BPBD Padamkan Kebakaran TPA Bakung Teluk Betung Barat
32 Pramuka Tubaba Siap Bawa Nama Daerah ke Jambore Nasional XII 2026
Tubaba Gandeng ATR/BPN Integrasikan Data Pertanahan, Bidik Optimalisasi PAD

Berita Terkait

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:32 WIB

PFI Lampung Tegaskan Tim Media Gubernur Tak Berwenang Halangi Kerja Jurnalistik

Minggu, 11 Oktober 2026 - 22:27 WIB

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 20:04 WIB

Status GAK Naik ke Siaga, BPBD Lampung Larang Aktivitas dalam Radius 5 Kilometer

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:02 WIB

Marindo Kurniawan Tekankan Penguatan Forum Penataan Ruang untuk Dukung Investasi Lampung

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:10 WIB

Gubernur Mirza Tinjau Antrean BBM, Soroti Pelayanan SPBU dan Usulan Tambahan Kuota

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:46 WIB

BULOG Lampung Serap 241.319 Ton Beras hingga Oktober 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:27 WIB

IJP Lampung Desak Evaluasi Tim Media Gubernur

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:31 WIB

Inflasi Lampung Terendah di Sumatera, Mikdar Apresiasi Kinerja Gubernur

Berita Terbaru

Lampung

Sigit Kribintoro Minta Tim Media Gubernur Lampung Dievaluasi

Minggu, 11 Okt 2026 - 22:27 WIB