Mengenal Calon DPD RI, Umar Syah Bertekad Sejahterakan Petani

Redaksi

Rabu, 2 Mei 2018 - 21:58 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Poto: Ist

Poto: Ist

Bandarlampung (Netizenku.com): Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI nampaknya menyedot banyak tokoh untuk berbuat yang terbaik bagi kesejahteraan rakyat. Lampung sendiri, diketahui telah ada 31 nama calon DPD-RI Dapil Lampung, dan yang cukup luar biasa adalah hadirnya tokoh NU Nasional, Umar Syah pada kontestasi di tahun 2019 mendatang ini.

Ketua Bidang Ekonomi Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) ini mencita-citakan agar Lampung mampu swasembada pangan. Hal inilah yang menelisik kegelisahan Umar untuk mendaftarkan diri menjadi calon anggota DPD RI perwakilan Lampung.

Pria asli Kota Metro ini mengaku telah berperan aktif menjalankan program dan nawacita pemerintah pusat di Lampung. Di Pesawaran, kata Umar, telah memulai penanaman jagung untuk ladang seluas 4200 hektar. “Itu akan terus kami lanjutkan,” kata Umarsyah saat ditemui di Rumah Makan Kayu, Rabu (2/5) siang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai pendukung program PBNU dan pemerintah, swasembada pangan di Lampung bakal membuat masyarakat mampu mandiri secara ekonomi. Terkait hubungan PBNU dengan pencalonannya, Umar mengatakan akan menjembatani PBNU dengan Kementrian Pertanian untuk mewujudkan swasembada pangan.

“Swasembada pangan di Lampung ini harus jalan. Lampung harus jadi lumbung pangan nasional. Hasil panen harus melimpah, dan harga pun harus stabil,” imbuh dia.

Ia juga mengatakan, bahwa dirinya akan mengembalikan marwah legislatif pada setiap daerah pemilihan. Selama ini, DPD RI dinilai sebagai kelembagaan dengan predikat kelas dua. “Kedepan harus lebih efektif, peran DPD sangat dibutuhkan bagi masyarakat, khusunya msyarakat yang tinggal di desa-desa,” pungkasnya.(Agis)

 

Berita Terkait

Kekuasaan dalam Dunia Fiksi
Pesan untuk Jakarta, “Ukur Ulang atau Kami Duduki!”
Otonomi Tanpa Dompet: Lampung Harus Berani Mandiri Fiskal (Jawaban Pasca Pemangkasan TKD)
Nasib Petani Singkong Lampung di Tengah Oligarki dan Kebijakan Mentan yang “Menjengkelkan”
Fiskal Ketat, Lampung Tak Ingin Sekadar Bertahan, Tapi Bertumbuh
Badai Proxy War Mengintai Fondasi Ekonomi Nasional
Jeritan Petani Singkong Lampung Ubah Arah Kebijakan Nasional
Jarnas.Indo Kecam DPR dan Pemerintah: Rakyat Tercekik, Elit Politik Malah Menikmati Fasilitas

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 11:01 WIB

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 April 2026 - 10:57 WIB

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 April 2026 - 10:48 WIB

Pemkab Lampung Selatan Matangkan Penerapan LLTT

Rabu, 29 April 2026 - 01:12 WIB

13 “Wanita Helau” Warnai Peringatan Hari Kartini di Lamsel

Rabu, 29 April 2026 - 01:08 WIB

Jalan Bumi Daya–Trimomukti Diresmikan, Akses Ekonomi Meningkat

Rabu, 29 April 2026 - 01:05 WIB

Jalan Lubuk Dalam–Way Urang Dorong Wisata dan Ekonomi

Rabu, 29 April 2026 - 01:01 WIB

Shobat di Tanjung Sari, Bupati Egi Beri Hadiah Umrah

Rabu, 29 April 2026 - 00:58 WIB

Pemkab Lamsel–Taspen Perkuat Layanan ASN di MPP

Berita Terbaru

Seorang guru memperlihatkan perbedaan porsi bernilai Rp2000 hanya terletak pada kepalan nasi yang berukuran sedikit lebih besar. (Foto: Netizenku)

Celoteh

Porsi Menu MBG Lampung Jauh Panggang dari Api

Rabu, 29 Apr 2026 - 13:27 WIB

Lampung Selatan

TPID Lamsel Perkuat Pengendalian Inflasi

Rabu, 29 Apr 2026 - 11:01 WIB

Lampung Selatan

Rakor Mingguan, Pemkab Lamsel Perkuat Sinergi Program

Rabu, 29 Apr 2026 - 10:57 WIB